Cintanya Cinta

Cintanya Cinta
Cerita Herry & Yolanda


__ADS_3

"Herry' pun membaringkan tubuh yolanda' di atas tempat tidurnya,tiba-tiba Herry' melepaskan ciumannya,dia terpaku sisi tempat tidur, pikirannya,menerawang kewajah Kalifa' seketika dia menghentikan niatnya itu"


"Maafkan mas sayang! Herry' langsung membenamkan wajahnya, di atas tubuh yolanda.


" Maaf...maaf buat apa mas Herry? mas gak perlu minta maaf, jika yolan' tidak mau, tidak mungkin yolan membiarkan mas sejauh ini. Yolanda' menatap wajah Herry lekat.


"Tapi kita belum halal sayang?yolan menghela napas, langsung duduk dipeluk nya tubuh Herry.


" Mas Herry' siap gak menghalalkan yolan' jika siap kenapa meragukannya mas.


"Jujur mas siap sayang?namun mas malu, akan sikap mas, yang kurang baik buatmu sayang.


"Ini atas suka sama suka ya? mas Herry' jangan katakan sikap mas yang kurang baik.


Yolanda yang sudah menginginkan belaian Herry' lebih dari ciuman, tanpa ragu dia mulai mengecup bibir Herry.


Dengan lembut Herry' membalasnya, sambil berbisik lembut di kuping yolanda.


"Sayang, apa kamu yakin, menginginkannya.Herry' yang ragu menanyakannya lagi.


Yolanda' tanpa menjawab, namun dia bertindak, sehingga Herry' mulai beraksi memainkan daerah sensitif yolanda.


Yolanda' menikmati permainan Herry' sesekali dia mengeluarkan suara yang tidak jelas, hingga membuat Herry lebih semangat lagi.


Kini mereka saling hanyut didalam hasrat yang sudah lama terpendam.


Herry tanpa ragu dibenamkan barang tumpulnya kedalam sarung yang agak sempit itu.


Jeritan nikmat dari bibir yolanda, membuat Herry' berpacu dalam hentakan ayunan tubuh yolanda' Suara merekapun saling beradu menikmati alunan gerak berirama hasrat mereka.


Akhirnya jeritan terakhir pun lepas lahar nya tertumpah didalam sarung benda tumpul itu.


Yolanda pun terkulai lemah di atas tubuh Herry.


"Terima kasih mas Herry?


Yolanda membenamkan mukanya di dada Herry.


"Kembali kasih sayang,bagaimana kamu puas sayang.Dikecupnya pucuk kepala yolanda.


" Mas Herry hebat, pintar membuat yolan' melambung.


"Mau lagi sayang. Herry membalik tubuh yolanda' dikecupnya bibir itu, yolanda' membalas lebih dalam lagi.


Herry' pun beraksi kembali, tanpa ragu melakukan kemauan yolanda.


Entah berapa lama mereka bermain-main.dengan mainan yang baru lagi.


Sampai mereka lupa akan niat awal mereka akan pergi ke Mall.


Setelah pasangan kekasih itu, puas karena mereka melewatkan waktu dalam dua jam, dengan kepuasan hasrat mereka.


Yolanda' melihat pria ganteng disampingnya, lagi memejamkan mata, yang masih mendekap tubuhnya,perasaannya bahagia dan bangga, dia bisa mendapatkan kekasih seperti dokter Herry.


"Mas Herry' mandi dulu yo?setelah itu kita cari makan diluar saja ya, soalnya yolan' tidak masak, mas lapar gak.


"Iyaa sayang?ayo kita mandi dulu. Herry pun' mengangkat tubuh yolanda, langsung melangkah kearah kamar mandi.


Sesampainya pasangan itu didalam kamar mandi yang luas itu, mereka saling bercanda dan menggoda satu sama lain,akhirnya mereka pun beraksi lagi ,didalam permainan yang belum pernah yolanda rasakan.


Herry' yang suka, jika bermain didalam bathtub itu pun, memberikan pelatihan buat yolanda' dengan semangat empat lima.


Yolanda yang tidak terbiasa dengan canggung namun dia lebih menikmati lebih dari permainan awal.


"Mas keren, bisa saja bikin yolan, ketagihan.


" Kamu suka sayang? hem...


Yolanda' yang tak kuasa menjawab, hanya bisa mengangguk kepala sambil merasakan nikmat permainan Herry.


Kini pasangan kekasih itu pun, hanyut kembali, tak terasa mereka lama didalam kamar mandi.


Sehingga mereka melewati waktu hampir satu jam.


Setelah itu mereka pun membersihkan tubuh mereka masing-masing dibawah air shower yang mengalir.


