Cintanya Cinta

Cintanya Cinta
Herry membawa Yolanda pulang ke rumahnya


__ADS_3

"Sayang, ini kamar mas! silahkan masuk tuan putri kesayangan mas"


" He-he-he... Terima kasih rajaku? muach...


Yolanda' mengecup bibir Herry' lembut, karena di merasa bahagia,mulai hari ini dia bisa bersama Herry' terus dan sebagai istrinya yang akan diakui tetang terangan.


Herry' kini sudah memberanikan dirinya, membawa Yolanda' pulang ke rumahnya.


"Ada yang perlu direnovasi gak sayang!


Karena Herry' memasukkan Yolanda' ke kamar yang pernah dia tempati bersama Emy dulu.


"Gak usah mas?ini sudah bagus banget kok,buat yolan' mau kamar seperti apapun yolan' gak akan perduli, yang penting yolan selalu bisa bersama mas Herry' sayang.


Yolanda' mulai nakal, dikecup nya dalam bibir Herry' kembali.


Dengan cepat herry' menyabut kecupan itu, namun tangannya nakal, meraih daerah sensitif Yolanda,kini mulutnya sudah,meraih dua gunung Yolanda.


"Mas, sayang?...


"Iya sayang !


Yolanda mulai bergairah panas.


Melihat Yolanda seperti itu, Herry' dengan cepat meraih pakaian yang dikenakan Yolanda.


Akhirnya pasangan itu mulai memainkan adegan panasnya didalam kamar Herry' ,yang sekarang menjadi kamar buat Yolanda juga.


***


"Saking asyiknya Herry' menikmati permainannya dipagi ini, tiba-tiba dia kaget sama panggilan telepon masuk dari kalifa' anak semata wayangnya.


Dengan napas masih tersengal, Herry' tidak melihat layar HP nya.


"Iyaa, hee-llo?...


"Hello dad, daddy lagi apaan? apa daddy sakit atau...


Dengan mata melebar Herry' berubah suara tegasnya


"Oh baby girl daddy, ada apa sayang dad? maaf tadi abis lari pagi sayang.


Herry' membohongi Kalifa' yang masih menaruh curiga.


Sementara, Yolanda yang masih berada di atas tubuhnya, masih asik memainkan sarungnya kebenda tumpul Herry' sehingga Herry meraung nikmat.


"Tumben, daddy joging, biasanya juga malas! ada apa kok daddy menjerit seperti itu !!!


"Tidak Sayang? i-ni ada ulat- bulu jatuh dari atas pohon?...ahha...Kalifa' sayang ada apa baby girl daddy.


"Gini daddy, kalifa gak pulang lagi ya? soalnya kalifa langsung, ambil kuliah disini aja daddy!


Sementara Cinta' yang ikut menguping, mendengarkan suara Herry' dia langsung tau, sedang apa mantan suaminya itu.


"Iya-sayang?... Kalifa atur aja ya,?mana baiknya, nanti lagi kita ngobrol, ini daddy sudah mau sampai?...


Herry' yang menikmati mainan Yolanda.


"Ok daddy, Hati-hati daddy' jangan nakal !!!


Herry' tanpa menjawab langsung memutuskan telponnya, soal nya dia sudah tidak sanggup lagi menahan nikmat nya.


Cinta' yang sadar, hanya bisa tersenyum kecil, melihat wajah baby girl nya,yang masih bingung, melihat layar hpnya.


"Sudah sayang, nanti lagi ngobrol sama daddy nya ya? soalnya daddy mau cepat-cepat sampai.


"Iya mom.


Cinta' membatin sendiri sambil memeluk tubuh baby girl Kalifa.

__ADS_1


"Ya ampun mas Herry' berarti kecurigaan Kalifa' benar, kalau mas Herry' sudah menikah.


Cinta' yang hapal dengan karakter Herry' yang suka sarapan pagi, dengan begituan, jadi sudah gak heran lagi apa yang diperbuat dengan mantan suaminya itu.


***


"Herry' dengan cepat, membantu Yolanda' akhirnya mereka pun sampai ketitik nikmatnya"


kini tubuh Yolanda terdampar di atas tubuh Herry.


"Maaf sayang, mas terima telpon Kalifa' tadi.


"Iya mas sayang, gak papa yang penting kita gak pending he-he-he...


Yolanda' yang selalu menikmati permainannya tidak perduli apa yang Herry lakukan, yang penting dia tetap jalan pada posisi mainannya.


"Sayang, kamu hebat, bisa membuat mas tetap menikmati permainanmu sayang.


"Buat Yolan' mas puas yolan' sudah bangga mas sayang?.


"Iyaa, sayang?kamu pintar didalam aksimu.


Herry' merasa bangga bisa membuat Yolanda melambung, walaupun dia didalam keadaan apapun.


