
" Perlahan thata' melangkahkan kakinya,melewati lalu lalang Orang-orang, yang ada di rumah sakit suaminya .
Berbagai macam derita penyakit ,orang-orang yang thata jumpai hari ini .Seakan hatinya menangis, rasa simpatinya ,kepada sesama manusia terlalu besar. Sehingga, hatinya berkata, seakan berpuisi, tentang apa yang dia lalui hari ini.
"Teruslah bergerak tak perduli cuaca yang menghampiri mu... "
"Terkadang panas begitu juga hujan.
Tetaplah tersenyum menatap langit kehidupan
dibumi harapanmu... "
"Di sana terbentang suka' duka dan cita begitu juga cinta... "
"Tiada kerapuhan dan kegagalan,jika ingin memperjuangkan harapan mu .
Jadilah kamu pejuang di kehidupan mu .
Semua ada karena kamu yang meyakini harapanmu.
" Thata pun menarik napas leganya,sehingga tak terasa ,dia pun sampai diruang kerja suaminya..." Lihatnya Dr herry yang lagi sibuk ,mengutak ngatik laptopnya , yang ada dimeja kerjanya.
Karena hari ini dr herry' turun dari rumah pukul lima pagi, sehingga dia melupakan makan siang.
Thata mengetuk pintu sembari memberikan salam.
"Assalamu'alaikum... "Honey, thata yang langsung masuk karena tak ada orang lain selain dr herry.
"Waallaikum salam.. sayangku, sini cantik nya ry. Dr herry beranjak dari kursi meninggalkan kerjaannya, menyambut istrinya .
Tak lupa thata'pun mencium, punggung tangan suaminya.
Dr herry membalas , mencium pucuk kepala istrinya.
"Bagaimana hari ini sayang ku..." Apa cantik , baik-baik saja. dr herry memeluk istrinya sambil melihat raut wajah thata 'sambil menarik hidung istrinya .
"Alhamdulillah... " Thata baik honeyku, thata pun mengetup bibir dr herry.
Honey sudah ma'em siang belum?Thata merangkul leher dr herry.
"Belum cantik ku sayang?Ayo kita makan siang dulu.Soalnya ada pasien tu sayang,yang butuh cantik berikan semangat. Dr herry melepaskan tangan istrinya dengan lembut, langsung beranjak ke mejanya, buat mematikan laptop dan mengambil hpnya.
" Hemmm..." Emang pasien nya, sakit apa honey. thata melangkah mengambil lengan dr herry.
"Ayo kita makan dulu sayang. dr herry pun, melangkah diiringi thata, mereka keluar dari ruangan dokter menuju ke ISU.
Dr herry menujukan,wanita paruh baya itu yang operasi tadi pagi, belum sadar sehabis operasi .
"Ada tumor diperutnya sayang..." Kasih lihatnya.
Tadi suami dan anaknya ada disini, mungkin sekarang pulang dulu.
" Iya honey, kasihan banget. thata pun mendekat kepada bedbpasien yang belum sadar itu , sedari abis operasi. Thata pun mengajak pasien itu ngobrol.
Thata memegang tangan ibu itu.
Entah apa yang thata obrolkan, sama pasien itu.
Tiba-tiba ada reaksi tangan thata dipegang nya.
Dr herry yang melihatnya langsung mendekati bed pasien itu.Diceknya pasien itu.
" Alhamdulillah... "Pasien nya ada reaksi akan bangun, sayang. dr herry melihat wajah thata.
"Iya honey... " Alhamdulillah... Tidak lama pasien pun membuka matanya, melihat arah thata yang masih memegang tangan nya bergerak.
Ibu... bagaimana perasaannya.
__ADS_1
Wanita itu tersenyum .
"Ibu ..."Jika kesadaran nya sudah normal, nanti akan dipindahkan ya ibu. pasien itu menjawab iya dok.
Dr herry pun, ngomong sama perawat jaga, yang ada di sana untuk memberikan perintahnya.
" Sus... "dua puluh menit lagi , pasiennya boleh dipindahkan keruang inap. Suster menganggukkan Kepala nya.
"Iya dokter... " Dr herry dan thata pun permisi sama pasien itu.
Setelah itu,p
pasangan suami istri itu pun pergi, meninggalkan pasien itu.
Sepanjang jalan lorong rumah sakit ,ada saja yang mereka obrolkan, thata yang selalu menggandeng lengan suaminya.sambil tawa ceria.
Seakan tak perduli sekelilingnya ada mata yang melirik melihat kearah mereka berdua.
Mereka berdua memilih makan siang, di kantin yang ada di rumah sakit.
"Tak lepas dari tawa thata begitu juga dr herry. mereka memilih duduk yang dipojok dekat jendelanya.
" Pasangan suami istri itu tau, jika dia jadi pusat perhatian, bagi yang tau dokter ganteng itu ,sudah beristri tak perduli, walaupun baru kali ini dokter herry membawa istri nya makan siang di kantin.
