
"Tidak terasa waktu sore pun tiba, Eric' dan Cinta pulang dikediamannya"
Kini pasangan itu, berada didalam kamarnya,sehabis sholat ashar ,Cinta dan Eric duduk di sofa, yang ada kamarnya
"Sayang, papi tidak menyangka lo, Kalifa' bisa ngomong seperti itu. Eric' duduk di samping Cinta sambil mengeringkan rambut panjang Cinta.
"Iya pi, thata juga kaget pi? seumuran kalifa' kok mengerti tentang perasaan kita, lagi emang benarkan pi, kalau kita tidak bisa tinggal disini.
"Iya sayang? emangnya gak pa pa,jika sayang tidak ada kegiatan lagi, jika kita pindah ke sana.
"Papi,janji kitakan, tetap bersama selamanya, sampai mau memisahkan kita, thata harap papi harus terima keinginan thata' dong pi. Cinta melirik kearah suaminya, yang masih membelai rambutnya.
"hem... jangan melihat papi seperti itu sayang?papi jadi geregetan ini he-he-he...
Cinta langsung menghadap ke arah suaminya.
" Papi sayang, Thata' sayang papi selamanya, jangan pernah berprasangka aneh pada thata, apa yang kita lakukan ini,buat kebaikan rumah tangga kita pi? jika kita masih disini, mas Herry tidak akan pernah dewasa didalam mengambil sikap nya, kasihan kalifa' pi.
"Cintaku benar, yang bikin papi sakit di kepala dan selalu berpikir keras, karena rasa bersalah papi pada Herry' sayang?setiap kali papi berhadapan sama dia, seakan papi hanyalah boomerang buat dia.
"iya papi, maafkan thata?tapi ini sudah takdir dan jalan thata' dan mas Herry' akan berpisah dan pada akhirnya thata' bisa bersatu papi sayang.
Cinta langsung memeluk tubuh suaminya erat.
" Sayang, terima kasih,sudah mau hidup bersama papi ya Cintaku?...
"Papi kok ngomong seperti itu,wajar dong pi,thata mengabdikan buat suami yang thata' Cintai.
" Iyaa... iya mommy sayang muach... aku mencintaimu selalu sayangku. Eric menciup bibir istrinya.
"Thata' juga selalu mencintai papi sayang muach... Cinta membalas ciuman Eric.
Setelah pasangan suami istri itu berbagi cerita, kita mereka melanjutkan aktivitas nya magrib berjamaah.
"Selepas makan malam, kini mereka Memenuhi ruang keluarga di rumah Eric' Ratna juga ada di sana,apa lagi Kalifa' yang tidak mau ketinggalan.
Namun sayangnya Herry' tidak pernah lagi hadir setiap pertemuan makan malam.
Entah apa ,yang membuat dia sibuk diluar sana, sehingga jarang pulang buat kumpul keluarga lagi.
***
"Tidak terasa satu minggu telah berlalu, Eric' sudah mengurus segala keperluan buat mereka yang akan, pindah ke negara Singapura"
Segala surat-surat apapun yang mereka perlukan sudah siap.
Kalifa' ikut sibuk, membantu Cinta' untuk membereskan barang akhtar ' mereka tidak membawa banyak barang,hanya keperluan yang penting saja, meskipun mereka pindah.
"Sayang, Kalifa' yakin tidak ikut dengan kami nak. Cinta sedih melihat baby girl kalifa' yang akan ditinggalkannya.
"Mom, jangan kuatir sama alifa' mommy tenang saja ya?entar kalau alifa' liburan alifa akan menjenguk mommy , papi dan dedek.
__ADS_1
"Iyaa sayang, mommy yakin anak mommy sudah pintar, untuk mengatasi diri sendiri, jangan sampai sakit ya sayang? jika ada apa-apa cepat hubungin mommy dan papi.
"Siap mommy sayang. Kalifa memeluk tubuh Cinta dengan erat,Cinta menerima pelukan anak gadisnya.
Tiba-tiba terdengar suara dari arah balik pintu, entah berapa lama Herry hadir di sana, menguping obrolan Cinta dan Kalifa.
"Sayang, apa kamu yakin, akan meninggalkan kami disini cantik, apa kamu tidak memiliki perasaan lagi buat honey dan kalifa juga ibu, hanya karena laki-laki yang berpenyakit itu, cantik rela meninggalkan kami.
Herry dengan wajah datarnya melihat kearah Cinta.
"Dad!!! daddy ngomong apa sih!!!... apa daddy sadar apa yang dad, katakan itu.
Asal daddy tau semua karena, keegoisan daddy lah mommy sama papi akan pergi dari sini !!!
Kalifa' dengan suara lantangnya membatah omongan Herry.
"Sayang, stop!!! mommy, tidak ingin alifa' seperti ini nak? hanya karena mommy, kalifa berbicara kasar pada daddy, mommy tidak mau kamu jadi anak durhaka sayang.
" Mommy? lihat kan bagaimana sikap daddy, yang didepan mommy! seperti apa daddy!!!
Pantaskah dia pertahankan mommy, yang bukan miliknya lagi...hiks...hiks...
Apa pantas, disebut daddy, jika alifa' selalu abaikan hiks... hiks... hiks... mom... jawab alifa.
Cinta, menangis memeluk Kalifa' kembali.
"Maafkan mommy sayang hiks... hiks... hiks...