***


"Cinta' tersenyum sambil melangkah,kearah kamarnya,meninggalkan Kalifa' yang masih kesal sama daddy nya"


"Sayang, kenapa Cintaku' tersenyum sendiri.


Eric' yang lagi menutup teleponnya dari Marco.


"Siapa yang telpon pi, barusan. Ha-ha-ha...


"Marco' sayang, Cintaku' ada apa? tertawanya kok gurih banget suka papi lihatnya.


"Kalifa' baby girl kita papi,kasihan banget dia? ha-ha-ha...


"Kasihan?kenapa lagi sayang.


"Itu tadi kalifa' telepon daddy, tapi daddy lagi gak konsentrasi menjawab teleponnya,tidak sesuai dengan keinginan kalifa' papi sayang?abis daddy nya, lagi indehoy ha-ha-ha...


Cinta' malah ngakak sambil membenamkan mukanya ke dada Eric.


Eric' juga ikut ngakak, karena dia tau bagaimana perasaaan kalifa.


"Sayang, emang kalifa, tidak penasaran apa, dengan suara Herry.


"Penasaran sih, malah mas Herry jawab lagi joging terus ketimpa ulat bululah, eh sudah itu dia hampir sampai ha-ha-ha... untung kalifa' belum memahami suara daddy nya, yang lagi mendesah nikmat ha-ha-ha...


"Sudahlah sayang?semoga Kalifa' tidak mendebatkan suara daddy nya, ha-ha-ha...


"Iya papi sayang.


Cinta' yang masih berdiri depan Eric' pun terpancing dengan suara ******* Herry' kini dia mulai meraih daerah sensitif suaminya.


"Hoyo... sayang, papi jangan bilang terpengaruh mesumnya Herry' ini masih pagi sayangku.


" Kalau iya, emang gak boleh sama suami sendiri mesumnya hi-hi-hi...


Cinta' yang merasa barang tumpul Eric mulai mengeras, karena Cinta' memainkannya.


Eric' yang masih diposisi semula langsung terbaring diatas kasur, karena ulah Cinta.


"Kamar belum terkunci sayang.


"Sudah papi, tenang aja dan nikmati.


Eric' hanya bisa pasrah, sambil menikmati pemain-pemain Cinta.

__ADS_1


Kini pasangan itu hanyut entah kemana-mana, yang pasti mereka saling puas didalam kenikmatan surga dunia.


***


"Herry' yang masih terbaring di atas tempat tidurnya, beranjak kearah kamar mandi, lama dia didalam sana.


Akhirnya keluar dari kamar mandi,dengan keadaan sudah mandi.


Lihatnya tubuh Yolanda' yang masih tertidur dibawah selimut.


" Sayang, bangun sudah siang, makan siang yo.


Herry' membangunkan Yolanda' sambil mencium bibir seksi istrinya.


"Iyaa mas.


Yolanda' beranjak bangun, tanpa malu, lansung ke kamar mandi dengan posisi tubuhnya basih polos tanpa sehelai benang pun.


Herry' hanya bisa menelan ludahnya, karena melihat tubuh istrinya begitu bagus dan mulus.


"Sayang, mas tunggu dibawah ya.


"Iya mas.


Yolanda' menjawab dari dalam kamar mandi.


Herry' yang sudah mengenakan pakai rumahnya yang elegan dan pas di tubuhnya.


Kini dia keluar dari kamarnya langsung menuruni anak tangga, kearah ruang makan.


"Bi utin, sudah siap makanan siangnya.


"Sudah tuan? nyonya Yolanda' mana tuan, tidak sekalian makan siang.


" Sebentar lagi bi, dia turun.


Bi utin, sudah tau siapa Yolanda' karena tadi pagi, dia yang membukanya pintu buat tuannya.


Pintu sengaja dikunci bi utin, biasanya tuannya tidak pernah pulang.


Herry' sambil menunggu Yolanda' melihat makanan yang ada didepannya, teringat akan Cinta dan Kalifa' disaat mereka makan bersama dulu, saat-saat menyenangkan, buat Herry' disaat baby girl mereka masih umur limaa tahun.


"Sayang, baby girl nya mommy, mau maem sama apa cantik.


Sama dad ja mom.


Ha-ha-ha masa mau maem daddy sih sayang.


apis daddy eanak mom.


Caang dad, caang mom and caang ganma.


Herry' kaget dari lamunannya karena Yolanda menyentuh kedua pundaknya.


"Ayo kenapa melamun mas sayang.


"Eh sudah cantik sayang, sini ayo kita makan dulu.


Herry' tidak menghiraukan pertanyaan Yolanda.


Malah sibuk mengisi makanan buat dia sendiri.


Yolanda' yang sadar akan perasaan Herry' hanya tersenyum, sambil memasukan makanan kedalam piring buatnya.


Kini pasangan itu menikmati makan siangnya tanpa suara, hanya terdengar pantulan piring dan sendok dari piring mereka.


*****_*****_Bersambung_*****_*****


🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2