
"Cinta dan Eka pun' meninggal kan kota Jakarta..." kini mereka memasuki Bandar Udara Singapura Changi. Marco dan Marlan sudah hadir, menunggu pasangan sahabat itu.
"Kapan mereka sampai, kenapa pula lama betul, lan " Jadi orang harus sabarlah co. "Nah itu cinta lan. " Iya co. Mereka berdua menghampiri cinta dan eka.
"Selamat datang nona cinta dan nona eka.kenalkan saya Marco pengecara eric, ini sahabat kami Marlan. " Saya cinta "Saya eka " Ya cinta dan eka ayo ikut kami, marlan pun memberi jalan buat cinta dan eka.
"Mereka pun 'masuk ke mobil mewah milik Tama sahabat sekalian adik angkat eric. Mereka pun meninggal bandar udara Changi.
Tak ada suara dari cinta dan eka hanya suara marlan yang bercanda sama Marco,cinta dan eka jadi bingung melihat sahabat eric ini, seperti tidak ada kesusahan apa kah mereka bohong.
"Nona-nana jangan pandang kami seperti itu, jangan menaruh curiga pada kami. Marco melihat wajah cinta didalam kecemasan. " Tidak kok mas Marco, Eka sambil tersenyum ke arah Marco, berusaha tenang.
Kini mereka pun tiba DiRumah Sakit Mount Elizabeth.
"Cinta dan Eka pun 'Turun dari mobil,mengikuti langkah dua sahabat eric itu memasuki, rumah sakit tersebut .
Sambil melangkah Cinta memegang tangan Eka, jantung nya berdetak kencang seakan mau keluar dari dadanya.
" Say,.. thata takut. "Takut apa cinta, kamu tenang cin... mereka pun sampai diruang ICU disambut pemuda genteng tidak kalah ganteng nya dengan Eric. Dia adalah Tama . " Nona cinta ya. Tama menyambut "Iya saya cinta ini Eka sahabat mas eric juga. " Ok nona, ayo kita lihat keadaan eric.Mereka pun melangkah, memasuki ruang khusus ICU VIP itu.
Sesampainya mereka disana Cinta langsung berlari kecil menghampiri bed tempat eric yang terbaring koma itu. Air mata cinta pun sudah gak bisa lagi ditahannya.
"Mas eric 'hiks... hiks... hiks... " Bangun mas'lihat thata sekarang sudah ada disamping mas... hiks.. hiks.. hiks... bangun mas ada Eka juga mas, Cinta langsung memeluk tubuh koma itu. "Iya mas eric'bangun dong kasih cinta mas eric.. hiks... hiks... hiks... Eric ada respon, Tama dengan cepat berlari menghampiri eric.
"!Cinta yang melihat eric'seperti keabisan oksigen langsung melepas pelukanya. seperti orang takut mundur memeluk Eka yang masih berdiri di belakang cinta.Menangis sejadi-jadinya eka juga menangis.
__ADS_1
Tama dengan cepat mengambil tindakannya.
Kini keadaan eric' kembali stabil.
Eric membuka matanya. Cinta melihat eric membuka mata langsung memegang tangan eric.
"Mas eric.. hiks... hiks.. hiks.. Eric' pun memegang tangan cinta.
" Setelah itu matanya terpejam kembali.Cinta yang bingung menangis lagi dipeluknya lagi tubuh eric. eric yang sadar akan cinta seperti itu, kebali membuka matanya. matanya kosong seakan tidak mengenai cinta.
"Cinta... kamu yang sabar ,mungkin mas eric' belum stabil. " Iya bener nona, lebih baik kalian berdua istrahat dulu disana.
Cinta dan Eka pun melangkah ke sofa yang ada diruang itu.Cinta tidak bisa, menghentikan tangis nya. "Cin... bisa, gak kamu berhenti menangis " Hiks... hiks... hiks.. cinta hanya menggeleng hiks... hiks. Cinta melangkah kekamar mandi yang ada diruang itu.Eka masih duduk memejam kan matanya, dia merasa pusing dan mual.
Marco dan marlan begitu juga tama, mendekat bed eric.
"Eka yang lagi, merem langsung ngakak. "Ha-ha-ha.. kalian ini lucu sumpah deh, Teman-teman mas eric lucu-lucu.ha-ha-ha.. " Apaan say... kok tertawa. "Itu Teman-teman mas eric lucu-lucu ha-ha-ha...
