Couples Savage

Couples Savage
pulang


__ADS_3

Setelah itu pun mereka kembali ke hotel untuk beristirahat.


______________________________________________


Mereka pun sudah berada di kemar hotel, dan sekarang Fransisca sedang duduk di lantai/bawah ranjang membongkar semua isi bag belanjaan nya tadi, makanan, aksesoris semua nya terkapar di sana.


Sedangkan Davian sedang duduk di atas ranjang dan bersendar, dia membuka memori yang isi nya foto foto mereka tadi.


Fransisca membuka makanan nya dan memakan dengan lahap.


"Hmm manis, kau mau?".


"Kau makan lah sendiri, aku tak mau itu" Davian turun ke bawah duduk di belakang Fransisca dan....


"Aku mau ini" tangan Davian langsung mendarat ke.... #aduhh, author bimbang๐Ÿ˜ญ#


Tangan Davian langsung mendarat ke **** * dan salah 1 gunung Fransisca, tak hanya itu, Davian juga menciumi leher wangi Fransisca.


"๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘" Fransisca.


"๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜" Davian.


Setelah itu Davian mendudukan tubuh Fransisca ke pangkuan nya dan melepaskan tangan nya, Davian meletakan kepala nya di pundak Fransisca, dan tangan Davian sekarang sedang memegang kamera melihat semua gambar mereka #jadi posisi nya itu kek Davian meluk Fransisca ya#.


"Lagi ngapain sih?" Tanya Fransisca sambil mengunyah makanan.


"Ini, lagi mau liatin foto kita" jawah Davian yang fokus pada layar kamera.


Fransisca sibuk memakan makanan nya dan Davian sibuk melihat lihat foto.


"Sayang, liat deh, kamu manis banget tau nggak di sini".


"Ahhh apa iya?, Imutan aku yang itu atau yamg sekarang?".


"Yah yang ini dong" jawab Davian sambil mengecup tengkuk Fransisca, Fransisca merasa geli saat itu dan Davian teringat akan sesuatu.

__ADS_1


"Sayang".


"Hm".


"Sebenar nya yaa kalo mau di fikir fikir, seorang sikopat itu nggak akan melukai orang yang di sayang atau diri nya sendiri dalam keadaan sadar atau tanpa alasan".


"Soo, maksud mu?" Fransisca langsung menyimak.


"Yaa, kamu fikir sendiri deh, apa alasan kamu untuk ngelukai aku dan diri mu sendiri malam itu?".


"Entah lah, aku hanya ingin, kau tau, sama seperti mu yang sedang bernafsu, begitu juga dengan aku, malam itu aku benar benar sangat ingin melukai seseorang".


"Sayang, ku rasa kau bukan hanya seorang pisikopat, kau juga seperti manusia yang haus akan darah".


Fransisca terkejut mendengar hal itu, dia langsung membalikan tubuh nya dan menatap wajah Davian, begitu juga dengan Davian.


"Sebentar, manusia haus darah yaa...." Fransisca mulai berfikir, dan...


"Ya, ku rasa kau benar, jika aku fikir kan lagi, aku mendapatkan kepuasan saat melihat darah mengalir, tak perduli darah itu keluar dari siapa, tapi saat aku sudah melihat darah mengalir, maka aku sulit mengendalikan diri ku untuk berhenti" jelas Fransisca.


"Jadi, apa kau sering melukai diri mu sendiri?" Tanya Davian yang berharap jawaban tidak dari bibir indah Fransisca.


"Iya, aku cukup sering, jika tidak ada tawanan, atau hewan di dekat ku, maka tak ada pilihan lain selain melukai diri ku sendiri" jawab enteng Fransisca yang di sambut terkejut oleh Davian saat mendengar hal itu.


"Sayang dengar kan aku oke, kau sekarang adalah milik ku, hanya milik ku, dan aku tak ingin siapa pun melukai atau menyakiti mu, bahkan diri mu sendiri, aku sudah mendapatkan jalan keluar dari masalah mu ini, dan aku hanya perlu kau untuk ikut berjuang juga, jangan lukai diri mu sendiri lagi oke?, Aku benar benar cemas dan takut akan kehilangan kau" jelas Davian dengan nada lirih nya.


"Baiklah, aku juga sudah memikirkan nya dengan matang, aku tak akan melukai diri ku dan juga melukai diri mu lagiโ˜บ๏ธ".


"Itu bagusโ˜บ๏ธ" jawaban dari Fransisca berhasil membuat Davian tenang dan memeluk erat kekasih nya itu.


Skip


Setelah banyak waktu, jam dan menit yang mereka habis kan di Jepang, mereka pun memutuskan untuk kembali ke Indonesia dengan pesawat pribadi Maxim, dan tinggal menunggu beberapa hari lagi maka ayah dan ibu mereka juga akan kembali ke rumah.


Semua nya berjalan baik selama 3 hari ini setelah kepulangan mereka dari Jepang, tak ada gangguan dari Amanda dan teman teman nya di kampus, dan yaa solusi yang di berikan Davian untuk kekasih nya itu membuat mereka sama sama untung, Fransisca mendapatkan kepuasan nya begitu juga dengan Davian, ingin tau solusi dan cara Davian dalam menyelesai kan masalah??.

__ADS_1


#Besok author akan update tentang solusi dari Davian untuk kekasih tercinta nya#.


Di rumah utama keluarga besar Dwiputra


di sana sudah ada Fransisca yang berpakaian rapih untuk menyambut kepulangan ibu dan ayah tercinta nya, sang supir sudah memasuki gerbang besar nan tinggi rumah utama.


Ekspresi wajah yang begitu bahagia tampak jelas di wajah Fransisca saat ini.


"Sayang๐Ÿ˜ƒ" teriak nyonya besar pada Fransisca, ibu Fransisca langsung memeluk dan menciumi pipi mulus anak kesayangan nya itu, dan juga di balas oleh Fransisca.


"Ibu, bagaimana kabar mu?, apakah semua nya berjalan baik?" tanya Fransisca.


"Semua nya baik, baik sekali..." saat sang ibu ingin melanjutkan kalimat nya, si tuan besar Dwiputra pun memetong percakapan putri dan ibu itu.


"Kau begitu merindukan ibu mu, tapi tidak pada ayah mu ini" ucap tuan besar pada putri nya yang langsung melebarkan tangan untuk di peluk, Fransisca langsung berjalan cepat dan memeluk erat ayah tersayang nya itu.


"Uhh putri ayah sudah tambah berat yaa".


"Ahhh ayah๐Ÿ˜ซ" ngambek Fransisca.


"๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†Jahha, tidak, ayah hanya bercanda, kah begitu sensitif yaa๐Ÿ˜".


Saat keluarga itu sedang meluapkan kerinduan nya, ada seorang pria muda yang tinggi, dan tampan memasuki rumah besar itu.


Jeng jeng jeng


Vote don't forget.


Like too.


Rate too.


And favo if you like๐Ÿ˜Š.


And see you again guys๐Ÿ˜Š.

__ADS_1


__ADS_2