Couples Savage

Couples Savage
penyelamatan


__ADS_3

Saat pria itu berkata seperti itu, di belakang nya muncul 4 orang pria yang gagah dan berotot.


____________________________________________


"Tunggu, tunggu sebentar, lo bilang kalo lo mau buat kami ngerasain yang nama nya neraka?" Clara.


"Ada apa?, kau tak percaya?" pria misterus.


"Bukan nya kami tak percaya, tapi biasa nya hal itu kami yang melakukan nya, ya kan Clara?".


"Yup".


"Kalu begitu, berarti anggap saja kami membalaskan dendam dari orang orang yang kau buat merasakan nya".


"Jika kau bisa😈" tantang Fransisca.


"Baiklah, kalian, lakukan lah segera, kalo bisa langsung saja" pria misterius.


"Baiklah tuan".


Ke 4 pria berotot itu mendekat dan pria misterus itu mengaktifkan kamera nya untuk merekam semua yang akan terjadi di sana.


"Kalian ber2 cantik juga yaa, ahh aku semakin bersemangat" ucap salah satu pria itu sambil mencium bau tubuh dari Clara.


"Apa kalian siap sayang, tenang saja kami akan melakukan nya dngn lembut" ucap pria lain nya pada Fransisca.


"Jangan banyak bicara, cepat lakukan".


Fransisca dan Clara hanya menyeringai layak nya seorang iblis yang siap menerkam.


"(Lebih dekat lagi sayang😈😈😈)" ucap Fransisca dan Clara dalam hati.

__ADS_1


Saat pria itu mendekat kan wajah nya, kaki Fransisca dan Clara siap untuk bertindak, tapi hal itu di hentikan saat ada orang yang mendobrak pintu dngn kasar, membuat pintu gudang itu roboh, hal itu membuat semua yang berada di ruangan itu terkejut, tak terkecuali Fransisca dan Clara, mereka membatalkan untuk menyerang mereka, dan meluruskan kaki nya kembali secara perlahan.


Brak


Suara itu dan pintu yg terbuka membuat semua nya menoleh ke arah pintu, tiba tiba.


Bug bug


Pukulan kuat mendarat di wajah pria misterus itu, yaaa 1 orang pria masuk tiba tiba dan langsung memukul pria misterus itu, bukan hanya 1, tiba tiba dari pintu itu masuk segerombolan orang dan langsung membuat ke 5 pria tadi berlutut.


Fransisca dan Clara lebih memilih melihat tanpa suara, ke2 pria yg di rasa ketua dari grobolan orang yg menyelamatkan mereka itu, mereka berjalan mendekat ke arah Clara dan Fransisca.


"Ha, Davian".


"Maxim".


Senyuman khas terukir di wajah mereka ber4.


"Haa sayang, banyak sekali yang kita alami akhir akhir ini" ucap Maxim yg juga berjalan mendekat.


Saat jarak mereka hanya 1 langkah, terlihat lah wajah Davian dan Maxim yg tersenyum ke pada 2 wanita cantik itu.


Davian dan Maxim pun berlutut di hadapan ke2 wanita itu, wajah mereka pun sejajar.


"Apakah aku boleh membukakan ikatan tangan mu?" ucap Davian dan Maxim menanyakan hal itu pada ke2 wanita yang berada di depan mereka.


"Ku rasa kau tak perlu melakukan nya" Fransisca dan Clara pun berdiri dari tempat mereka duduk, dan memegang tali yang mengikat tangan mereka.


"Lihat, kami bukan lah wanita manja dan lemah" tangan mereka pun melepaskan tali yang mereka genggam.


Hal itu membuat Davian dan Maxin tersenyum, mereka pun berdiri dari posisi semula menghadap ke arah wanita mereka.

__ADS_1


"Kau membuat ku semakin tertantang untuk mendapatkan mu sayang" ucap Davian menggoda.


"Sudah lah, bagaimana bisa kalian kemari?" tanya Fransisca.


"Ada yang menelfon kami dngn no yang tak di kenal, dia meminta kami untuk segera kemari, jadi untuk jaga jaga kami membawa pengawal ini" jawab Maxim.


"Sebanyak ini?" Clara.


"Ya".


"Kalian bawa mereka ke markas, dan pukuli mereka habis habisan, buat mereka mengatakan siapa yang menyuruh mereka" ucap Davian.


"Baik tuan🙇‍♂️" ucap kompak para bodyguard, mereka pun hendak berjalan dan membawa ke 5 orang pria itu, tapi langkah mereka terhenti.


"Tunggu" ucap Fransisca.


"Ada apa lagi sayang?".


"Lebih baik jika kami yang melakukan nya ya kan Clara".


"Ya, kau benar, mereka membuat ku bersemangat😈".


"As your wish hony/baby" ucap Davian dan Maxim.


"Bawa mereka ke markas, dan jangan sampai mereka kabur, jika mereka kabur, kalian lah yang akan menggantikan mereka untuk mendapatkan hukuman nya" ucap sinis Maxim.


"Baik tuan🙇‍♂️" ucap bersamaan para bodyguard.


Mereka semua pun pergi meninggalkan gudang tua itu bersamaan.


Maxim dan Clara 1 mobil bersama dan Fransisca bersama Davian.

__ADS_1


__ADS_2