
"Hari-hari Cinta' selalu bahagia, tiada kesedihan, maupun duka... "Sebisa dia, selalu ada buat anak-anaknya kalifa dan akhtar.
Tidak perduli pada herry' mau ada atau pun ' tidak ada,bagi cinta sama saja.
Karena Herry' yang tidak pernah mau, melepaskan cintanya pada Cinta.
Bagi Cinta' Eric lah,yang terbaik didalam segala hal buat dia,maupun anak-anaknya.
Begitu juga Eric' dia bersyukur,bisa hidup kembali itu lah, anugrah buatnya.
Ketertarikan nya pada Cinta' bukan musibah malah sebaliknya,kehadiran Cinta' lah, hidupnya teramat berarti, yang tiada abisnya rasa sayang dan cintanya buat Cinta dan keluarga barunya.
***
"Seperti biasa, kesibukan aktivitas,membuat mereka lupa akan waktu yang terus melaju,memasuki hari-hari,silir berganti,sehingga tidak terasa tahun pun ter berus berlalu..."
"Kini tahun demi tahun,tidak terasa,sudah terlewatkan.
Banyak hal yang sudah mereka lalui, dengan kesibukan masing-masing,masalah kehidupan,mau suka atau pun duka.
Sehingga membuat mereka menjadi sosok yang bermacam ragam bentuk jiwa mereka.
"Cinta' meskipun selalu sibuk dengan rumah sakitnya..." Namun Eric' selalu menghandle kekurangan cinta.
Biar bagaimanapun, sesibuk nya cinta' selalu ada buat anak-anak nya.
Pasangan Eric dan Cinta selalu, ada waktu, jika Kalifa dan Akhtar meminta sesuatu, apa lagi waktu papi dan mommy nya selalu siap ada dan hadir.
"Jika ada liburan sekolah, Eric dan Cinta' pasti membawa anak-anak mereka,piknik keluar daerah maupun berkeliling dunia.
Seperti sekarang ini, mereka berempat lagi liburan keluar negeri.
"Kali ini kalifa' yang memilih Turki, tempat mereka berlibur sekarang.
Itu hadiah dari Eric' akan kelulusan kalifa yang mendapat rangking sekolahannya.
"Berbeda dengan Herry dan Emy' yang selalu sibuk di rumah sakit.
Sampai lupa jika kalifa' juga butuh perhatian,dari mereka.
Semenjak Herry' menikah dengan Emy,Kalifa' lebih banyak bersama Eric, Cinta dan Akhtar adik laki-lakinya.
"Kalifa sekarang bukan kalifa yang dulu, tidak butuh siapa-siapa selain ratna.
Kini kalifa, tumbuh menjadi sosok yang imut namun lebih sexy dari mommy nya.
"Kalifa memiliki tubuh, seperti Herry' tinggi, namun body seperti cinta.
Pada hal,dia baru saja lulus sekolah menengah,akan masuk sekolah tingkat atas.
Namun tubuhnya, seperti gadis remaja, yang sudah mau masuk kuliah.
__ADS_1
Kepintarannya,disekolah membuat dia menjadi idola, selain cantik, namun pintar didalam mata pelajaran apapun.
"Eric' teramat menyayangi kalifa' tidak pernah eric' membedakan anak-anaknya, semuanya disamakan. Makanya, kalifa' paling manja sama eric.
Saat dirumah, mau pun, saat liburan, Kalifa selalu bermanja sama mommy dan papinya.
" Papi,mommy,mainnya disini dong?bersama alifa dan akhtar . Kalifa' yang lagi bermain bola salju bersama Akhtar.
"Iya sayang,mainlah dulu, bersama dede akhtar.
Eric yang lagi sibuk, membatu cinta' mencari ponselnya.
Cinta lupa ponsel nya bersama kalifa.
" Emangnya mommy sama papi' cari apaan sih.
"Ini sayang, ponsel mommy kalifa' ada lihat gak nak. Cinta menanyakan ke kalifa.
" Mommy cantik, ini ada di alifa? Kalifa melihatkan ponsel Cinta' yang ada didalam tas ranselnya.
"Tadi kan mommy,kan yang berikan ke alifa' pas lagi maem mom...He-he He...
"Iya sayang, mommy lupa.Cinta melihat kearah kalifa.
" Makanya,cari barang itu harus sabar sayang, seperti mas selalu sabar menghadapi cintaku.
"Iya harus dong pi ' biar cinta kita, tambah adem sari ha-ha-ha...
Eric langsung mengecup bibir cinta.
Dibalas cinta' dengan mesra, sehingga lama mereka saling *******.
