
"Seperti biasa ,Dr Herry selalu disibukkan dengan tugas rutinnya... " Walaupun rumah sakit itu milik keluarganya,
Tapi beda buat Dr Herry tidak merasa bangga atas semua itu. Malah sebaliknya dia lebih memilih Biasa-biasa saja.
Dibalik wajah tampannya, bukan sutu jaminan dan kebanggaan buatnya.
Dia menjalani hidup apa ada jiwa yang penolong selalu ditanamkan padanya. bersikap bijaksana, walaupun dia atasan, tapi dia menganggap dirinya bawahan, cukup buatnya , saling menghormati satu sama lain , bagi Dr Herry menjalani hidup dengan positif .
" Permisi tuan... " ini saya mengatarkan dokumen yang dokter Herry minta.
Oh...iya silahkan masuk ?... dr Herry mempersilahkan asisten.
Ok Terima kasih ? Ibu Ina... sama-sama dok?... saya permisi dulu... tuan? ...
Oke... dengan tersenyum khasnya Dr Herry menundukkan kepalanya , ungkapan rasa Terima kasihnya.
Setelah asistennya berlalu, Dr Herry memeriksa dokumen yang ada didepannya, dengan seksama dicek lembar demi lembar , dengan senyum puasnya.
Dililriknya arloji dipunggung pergelangan tangan, Sambil dia membereskan meja yang didepannya , setelah semuanya sudah beres , dr Herry pun keluar dari ruangannya , tak lupa dia menghampiri Ibu Ina asisten pribadi rumah sakitnya itu .
Permisi... Ibu Ina?...
Ini dokumen nya sudah saya cek semua, lakukan saja sesuai Prusudur yang ada?...
Siap tuan?...
Oke?... saya dulu ya ibu ?...
Iya tuan?.. Sambil menundukkan kepalanya ibu Ina mempersilahkan dr Herry.
Setelah dr Herry berlalu ibu Ina hanya bisa memandang punggung tuan mudanya itu.
karena ibu Ina ini kepercayaan keluarga Irawan kusuma Wijaya,meskipun beliau sudah tidak ada didunia .
Namun ibu Ina ' masih siap ada untuk tuan besarnya. maka dari itu ibu Ina ' tau betul sama sipat dr Herry selalu merendah dan menghormati yang lebih tua darinya.
Terpancar sipat asil orang tuanya, yang selalu menghargai jerih payah orang lain,maupun bawahan nya.
"Dengan langkah pasti.. " Dr Herry menuju kepakiran mobil, disana pak'Muzi sudah siap membawa tuannya , meluncur menuju kejalan besar dikota B tersebu.
Selama didalam mobil tak ada suara didengar oleh pak'Muzi .
Sambil merik kaca spion pak'muzi melihat tuannya dengan seksama, sejenak pak'muzi berpikir tumben tuannya senyum-senyum sendiri ' ada apa gerangan ? dengan tuan muda nya itu. saking penasaran pak'muzi mulai kepo .
" Tumben . . . ada apa gerangan tuan , biasanya ngomong... kok saya perhatikan dari tadi hanya senyum-senyum sendiri aja... bagi saya napa senyum itu? "
" Idihhh? ... pak'muzi mulai kepo... deh ?hahahaha... dr Herry tertawa ngakak... "
"Iya..yalah tuan?... saya perhatikan ? Akhir-akhir ini tuan... seperti lagi jatuh cinta... " hehehehe...
"Tu 'kan ? pak'muzi tebakan nya... mulai deh?..
hahhaha... mulai benar maksud saya...
Apa kata saya benaran kan tuan ?... makanya cepat buruan nikah?...
Saya sih mau aja pak'muzi?... tapi yang diajak nikah itu mau apa egak sama saya pak?
__ADS_1
hatinya mulai gusar.
Tuan ?... saran saya jika tuan seriuss... maka jujur aja sama yang mau tuan aja nikah... biar tuan tidak ragu lagi?..
Iya?... pak'muzi?... nanti saya mau ngomong sama yang mau saya aja nikah... jujur saya sudah terlanjur sayang sama dia, saya takut dia meninggalkan saya... pak?...
Oh... ya Tuan? siapa gerangan garis yang sudah merampas perasaan tuan itu... hemmm... hingga tuan ku yang ganteng ini pengen cepat nikah?...jangan bilang nona cinta ya tuan?...
Lah... pak'muzi?... kalau emang iya gaimana?... apa saya salah pak?dengan wajah serius dr Herry menyakinkan pak'muzi.
Tuan tidak salah?... yang salah itu keadaan nona thata tuan?... soalnya nona thata itu siapa? itu yang membuat saya kuatir tuan.