Jika hasrat sudah memasuki jiwa seseorang,tidak bisa lagi mengontrol perasaan ***** apa Cinta, Mereka tidak akan memikirkan apa yang akan terjadi, yang penting ***** akan terpenuhi.


***

__ADS_1


"Waktu terus melaju, Eric dan Cinta, sudah meninggalkan negara Singapura"


Kini mereka sudah berada di bandara, kota B.


Eric' yang tampak segar, kewibawaannya membuat dia, terkesan berkarisma, begitu juga Cinta' yang terpancar keanggunannya dibalik hijab warna favoritnya cream muda,dia selalu menggenggam tangan suami tercintanya.


"Sayang kita naik taksi aja ya,Cintaku?...Eric' tersenyum memikat,buat sang istri tercintanya.


"Iyaa, papi sayang, kemanapun thata akan ikut. Cinta membalas senyum suaminya, dengan senyum manjanya.


"I always love you baby . Eric' memencet lembut hidung mancung Cinta' istri tercintanya.


"I love you too, more than anything


Cinta mencium tangan suaminya yang masih di genggamannya.


Cinta tidak perduli mata tertuju kepadanya, dihatinya, kebahagiaannya hanya pada Eric' yang sebagai suami saat ini dan selamanya.


Mereka pun, menaiki taksi yang ada di bandara, karena mereka tidak mau menyusahkan supir mereka buat menjemputnya.


Setelah mereka, masuk kedalam taksi, terlihat wajahnya Eric' yang begitu bersyukur akan hidupnya.


"Sayang,kita nikmatin hidup seperti ini saja ya? berbagi rejeki kepada pak supir taksi, he-he-he...


"Iya papi, Thata mau seperti ini saja, yang penting kita bisa bersama sama selamanya, sampai maut memisahkan kita.


"Iya sayangku? Kita harus, urus dulu masalah kalifa' dan akhtar ' setelah itu, kita akan pergi kemanapun kita mau sayang .


"Iya papi sayang. Cinta memeluk tangan suami tercintanya, Eric' pun, meraih tubuh istrinya dipeluknya mesra.


Bagi Eric' hidup yang kedua kalinya, adalah anugerah terindah buat istri tercintanya , cukup dia menikmati apa yang ada didepan matanya, itulah rezeki buatnya,yang patut dinikmati saat ini, tanpa banyak pikiran.


Cinta' juga, mempunyai prinsip dan pemikiran, senikmat apapun hidup dan kebahagiannya,hanyalah sebatas rasa yang sesat, toh jalan terakhir adalah kematian yang akan didapatkan.


Kini pasangan itupun, tiba dikediamannya.


Eric dan Cinta' langsung menuju ke rumah utama.


"Assalamu'alaikum... ibu sayang?...


" Waallakum salam... Nak Cinta sayang? sina nak, Ratna' langsung melangkah kearah Cinta.


Dengan cepat Ratna membalas pelukan Cinta' seakan enggan melepaskannya.


" Kamu sehat sayang, kok kurusan sayang? Nak Eric' juga, bagaimana sudah baikan sayang?Ratna beralih diperlukan Eric.


"Alhamdulillah... Eric' baikan ibu, tapi harus sering cek up, sekarang jika gak rutin, Eric' akan kao ibu? Ha-ha-ha...


"Iyaa nak harus dong sayang. Ratna menepuk punggung lengan Eric.


" Anak-anak mana ibu sayang?... Eric sudah rindu berat sama anak-anaknya.


"Kok gak ketemu sama anak-anak, Kalifa sama Akhtar di rumah kalian nak?...


"Oh... soalnya tadi Thata sama mas Eric' langsung kemari ibu? soalnya thata dan mas Eric' kangen ibu sayang.


Kalian berdua, sudah makan siang belum? ayo kita makan dulu nak.


Bi utin' tolong panggilkan anak-anak bii!


"Iya nyonya. Bi utin' pun keluar rumah,menuju kearah rumah Cinta' langsung masuk kearah pintu yang terbuka lebar .


" Non Kalifa?... tuan akhtar' Dipanggil grandma.


Kalifa dan akhtar pun' keluar dari ruang, menuju ke arah bi utin.


"Iyaa bii... siap? Kalifa dan akhtar bersamaan menjawab, sambil melangkah mengikuti bi utin.


Mereka bertiga pun keluar meninggalkan rumah Cinta' dan Eric.


Melangkah beriringan menuju pekarangan langsung ke pintu rumah utama.


Kalifa' dan akhtar' tidak tau orang tuanya sudah pulang.


Cinta dan Eric' bersembunyi didalam ruang makan.


"Grandma, alifa hadir.


"Akhtar juga he-he-he...

