Couples Savage

Couples Savage
-


__ADS_3

Fransisca pun keluar dari ruangan itu, dan memerintahkan seseorang untuk membersihkan ruangan itu.


Fransisca pun berjalan ke lantai 3.


#di lantai 3 terdapat 4 kamar elit, apa pun yang terjadi di luar kamar tak akan terdengar sampai ke kamar, semua ruangan di markas itu adalah ruangan kedap suara#.


"Sayang, kau sudah selesai ya?" tanya Davian yang sedang duduk di ranjang, menyandarkan diri nya di dinding dan membaca buku.


"Hm" berjalan mengarah ke lemari untuk mengambil baju ganti.


Skip


Fransisca yang selesai mandi pun langsung keluar, Davian masih fokus dengan buku nya tak melirik sedikit pun ke Fransisca.


"Oh ya kamu, mau bayar pake apa?, kali pake uang lebih baik kamu batalin, aku udah punya banyak" ucap Davian yang masih tetap fokus pada buku nya.


"Apa aku terlihat begitu bodoh?" berjalan untuk meletakan kembali handuk yang sudah selesai ia gunakan.


"Ya jadi apa?, dan kapan?" tanya Davian yang masih fokua dengan buku nya tanpa melirik sedikit pun ke arah Fransisca.


Fransisca pun berjalan mendekat ke kasur yang di sana sudah ada Davian, Fransisca pun mulai menaiki kasur dan tiba tiba Fransisca mengelus perut Davian, yang membuat Davian merinding sekaligus terkejut.


Davian langsung meletakan buku nya dan melihat ke arah Fransisca.


"Apa yang kau lakukan?, dan... apa kau mencoba untuk menggoda ku?, atau apakah ini bayaran nya?" tanya Davian sambil menatap Fransisca.


"Ya, ini bayaran nya, dan ku rasa ini juga yang kau ingin kan" jawab Fransisca.

__ADS_1


#Fransisca memakai pakaian tidur yg sangat tipis, jadi pakaian dalam pun langsung terlihat#.


"Kau memang yg terbaik" Davian pun langsung menindih tubuh Fransisca dan mulai *******, menciumi setiap inci tubuh Fransisca, dan membuat banyak sekali ****** di tubuh Fransisca.


Mereka bermain cukup lama, yaa mungkin sampai 4 jam yaa, dan sekarang udah pukul 2, mereka pun tidur sambil berpelukan.


#mereka nggak ngelakuin hungungan ***, cuma yaa..., bingung author#.


#btw, Clara sama Maxim juga masih di markas, kurang lebih kejadian nya sama kek Fransisca#


Hari pun berganti pagi, dan Davian bangun lebih dulu dari pada Fransisca, Davian bangun dengan wajah yang tersenyum indah saat melihat Fransisca berada di samping nya, dia mengingat malam panjang itu, hal yang tak pernah di berikan nya pada seorang wanita, tapi di berikan nya hanya pada Fransisca.


"Apakah seorang pisikopat sehebat ini?" tanya dafian pelan sambil mengelus lembut rambut Fransisca.


"kau berhasil membuat ku tertunduk pada mu, kau berhasil membuat hati yang beku ini mencair, kau berhasil membuat ku menjadi budak mu" davian mengatakan semua itu dengan senyuman dan terus mengelus lembut rambut Fransisca.


"Kau bangun sayang".


"Hm, kenapa kau menatap ku?".


"Tidak, aku hanya ingin menatap, apa itu tidak boleh?".


"Itu membuat ku terusik" merubah posisi menjadi duduk.


"Kita ada kelas siang, apa kau ingin melanjutkan tidur mu, atau kita bisa jalan jalan sebentar"


"Aku ingin pulang, aku rindu dengan kamar ku".

__ADS_1


"Baiklah, bersihkan dulu diri mu, nanti akan ku antar".


"Hm" Fransisca pun langsung turun dari kasur dan berjalan ke arah toilet, plus di ikuti oleh Davian yg juga ingin mandi.


"Apa kau tak bisa menunggu?" tanya Fransisca.


"Aku ingin mandi bersama mu" puppy eyes on.


"Ahhh, baiklah" berjalan masuk ke toilet.


*bahagia* "Trima kasih sayang😊".


Mereka pun membersihkan diri bersama, sampai di mana Fransisca berdiri di depan cermin di kamar mandi...


"😨😨😨😨😨"


"Daviannnn" *smile like a davil*.


"Apa harus ya buat tanda sebanyak ini?".


"Eh, heheh😁😁, itu..., anu..., em...".


"πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘, Huuuhh" *menghela nafas panjang*


Tanpa banyak bertanya Fransisca langsung mencari pakaian yang bisa menutup semua tubuh nya, tapi di sana lebih banyak pakaian pria yg berukuran besar, tanpa ada pilihan lain Fransisca harus menggunakan nya.


TBC

__ADS_1


__ADS_2