"Maafkan daddy, sayang...Herry' seperti orang kebingungan
"Daddy!!! alifa' bosan dad? minta maaf terus,namun daddy,tidak pernah berubah?...Coba daddy hitung, hari ini hari ke berapa daddy,baru pulang ke rumah hiks...hiks....hiks...
Untuk saat ini, masih ada papi dan mommy juga grandma disini.
Besok alifa' hanya punya grandma daddy, besok daddy dimana dad?...Daddy jahat sama alifa!!! hiks... hiks... hiks...
Kalifa' ingin berlari pergi , meninggalkan orang tuanya.
Namun Eric' datang dari arah luar langsung masuk ke kamar akhtar' langsung memeluk Kalifa' untuk mencegah anak tirinya ,meninggalkan orang tua kandungnya,yang masih bengong dengan kata-kata pedas kalifa .
"Sayang, dengan kan papi nak?Lihat daddy sama mommy,lagi bingung dengan dengan kata-kata pedas alifa' sayang?...Papi mohon,jangan pernah meninggalkan masalh yang belum selesai dibahas sayang. Eric mendudukan kalifa' dipinggir rajang tempat tidur akhtar. Kalifa memeluk tubuh Eric.
"Papi,maafkan alifa' ?...Daddy, tolong jangan cegah lagi, papi dan mommy pergi dari disini hiks...hiks...hiks...Suara Kalifa mulai melemah.
"Waktu alifa' masih kecil,papi sama mommy, masih bisa bertahan disini, karena tidak mau kehilangan alifa' Jika papi mau dan egois,kenapa papi tidak dari dulu membawa mommy pergi dari sini dad? itu karena papi sayang sama kita semua dan memikirkan keadaan alifa' dad !
Namun sekarang alifa' yang mengijinkan mommy ikut papi pergi, karena alifa' sudah besar dan memahami perasaan papi dan mommy.
Herry' terdiam melihat Cinta' dan Eric' yang lagi memeluk Kalifa' dengan derai air mata, ibu dan anak gadisnya menangis.
"Honey, maafkan thata? selama ini sudah membuat honey, menderita. Tapi sampai kapan honey seperti ini, tidak pernah mau terima kenyataan yang ada dihadapan honey.
__ADS_1
Jujur thata' lelah honey, dengan sikap honey, yang masih menganggap thata' ini istrinya honey.
"Terserah cantik, mau meninggalkan kami sekarang, jangan salahkan honey jika terjadi apa-apa pada honey.
Herry' langsung ingin keluar dari kamar akhtar.
Dengan cepat Kalifa menjerit kan Herry.
"Daddy!!!...jika daddy seperti itu, Alifa' akan ikut mommy dan papi.
Herry yang mendengar ancaman kalifa' dia berbalik arah ,langsung melangkah memeluk Kalifa' yang masih duduk diantara Cinta dan Eric.
"Baby girl, maafkan daddy, kali ini daddy janji akan berubah.Namun jangan tinggalkan daddy dan grandma, sayang? daddy, mohon maafkan Kata-kata daddy, barusan.
Kalifa' tidak tega melihat Herry yang berdiri berlutut didepannya.
"Baiklah Kalifa' akan tinggal tapi ingat ya daddy! jika daddy tidak berubah, maka jangan salahkan Kalifa akan pergi dari rumah daddy!!!
"Hiks... hiks... hiks... iya sayang, daddy janji, akan selalu ada buat baby girl alifa.
Herry' yang masih menangis didalam pelukan kalifa dan merangkul memeluk Cinta juga.
"Maafkan honey, sayang? honey janji pada sayang, akan merawat dan menjaga kalifa' honey akan ikhlas melepaskan cantik, pergi sama Eric.
Herry, benar-benar menangis sambil memeluk dua wanita tercintanya.
Cinta' yang sadar, kalau Herry' akan hanyut dikala memeluknya, dengan cepat Cinta' melepaskan pelukan Herry' lembut dengan alasan akan melanjutkan beres beresnya lagi.
Cinta' pun berdiri, langsung melangkah keluar dari kamar akhtar', disusul dengan Eric.
Kalifa' yang tau kalau daddy nya, suka mengambil kesempatan itu,juga pergi membawa Herry' meninggalkan rumah Eric.
Kini ayah dan anak itupun' melangkah meninggalkan kamar akhtar.
Beriringan menuju kearah rumah mereka.
"Daddy, maafkan Alifa' ya dad? Herry dan Kalifa' pun duduk di sofa, ruang keluarga di rumah nya.
"Iyaa, sayang? semua ini salah daddy, maafkan daddy sayang.
Ratna' melangkah menghampiri anak dan cucunya, yang lagi ngobrol sambil berpelukan.
"Berapa kali lagi ibu harus mengingatkan mu nak? tapi tak pernah kamu dengarkan.
Semua ini percuma jika kamu tidak memahami akan takdir jodohmu sayang.
"Ibu maafkan ry' yang sudah ,melalaikan kewajiban dan tugas ry' selama ini, kalifa' anak daddy sayang hiks... hiks... hiks... Terima kasih sayang sudah mengingatkan daddy hiks... hiks... Herry' menangis sejadi-jadinya sehingga suaranya memenuhi ruang keluarga rumah megah itu.
Ratna' memeluk anak asuhnya, beserta cucu kesayangannya, diusapnya kepala Herry' dengan lembut, penuh kasih dan sayang.
*****_*****_Bersambung_*****_*****
__ADS_1
🙏🤗😍😎