"Ada sepasang mata diluar jendela..."Diruang yang tak jauh dari kantin, melihat pasangan itu seakan hatinya sakit.
"Dia adalah Dokter Spesialis Anak... "
Dia rela tidak menikah, diusianya yang sudah pantas untuk menikah.
Dokter emy lia monica, yang masih keturunan Cina itu. cinta mati dengan dokter herry.
Karena cintanya tak terbalas.
Dia adalah sahabat dekat dokter herry waktu sekolah diluar negeri.
Disisi lain terkadang dia cemburu karena dokter herry sudah menikah.
"Setelah pasangan suami istri itu, menikmati makan siangnya... "
Mereka berdua meninggalkan kantin rumah sakit . Thata yang sudah terbiasa manja sama dr herry.
Layak seperti remaja yang baru mengenal cinta.
Selalu bergandengan tangan ,melewati setiap lorong rumah sakit.
"Sebelum keruang dokter..." Pasangan itu menuju ke masjid, yang ada dilingkungan rumah sakit.
Setelah mereka berdua mengerjakan sholat berjama'ah empat rakaat. mereka pun, melangkah, kembali ke ruang dokter.
"Sesampai diruang dokter..." Thata lansung menuju ruang kamar istirahat yang ada didalam ruang dokter itu.
Hari ini thata memilih tidur siang , menunggu suaminya .
Dr herry merasa lega dan senang, jika istrinya selalu ada didalam pantauan matanya.
Sambil tersenyum dr herry' melanjutkan aktivitas nya dengan santai, sampai jam pulang pun tiba.
Dr herry pun membangunkan istrinya.
"Sayang... " Bangun cantik, ayo kita pulang sayang. dicium nya pucuk kepala thata.
Thata menggeliat membuka matanya. pemandangan seperti ini, dr herry senang melihat nya.
"Iya honey, emang sudah jam pulang kah..."Dr herry mengangguk pelan. Thata pun membenarkan hijab dan pakaiannya,setelah itu dia bangkit dibantu suaminya.
Mereka berdua pun meninggalkan ruang dokter melangkah kearah ruang life. yang langsung ke pakiran mobil nya.
__ADS_1
Pak muzi, yang sudah hapal, jam pulang dr herry, dia sudah setia menunggu disana.
Setelah yakin pasangan itu masuk ke mobil, pak muzi pun, meninggalkan rumah sakit.
***
"Waktu berjalan begitu cepat..." Tak terasa dua minggu berlalu.
Ujian praktek thata dan eka ' sudah selesai dengan baik.
Di kampus thata dan eka seperti biasa,dengan dr eric. Mereka bertiga sering ke kantin kampus.
"Persahabatan mereka tambah akrab... "
Walaupun hati dr eric' tetap tidak berubah, dia tetap mencintai thata.
Namun thata memperlakukan dr eric' layak seperti sahabatnya.
"Walaupun terkadang dr eric ..." melakukan hal yang tak meski dilakukan.hanya eka lah yang tau.
Cara dr eric ' memperhatikan thata ' Sesekali dia membelai kepala thata dan memberikan makanan buat thata
Perhatiannya tanpa dia sadari telah menyakiti dirinya sendiri.
Semua itu dibiarkan thata dan eka, selagi tidak melampaui batas.
Karena dr eric 'sadar siapa thata dan siapa dirinya.
"Sehingga waktu perpisahan mereka pun tiba..." Mereka bertiga mengadakan perpisahan hanya dikantin kampus.
Eka saksi bisu buat thata dan dr eric.
perpisahan selayak seorang sahabat akan pergi meninggalkan sahabatnya.
Yang lebih menyedihkan sebelum dr eric, meninggalkan than dan eka, mereka bertiga menangis seperti anak kecil yang takut kehilangan.
Dr eric 'seakan enggan ,meninggalkan sahabatnya sekaligus kekasih nya.
"Sebelum berangkat dia meminta ijin ..." Kepada thata dan eka.
Dr eric meminta no HP dan minta ijin memegang tangan thata.
Eka lah yang memberikan ijin dan mencatatkan no HP thata dan no HP dia. diberikan nya kepada dr eric.
"Setelah puas dr eric mencium tangan thata ..."Dia pun ,berpamitan pada eka.
Dr eric meminta eka menjaga thata dengan baik.
Setelah itu dia pun masuk ke mobilnya.
Tanpa menoleh kebelakang, mobil itu meninggalkan gerbang kampus.
Eka dan thata masih mematung,saling mendekap satu sama lain.
Sampai mobil dr eric' menghilang dari pandangan mereka berdua.
"Thata dan eka 'pun beranjak menuju kemobil eka.
Setelah mereka pergi dari kampus, thata meminta eka mengantarnya pulang kerumah saja.
Hari ini thata lelah jadi dia tidak ke rumah sakit.
************Bersambung**************
Hay... sahabat baca author. 😍😘😁
*** Terima kasih ***
__ADS_1