
Masuk lah mereka ke kelas dan duduk di sebelah Fransisca yang sudah berada di sana duluan.
"Lo kenapa sih sis?" Tanya Clara.
"Enggak tau gue, mood gue tiba tiba buruk, bawaan nya kesel".
"Lo lagi mau dapet kali".
"Udah kok waktu itu".
"Guys, abis istirahat nanti kita nggak ikut kelas" potong Maxim.
"Loh kenapa?" Tanya Clara.
"Ada urusan penting, dan harus di kerjakan hari ini juga".
"Se penting itu kah?" Tanya Fransisca.
__ADS_1
"Iya sayang" sambung Davian.
Setelah itu dosen pun masuk kelas dan langsung memulai pelajaran hari itu, selama pelajaran di mulai, tangan Davian dan Maxim tak bisa diam, merabah sana dan sini, di kelas itu cukup sepi dan mereka ber4 duduk di kursi paling belakang.
#btw, tempat duduk nya kek bioskop itu loh, kan ada universitas yg kek gitu, kalian pasti tau#.
Fransisca sudah bertanya pada Davian apa yang di lakukan tangan nya, tapi dngn enteng nya Davian menjawab.
"Aku akan rindu dengan mu, jadi biarkan tangan ku bermain walaw sebentar" dan di tambah lagi dengan rengekan nya yang membuat Fransisca luluh dan tak tega untuk menolak nya, desahan kecil yang hanya bisa mereka dengar membuat tangan Davian dan Maxim semakin menjadi.
Beberapa menit lagi kelas berhenti dan tangan mereka ber2 juga berhenti.
Clara dan Fransisca yang sudah mengikuti permainan mereka pun kecewa dengan hal itu, tapi seolah seolah tau apa yang di fikir kan mereka, Davian dan Maxim mengatakan jika akan melanjutkan nya nanti, sontak pernyataan itu membuat pipi ke2 gadis itu memerah layaknya tomat.
Bel istirahat berbunyi dan mereka makan bersama sama, tak ada gangguan dari Amanda dan teman teman nya itu, entah sudah pasrah atau sedang merencanakan hal yang lebih gila lagi.
Setelah selesai jam istirahat, mereka berpisah, ke2 pria itu pergi keluar kampus sedangkan ke2 gadis itu melanjutkan pelajaran nya.
__ADS_1
Biologi, kelas yang akan mereka masuki, saat mereka memasuki kelas itu, mereka terkejut saat melihat kelas itu di penuhi oleh mahasiswa, semua kursi di sana terisi penuh kecuali di dekat jendela, tanpa banyak bertanya, mereka ber2 langsung duduk di sana, jendela yang langsung mengarah ke lapangan luas dan besar yang di miliki oleh kampus itu.
Fransisca dan Clara merasa sedikit ada yang hilang dari mereka, diam dan menatap papan tulis di depan mereka, hanya itu yang mereka lakukan.
Kali ini yang mengajar mereka bukan lah dosen, tapi wakil dosen yang dia sendiri adalah seorang mahasiswa, jam jam akhir pelajaran pun terus berjalan, dan hal aneh pun terjadi.
Wakil dosen itu melukis sesuatu yg membuat Fransisca dan Clara terbangun dari lamunan mereka, Wakil dosen itu menggambar 2 love yg di tengah tengah nya tertulis nama mereka ber2.
Sang wakil dosen dan semua mahasiswa di dalam kelas itu menatap Fransisca dan Clara dengan senyuman, Fransisca dan Clara masih belum memahami apa yang terjadi, dan otak mereka tiba tiba tak bisa berfungsi.
Sang wakil dosen itu memberikan aba aba dengan mata nya ke ke2 gadis itu untuk melihat ke jendela luar.
Mereka ber2 yang mengerti namun masih bingung pun menoleh kan kepala mereka dan menatap ke luar jendela, betapa terkejut nya mereka saat melihat ke luar...
Perasaan yang tak terbendung di rasakan, senang, terkejut, terharu bercampur menjadi satu, yaa di bawah sana sudah berdiri Davian dan Maxim yang saat ini mereka sedang mendangakan kepala mereka menatap gadis cantik mereka dari kejauhan.
TBC
__ADS_1
mau tau bagaimana Davian dan Maxim memenangkan hati ke2 gadis itu?, besok yaaa๐๐, like nya dulu, Comment juga, kalo boleh tip dan rate nya juga๐.
thank all