Teman-teman eric melirik bersamaan ke arah eka.
"Cinta, aku laper cin... " Mereka belum kalian kasih makan. tama bertanya pada dua sahabat nya. "Belum tam. marlan menjawab sambil menoleh kearah marco. " Tunggu ya nona kami pesan makanan dulu. "Kalian pikir, ini restoran apa hem " Iyaa sabar napa, Marco pun 'melangkah disusul sama marlan, menuju kearah pintu keluar hingga menghilang dibalik dinding.
"Tama pun melangkah kearah sofa, mendekati cinta dan eka, dia bertanya bagaimana cinta kenal sama eric.
Cinta pun bercerita detail , kadang eka menyimpali cerita nya.tama hanya manggut-manggut, mengerti.
__ADS_1
Tiba-tiba eric' terbangun dari tidur panjangnya,memanggil cinta.
"Sayang... cintaku, eric menoleh kearah mereka bertiga. cinta langsung berlari kecil menghampiri eric. " Iya mas eric' hiks..hiks...mas eric. cinta pun 'langsung memeluk eric. "Sayang kapan datang nya, siapa yang kasi tau cintaku. eric membelai punggung cinta yang masih memeluk nya. " Mas tama, mas hiks.. hiks... hiks.. "Sudah jangan menangis lagi sayang, mas sudah bangun, Terima kasih cintaku,mas sayang cinta. cinta pun' melepas peluknya , menghapus air matanya.
" Sayang mas sudah maem. cinta menggeleng kan kepala. "Tama?Marco sama marlan mana?.. " Cari makan kak eric, tau dari tadi belum pulang-pulang. "Sabar sayang ya.tama aku pengen bangun.Tama pun langsung beranjak dari sofa langsung kearah eric. Tama pun membangun kan eric.
" Holo ric, sudah sadar kau. Marco masuk langsung ke arah eric. "Marlan yang membawa makan langsung ke meja sofa , meletakan makanan yang mereka beli. " Nona-nana cantik silahkan dimakan.
"Terima kasih mas marlan. eka yang sudah lapar banget langsung membuka makanan itu.
Cinta yang masih ngobrol sama eric.tidak perduli dia lapar. "Sayang pergi makanlah. eric membelai pipi cinta. eric takut berbuat lebih karena dia sadar cinta bukan halal nya. Cinta pun melangkah mengambil nasi bukus yang dibeli Marco dan marlan.
" Marco masih ngobrol sama eric 'entah apa yang mereka omongkan.
Cinta selesai makan langsung melangkah kearah eric. menemankan eric yang bercerita tentang dia yang sesungguhnya. cinta hanya diam menikmati wajah tampan eric yang asik bercerita Sambil memainkan tangan cinta.
Eka yang kelelahan tertidur diatas sofa. Eric melihat kearah Eka.
"Sayang, bagaimana dengan kandungan eka, kenapa dia yang terbang kesini. " Mas herry yang meminta eka' yang nemani thata'mas eric. "Besok biar mas suruh tama , bawa dia periksa kandungan nya." Iya mas eric. "Oh ya, kenapa herry ijin kan sayang menemui mas cintaku hem... Eric sambil memegang pipi cinta. " Thata' bilang ke mas herry kalau, thata juga sayang dan cinta sama eric, seperti thata cinta sama mas herry. "He--he-he sayang... kamu terlalu polos cintaku, mas tidak akan merampas istrinya herry.
" Hem terus gak Terima thata lagi mas ,. cinta cemberut. eric memcium bibir cinta, lembut , cinta membalasnya, dengan mesra.eric yang sadar, siapa cinta langsung melepas pelan."Terima kasih sayang, bagi mas kamu ada, mas sudah ,merasakan puas melihatmu tersenyum, ada selalu menemani mas seperti kemaren itu sudah cukup buat, mas.
" Tapi thata sedih melihat mas menjalani hidup tanpa thata disisi mas eric. "Emang nya cintaku rela melakukan permintaan mas, " Apa mas eric, thata mau. "He-he-he Jangan sampai sayang. Cinta melihat wajah eric dalam , penuh pertanyaan. Eric tertunduk merasakan sakit dikepalanya. " Sayang mas, mau berbaring. Cinta pun membantu eric ' merebahkan tubuh nya.
**********Bersambung***********
__ADS_1
🙋😘❤😍