Cintanya Cinta

Cintanya Cinta
Eric & Cinta Selalu Ada buat Kalifa dan Akhtar


__ADS_3

"Setiap pagi Cinta' dan Eric' sebelum berangkat ke rumah sakitnya, selalu menyempatkan waktunya buat di rumah.


Kalifa disibukkan dengan, tugasnya disekolah.


Begitu juga dengan akhtar yang baru masuk sekolah dasar.


Setelah Eric' mendapat telpon,dari herry' langsung beranjak dari cinta.


" Papi, mau kemana!!! Cinta yang lagi merapikan pakaian dedek akhtar' mau berangkat sekolah bareng cinta dan eric.


"Entar sayang, papi mau antar kalifa dulu, ke sekolahannya, soalnya herry' tidak sempat cintaku. Eric melangkah keluar dari kamar.


"Oh, kok mas herry' sibuk mulu sih, pi!!! Cinta memasang muka datar


"Gak papa sayang,soalnya sekolah kalifa beda jalur sama kita, jika bareng berangkatnya, makanya papi antar kalifa dulu.


Eric' melangkah kearah luar rumah menuju kearah mobil.


Tugas Eric' biasa hanya menjemput kalifa' tapi hari dia yang akan mengatakan anak manjanya, yang baru duduk disekolah kelas tujuh itu.


" Sayang, ayo papi antar. eric yang keluar dari mobil membujuk kalifa' yang lagi ngambek sama daddy nya.


"Papi lagi yang handle, daddy tidak tanggung jawab buat alifa.


" Sudah sayang, mau papi atau daddy, sama saja cantik. Eric mencium pucuk kepala kalifa.


"Iya sayang, ayo bangun, kasihan tu papi, sudah menunggu,entar ke sekolahannya telat sayang. Ratna juga ikut membujuk kalifa.


" Ayo pi, grandma?alifa pergi dulu. "Iya cantik grandma. kalifa mencium punggung tangan ratna, dibalas ratna cium pucuk kepala kalifa.


Dia pun' Melangkah beriringan eric' masuk kedalam mobil eric.


" Mobil pun meninggalkan, pekarangan dua rumah megah itu.


"Sayang, dengerin papi ya?cantik kalau mau pintar gak boleh ngambek, papi siap ada buatmu nak,coba cantik berpikir jernih,ada bedanya gak papi sama daddy.


Eric' menyetir sambil memberi melirik kearah kalifa' yang masih memang muka asem.


"Tapi papi? alifa' ini, tanggung jawab daddy,papi. seharusnya segala waktunya, harus buat alifa' bukan hanya buat mimi emy.


"Iya, papi mengerti sayang, kalau ada papi ngapain, nungguin daddy, papi maunya alifa' belajar yang giat, biar pintar, alifa mau apapun akan papi' berikan ok sayang? ayo senyumnya, cantik papi mana? papi gak suka lihat wajah asemnya, anak cantik papi.


Eric' dengan kelembutan sikapnya.


"Belajar yang benar ya, cantik papi.kini mereka sudah sampai, digerbang sekolahan kalifa.


"Siap papi sayang, alifa turun dulu.kalifa mencium punggung tangan eric "Iya sayang papi.Eric mencium pucuk kepala Kalifa.


Kalifa pun turun dari mobil eric' langsung melangkah masuk didalam halaman sekolah nya.

__ADS_1


Eric' meninggalkan , gerbang sekolah kalifa.


Jarak rumah,dengan kesekolah kalifa hanya sepuluh puluh menit,jika pakai kendaraan.


"Sayang, sudah siap. eric' yang baru tiba dirumahnya. " Sudah dong papi, ayo dedek,nanti lagi mainnya, nak. "Siap mom. Akhtar langsung mengikuti langkah, papi dan mommy kearah gerasi mobilnya.


Mereka bertiga masuk ke mobil langsung meninggalkan rumah mereka.


***


"Hari ini Herry' disibukkan dengan urusannya dengan emy, yang tidak mau telat dijemput..."


Karena kemarin emy, pulang ke rumah orang tuanya.


Maka dari itu herry' pagi-pagi sudah pergi, meninggalkan rumahnya.


"Kenapa lama menjemputnya. Emy memasang muka datar.


" Maaf tadi kena macet sayang. Herry' malas berdebat sama istrinya yang mandul ini.


"Kalau emang gak bisa jemput,gak papa .Emy bisa kok bawa mobil sendiri. " Sudah lah, yang pastikan ry' sudah jemput sayang. Emy kesal kalau Herry tidak pernah mau ,ikut ke rumah orang tuanya.