Iya pak?.. pak'muzi benar?
saya harus cari tau dulu siapa cinta itu, pada hal saya baru saja mengenalnya bahkan saya tidak tau betul asal usul nya. tapi pak'muzi saya yakin cinta gak mungkin membohongi saya, kemaren dia aja cerita sama saya siapa dia.
Iya tuan?... usul saya aja ini, coba tuan tanyakan lagi? dan tuan...bicarakan niat baik tuan itu... biar tidak jadi piknah tuan?...
Tak terasa mobil mewah yang mereka naiki sudah tiba dirumah megah itu.
Iya... pak'muzi? omongan bapak akan saya perjuangkan tenang saja... hahhaha... ok?
Ok tuan?...
Dasar tuan ini? selulu aja bercanda... hehehe...
Oke... Terima kasih pak'muzi?...
" Akhirnya obrolan mereka terhenti... " Dr Herry keluar dari mobinya ? dengan langkah santainya, Dr Herry masuk kerumah nya?
" Assalamu'alaikum.... " Ibu sayang?...
Tak lupa dr Herry mencium punggung tangan ibu asuhnya itu, sambil dr Herry mencium pipi kiri dan kanan ibu ratna.
Oh... iya ?Cinta mana? ibu...
Nak cinta ada Dikamarnya?... sebentar ibu panggil?
Oh... ya udah?... gak usaha ibu ku sayang? entar biar ry aja yang ke kamarnya entar ?.
Sambil melakah menaiki anak tangga dr Herry ' melangsu menuju ke kamarnya, sebelum masuk kamarnya, dia berhenti didepan kamarnya diawasinya pintu kamar thata yang tertutup rapat.
Tadinya dr Herry 'mau langsung menuju kamar thata, namun diurungnya. akhirnya dia masuk ke kamarnya.
lama dr Herry terpaku diam, lah kenapa aku jadi seperti ini ya?sambil menarik napas gusarnya seakan sesak.
hemmm...berpikir sesaat langsung memutuskan dirinya masuk ke toilet yang ada diruang kamar nya , setelah 20 menit didalam toilet. langsung ia bergegas keluar untuk merapikan tubuhnya.
Selang gak berapa lama dr Herry memutuskan, menemui thata .
Diayunkannya langkah kakinya , langsung mengetuk pintu kamar thata .
Tok-tok-tok?... cantik?...
Terdengar sahutan dari dalam kamar, iya?... sebentar ya honey?...
Krekk...
__ADS_1
Iya honey?...
dari balik pintu thata menyambut ?... dr Herry mengawasi wajahnya thata ' dilihatnys ada perubahan disudut mata thata.
Hey... cantik ? kamu kenapa? kok matanya!
Gak pa-pa?... sambil menuduk kepalanya.
Boleh ry masuk?...
Silahkan honey ?...
Sambil melakahkan kakinya dr Herry masuk...
Cantik...kamu kenapa ? jika boleh ry tau?hemmm...sambil melakah mendekati tubuh thata 'digapainya kepala thata ' langsung dibawanya kepelukannya, diusapnya kepala yang sudah mendarat didekapannya.
Ayo ceritakan pada ry?...
Tubuh yang sudah berada didalam dekapan dr Herry langsung ' tangisannya meledek walaupun tak terdengar isak tangisan thata .
Namun dr Herry .
Apakah ini karena ry kah ' cantik?... Ayo jelaskan lah ? biar lega...
sesat hening.
"Setelah thata puas menumpahkan tangisannya thata... " mengakat kepalanya hingga wajahnya berada dibawah leleh dr Herry.
Thata tidak memperdulikan itu semua, dilihatnya wajah pemuda itu lekat sambil tangannya memegang pipi dr Herry. hingga mata mereka bertemu.
deg!...
desir jatung mereka bersamaan.
Honey boleh gak thata ngomong?..
Iya cantik?... ry siap mendengarkannya? bicaralah...
Honey?... apa thata salah ji-ka 'thata mau menghentikan suaranya.
Jika mau apa cantik?...
Hemmmm...Ji-ka thata mau ju-jur sama perasaan thata .
deg...jatung mereka bersamaan berdesir...hingga memasuki mengisi ruang hati thata dan Dr herry .
Perasaan apa cantik?...
Dengan perasaan gusar dr Herry menanti lanjutan suara thata.
Honey ?...
I-ya cantik sayangku?...
dengan suara khasnya dr herry langsung mencubil hidung thata dengan gemes.
**********🤗********
__ADS_1
Hlo sahabat baca authur.... Jangan lupa dukungan nya ya 😁🙏😍😘🤗
semoga suka dengan cerita nya 😁