__ADS_1


Kalifa dan Akhtar' beriringan menuju kearah keruang makan.


" Papi juga hadir? anak-anak, papi sayang?...Ha-ha-ha...


"Mommy juga? anak-anak, mommy sayang...


" Mommy,papi... Hiks... hiks...hiks... Kalifa berlari kearah Eric dan cinta langsung memeluk dua orang tua tercintanya.


"Mommy sama papi kok, gak bilang datangnya, hiks...hiks..akhtar kangen . Akhtar juga berlari memeluk orang tuanya tercintanya.


Kini mereka saling merangkul, melepaskan kangen mereka.


" Sudah jangan menangis, ayo kita makan siang. Ratna datang dari arah ruang dapur.


"Ayo, grandma bener, ayo kita maem dulu sayang, Eric melepas pelukan kalifa.


" Gak mau, nanti dulu papi, alifa masih kangen pi hiks... hiks... hiks...


"Iyaa sayang, papi makin gede kok makin manja, mana senyumnya buat papi nak? Eric menghapus air mata Kalifa.


" Mommy, kalau pergi lain kali akhtar ikut dong mom?akhtar gak mau ditinggal lagi. Akhtar merangkul leher Cinta' sambil membenamkan wajahnya kewajah Cinta.


"Iyaa iya... sayang, tapi lepaskan dulu leher mommy, nanti kalau patah bagaimana sayang hem... He-he-he...


" He-he-he... maaf mom. Akhtar melepaskan tangannya yang bergantung ke leher Cinta.


Kini kebahagiaan anak-anak terpancar dimata mereka, karena kehadiran Cinta dan Eric lah membuat anak-anak mereka bahagia.


Akhirnya suana makan siang pun ramai,dengan ocehan curhat Kalifa' yang tidak sabar bercerita tentang apa yang dia lakukan dan alami disaat Eric dan Cinta' saat tidak ada disisi nya.


Setelah selesai makan siang, mereka berlima,melanjutkan cerita mereka diruang keluarga .


Lama mereka saling menceritakan hal yang telah terjadi, begitu juga Cinta' menceritakan, apa yang terjadi pada Eric.


Anak-anaknya mendengarkan cerita Cinta' menangis tersedu sedu,terutama Kalifa' yang takut akan kehilangan papi nya.


Saking Kalifa' takut dia pun melontarkan Kata-kata nya.


"Mommy, alifa akan setuju jika mommy dan papi,tinggal di sana, asalkan papi tetap ada disini mommy, menemani sisa hidup papi.


" Eric' yang menangkap omongan Kalifa' langsung memeluk Kalifa yang masih memeluk lengannya.


"Anak papi sayang? Terima kasih nak, kamu selalu menyayangi papi sayang.


Eric' menangis sambil mendekatkan pipinya ke pipi Kalifa.


"Iyaa papi, alifa akan do'a kan papi terus biar panjang umur akan selalu, buat alifa bisa lihat papi ada didunia ini alifa sudah bahagia pi hiks... hiks... hiks....


Semua yang ada di sana semuanya menangis, saling memeluk Kalifa dan Eric.


Ratna juga berbagi pelukan menyemangati Eric dan Kalifa.


"Iya sudah Kalifa' cucu grandma, seakan sudah besar nak Eric' kamu fokus pada pengobatannya nak Eric' jangan bimbang soal Kalifa, ibu adaa selalu mengawasinya.


Kalifa' pun sudah besar, sudah bisa mandiri.


"Serius sayang mommy, sudah besar.


Cinta' yang ada di samping kalifa' pun , melirik baby girl nya, sambil memeluk dan mencium Kepala Kaifa.


"Iyaa , dong mommy? tenang saja, Yang penting mommy dan papi selalu ada kabarnya, jika Kalifa liburan, Kalifa' sama grandma akan berkunjung ke Singapura menjenguk papi dan mommy.


sebaliknya juga seperti itu jika papi dan mommy sehat harus pulang lagi kesini.


"Iya sayang mommy, muach... Cinta mengecup seluruh wajahnya baby girl nya, yang cermin mukanya sendiri, hanya beda bentuk tubuhnya.


"Anak papi semakin pinter dan dewasa sayang. Eric' memeluk kedua wanita tercintanya.


Akhtar yang melihat pun iri, dia malah memeluk grandma yang ada di sampingnya.


" Grandma, peluk sayang akthar dong.. he-he-he...


"Sini boy, grandma sayang muah... Ratna mencium pucuk kepala akhtar setelah itu dipeluk nya cucu laki-laki satu satunya itu.


Mereka berlima pun saling melepaskan kangen.


*****_*****_Bersambung_*****_*****


😘😍🤗🙏💪

__ADS_1


__ADS_2