Couples Savage

Couples Savage
keluarga besar


__ADS_3

Ayah Davian pun langsung mengangkat telfon itu.


______________________________________________


"๐Ÿ“žYa ada apa bro?" Tanya ayah Davian.


"๐Ÿ“žWah wah wah, selamat untuk calon menantu" jawab ayah Maxim.


"๐Ÿ“žKau juga, bagaimana apa kau menyukai gadis itu?".


"๐Ÿ“žTentu, setelah di selidiki, ternyata dia adalah anak tunggal dari keluarga Anggara".


"๐Ÿ“žOh yaaa!! wahhh hebat, menantu ku juga, dia adalah putri tunggal dari keluarga Dwiputra".


"๐Ÿ“žWahhh itu berita yang luar biasa, bagaimana jika kita mengadakan pertemuan bagi para orang tua?".


Di tengah tengah pembicaraan itu kedua nyonya besar memasuki ruang kerja suami mereka.


"๐Ÿ“žItu ide yang bagus, aku senang saat mengetahui jika kau memnggunakan fikiran mu".


"๐Ÿ“žKau terus saja menghina, hina saja terus sampai kau puas".


"๐Ÿ“žBaiklah baiklah maaf kan aku, aku akan mengatur pertemuan nya, akan ku kabar kan di mana dan jam berapa".


"๐Ÿ“žKu tunggu secepat nya".


"๐Ÿ“žBaiklah tuan besar Wijaya".


Mereka pun mengakhiri telfon itu.


"Wahhh๐Ÿ˜† sayang, akhirnya aku akan memiliki seorang menantu" ucap mama Davian sambil berlari dan memeluk ayah Davian.


"Hahaha, selamat ya maa๐Ÿ˜„"


"๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญUhh papa, mami kira anak kita gay, ternyata dia masih suka sama cewek".


"Papi juga ngira nya gitu๐Ÿ˜†" ucap papa Davian sambil menahan tawa nya.


"Kapan papi akan mengundang besan kita?".


"Oh iya, sebentar papi panggil asisten papa dulu"


Ayah Davian langsung menelfon dan meminta asisten nya untuk segera keruang kerja nya.


Skip


Sang asisten sudah berada di ruang kerja tuan besar Davian.


"Hubungi tuan besar Dwiputra dan tuan besar Anggara, saya ingin berbicara dengan mereka"

__ADS_1


"Baik tuan๐Ÿ™‡โ€โ™‚๏ธ" asisten itu pun pergi meninggalkan ruang kerja dan segera menghubungi ke 2 keluarga besar itu.


***


Di sisi lain, perusahaan kluarga Dwiputra.


*Menonton fidio putri nya* ayah Fransisca.


Saat sang tuan besar sedang sibuk dengan ipad nya, nyonya besar masuk ke ruang kerja tanpa mengetuk pintu lagi.


"Ya ampun sayang, kau membuat ku terkejut".


"๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„Maaf sayang, apa kau sudah melihat fidio itu?".


"Ini sedang ku lakukan".


"Ke 2 pria itu dari kluarga Wijaya dan Putra".


"Jadi??".


"Kau akan merestui mereka bukan?, Aku ingin melihat anak ku menikah๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ" rengek sang nyonya besar.


"Kau ini, aku akan merestuinya, itu sudah pasti".


"Huaaa๐Ÿ˜†, sayang, terima kasih" memeluk erat sang suami..


"Kau jangan langsung bahagia, aku setuju, tapi apa tuan dan nyonya besar Putra setuju dengan hubungan ini?".


"Yaa siapa tau kan".


"Apa kau tidak bisa membuat istrimu ini bahagia๐Ÿ˜‘?, Walaw hanya sekedar ucapan?๐Ÿ˜‘".


"๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„Maaf sayang".


"Sudah lah๐Ÿ˜‘, kau membuat ku kehilangan mood".


"Maaf๐Ÿ˜„".


Tok tok tok


"Masuk".


Asisten tuan Dwiputra pun masuk.


"Ada apa?".


"Tuan, emmm...".


"Katakan cepat".

__ADS_1


"Tuan besar dari keluarga Putra menghubungi kita, dan dia ingin bertemu".


"APA!!?!!๐Ÿ˜ฒ๐Ÿ˜ฑ"


"๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ"nyonya besar.


"Apa itu berita bagus atau buruk?".


"Saya tidak tau tuan๐Ÿ™‡โ€โ™‚๏ธ".


"Haiss, bagaimana ini, aku takut".


"Kenapa tak kau hadapi dulu saja, siapa tau dia setuju".


"๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘(Sabar), kapan?".


"Kata asisten nya, tuan Putra akan menelfon langsung untuk bernegosiasi soal waktu dan tempat".


"๐Ÿ˜ฒ๐Ÿ˜ฒ, Apa sepenting itu, sampai tuan Putra sendiri yang menelfon".


"Fiks sayang, dia setuju".


"๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘(Ya ampunnn, di mana dia meninggalkan fikiran nya tadi?), Baiklah kau boleh pergi".


Sang asisten pun pergi dari ruangan itu.


"Ehhh btw siapa yang nelfon nih?".


"Kamu dong sayang".


"Kan aku nggak punya no...".


Tiba tiba ponsel tuan Dwiputra berbunyi.


"Dari siapa?".


"No tak di kenal".


"๐Ÿ˜ฑItu pasti dari besan kita pa๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†, angkat cepet๐Ÿ˜†".


"(Sumpah nih istri, hari ini sengklek bener)๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘hmm".


"๐Ÿ“žHallo, dngn siapa?".


"๐Ÿ“žApakah benar ini dengan tuan Dwiputra?".


"๐Ÿ“žIya, dan ini siapa yaa?".


"๐Ÿ“žSaya tuan besar dari kelurga Putra".

__ADS_1


"๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ" ayah Fransisca.


__ADS_2