Eric' tersadar akan kehadiran anak-anak mereka di sana, perlahan melepaskan kecupan mereka.
" Sayang,lanjutkan mainnya,nanti lagi ya, papi takut cintaku, kebablasan he-he-he ...
"Kebalik kali pi. Cinta mencubit perut Eric.
" Sakit sayang, kalau mau cubitannya entar malem sayang. "Maunya...Cinta mencibir eric.
"Eric' yang selalu memanjakan cinta' tidak perduli dimana pun' mereka berada.
Setelah bersama Eric' Cinta merasakan kebahagiaan,berumah tangga yang seutuhnya.
Mereka selalu menikmati keromantisan mereka seperti dulu, tak pernah berubah. semakin tua semakin lengket.
Meskipun perbedaan umur Eric dan Cinta amat jauh berbeda.Namun Eric tetap awet muda, ketampanannya, jauh dari umur sebenarnya.
Karena dia pernah berpikir keras, hidupnya selalu happy, apa lagi jika bersama istri dan anak-anaknya.
"Anak-anak, ayo kita pulang ke villa dulu, hari sudah sore sayang,
__ADS_1
" Ok papi. kak ayo kita pulang dulu "Siap dedek. Mereka pun melangkah meninggalkan tempat wisata itu.
***
" Assalamu'alaikum... " Ibu sayang.
"Waallaikum salam... Ratna menjawab, salam herry' yang baru pulang dari aktivitas nya.
" Ibu sayang. Herry langsung mencium punggung tangan ratna,dibalas ratna dengan mencium pucuk kepala anak asuhnya.
"Oh, ya ibu kalifa, kok gak ada kelihatan,kemana dia, betah banget di rumah papinya, gak pulang-pulang.Herry melihat kearah rumah eric.
"Emangnya nak herry' tidak tau, kalifa' dan akhtar' ikut papi dan mommy nya, liburan ke Turki. Herry melihat wajah ratna.
"Ya ampun,ibu ada apa dengan ry' sehingga, melupakan anak ry sendiri.
Herry' terdiam langsung duduk di sofa ruang keluarga. " Nak emy' kemana, sayang.
"Biasa ibu, pulang lagi kerumah orang tuanya. Herry menjawab Ratna datar. "Sayang, jujur bingung bagaimana lagi, ingat menghadapi sikap mu yang seperti ini.
"Ry hanya mau cinta, ibu hiks... hiks... hiks.. ry, kangen cinta..hiks...hiks... Herry memeluk tubuh Ratna.
"Kamu sudah tua nak, kamu pikirkan dirimu, semakin kurus dan tidak terurus, kalifa membutuhkan mu,kamu ingat tahun-tahun yang lalu, dia pernah membenci daddy nya, itu yang ibu takutkan nak, jika kamu masih berharap,Cinta akan hidup serumah dengan mu, tidak mungkin sayang,kamu seharusnya bersyukur,masih bisa melihat dia ada disekitar kita,kasih sayangnya tidak berubah, malah dia dan eric' selalu siap ada buat kalifa.
"Coba kalau dia pergi dari sini, membawa kalifa, kamu bisa apa sayang.
Sekarang jernihkan pikiran mu, positif lah buat hidupmu, sekarang kalifa sudah menginjak remaja, apa kamu pikir kalifa masih kecil, dia tidak membutuhkan kasih sayang mu yang lebih,dia hanya butuh ibu yang bisa memberikan dia perhatian, tapi sekarang sudah beda sayang, dia sudah tubuh menjadi gadis kecil cantik dan imut seperti cinta pula wajahnya.
"Iya ibu sayang, kalifa mirip sama mommy, Ry 'baru sadar akan kecantikan kalifa, seperti cintaku. Herry menatap ibu asuhnya.
"Nah sekarang tumpahkan rasa cintamu pada Cinta' berikan kepada kalifa.
Biar Cinta' tidak akan bisa membenci sikapmu, sayang.
Herry' terdiam,tanpa suara, tidak ada tangisannya lagi.
"Dia pun' beranjak dari duduknya, setelah permisi dari ibu asuhnya.
Herry' melangkah menaiki anak tangga,langsung masuk ke kamar kalifa.
Dilihatnya barang-barangnya,kenangan dia disaat masih bersama cinta dulu.
Herry' tersenyum kecil,dia mengingat masa dia bersama Cinta.
Kini dia mulai mengingat kalifa, buah hatinya, yang tercinta hasil cintanya bersama Cinta.
*****_*****_Bersambung_*****_*****
💪🤗🥰😍😘
👀👀👀👀👀👀💋👀👀👀👀👀👀
__ADS_1
***