Soalnya Herry paling gak suka hidupnya diatur-atur sama emy.


"Kehidupan rumah tangga Herry dan Emy' hanya simbul aja.


Semua itu kesalahan Herry yang tidak pernah bisa mencintai emy, seutuhnya.


"Hari-hari, Herry' selalu disibukan dengan urusan rumah sakit dan teman-temannya.


Kadang pulang dari rumah sakit, dia pergi main ke rumah temannya, yang sering mengajak pergi mancing.


Seperti itulah bertahun-tahun lamanya.


" Bagi Herry' Emy, musibah buatnya, tidak ada keindahan didalam kehidupannya selama dia berpisah dengan cinta.


Cinta' yang tau karakter Herry' hanya bisa melihat, namun tidak bisa berbuat apa-apa, karena semua ini salahnya.


Pernah sekali Cinta' menegur Herry' karena Emy mengadu, pada Cinta' tentang sikap Herry' yang selalu dingin disaat bersama dia, mau diranjang ataupun disetiap harinya.


*Cerita ulang*


"Honey, boleh thata ngomong. " Iya,sayang... cantik mau ngomong apa. Herry yang selalu lembut terhadap cinta.


"Honey, jika sudah cape menghadapi emy, ceraikan saja, dari pada emy mengadu sama thata. Herry melihat wajah cinta dengan mata sendunya.


"Cantik maafkan honey, yang tidak bisa menggantikan posisi, sayang dihati honey. Herry memeluk cinta erat.


"Honey jika sikap honey, seperti ini thata gak tau harus berbuat apa lagi.Herry tidak menghiraukan Kata-kata cinta malah dia, mencium bibir cinta.

__ADS_1


" Honey cukup, kita bukan lagi suami istri, Jujur ya honey, Jika thata' tidak melihat kalifa dan akhtar, mungkin thata sudah lama mati, kerena sikap honey yang seperti ini. Herry nya diam, memainkan wajah cinta.


"Hidup kita sekarang buat Anak-anak honey, kita semakin tua, jika sikap honey tidak berubah, kasihan, thata dan kalifa' honey. Cinta mencium tangan Herry setelah itu dilepasnya perlahan.


"Cinta pun' beranjak meninggalkan ruang kerja Herry, yang ada didalam rumah megah itu.


Herry hanya bisa, melihat kepergian cinta.


Ratna' yang melihat,hanya bisa mengawasi percakapan, anak-anak asuhnya.


"Setelah cinta'pergi ratna pun' menghampiri Herry' yang masih menangis,sambil mendekap dua belah tangannya.


"Sayang, nak cinta, benar nak, kamu harus semangat, ini semua sudah jalan-Nya, takdir kalian.


Mau disesalkan pun tidak ada artinya lagi.


" Iya ibu sayang, maafkan ry. tapi hati ry, sakit ibu jika bersama emy, herry tidak bisa, melepaskan ingatan ry, masa bersama cinta. hiks... hiks... hiks.. sakit ibu.


"Iya ibu memahami mu, nak. Ratna memeluk anak asuhnya. " Herry mau ceraikan emy saja ibu sayang.


"Itu semua ada ditangan mu, sayang?apapun keputusan mu, ibu hanya bisa mengikuti, kemauan pilihan mu sayang.


Hari-hari Herry' dialihkannya dengan kesibukan sendiri.


Dia memilih tetap bersama emy, tapi tidak sejalan.


***


" Eric' yang lagi,ngobrol bersama, para pegawai rumah sakitnya.


Langsung permisi, karena dia melihat arloji ditangannya sudah waktu dia menjemput kalifa dan akhtar' pulang dari sekolah.


Dia pun' melangkah ke parkiran didepan rumahnya, langsung masuk ke mobil nya.


"Setiap hari nya,dia hanya disibukan mengurus Anak-anak nya,jika tidak ada operasi mendadak.


Hidupnya benar-benar dia Manfaatkan untuk hal yang berguna, bagi keluarganya.


"Bukan dia tidak mampu mengaji supir.Namun dia lebih menghargai sisa hidupnya, yang sudah diberikan, kesempatan hidup yang kedua kali.


Maka dari itu eric' menghargai waktu nya berbuat kebaikan mau dilingkungan nya, atau pun buat orang lain.


Waktunya, hanya ibadah buat dirinya, berdoa dan usaha untuk orang lain.


"Berbeda dengan Herry, selalu salah didalam bertindak, mau buat dirinya, ataupun pada orang lain.


*****_******Bersambung_******_*****


💋😍😘🤗👀

__ADS_1


__ADS_2