
1 minggu kemudian ...
Saat Caitlin terbangun dari tidur nya, ia melihat tubuh Aaron yang bergetar seperti orang yang sedang menggigil. Tanpa berpikir lama Caitlin pun segera bangkit dari tidur nya dan mengecek kondisi Aaron.
Caitlin meletakkan tangan nya di dahi Aaron, tanpa disangka suhu tubuh Aaron sangat panas. Caitlin pun panik dan segera mengambil air panas untuk mengompres suami nya itu.
"Mas tubuhmu panas sekali, biarkan aku mengompres mu ya," Izin Caitlin sambil menempelkan handuk hangat ke dahi Aaron.
Aaron tidak merespon sama sekali, ia hanya meracau tidak jelas yang membuat Caitlin semakin khawatir.
"Kalau begitu aku buatkan bubur untukmu ya mas. Mas tunggu disini dan beristirahat lah!" Ucap Caitlin menutupi tubuh Aaron dengan selimut tebal.
Caitlin pun berlari menuju dapur, segera membuatkan bubur untuk suami nya itu. Baru kali ini Aaron membuat nya khawatir, karena selama ia menikah dengan Aaron baru kali ini ia melihat Aaron sakit.
"Aduh, bagaimana ini kenapa suhu tubuh mas Aaron sangat panas sekali," Ucap Caitlin khawatir sambil sibuk membuatkan bubur untuk Aaron.
Setelah Caitlin selesai membuatkan bubur untuk Aaron, ia segera berlari kembali menuju kamar sambil membawa nampan berisi semangkuk bubur dan segelas air putih serta obat penurun panas.
"Mas bangun lah dulu, ini aku sudah menyiapkan bubur untukmu. Makanlah!" Ucap Caitlin membenarkan posisi Aaron menjadi duduk diatas ranjang.
Aaron yang sangat lemas pun tidak mampu menerima nampan yang diberikan oleh Caitlin.
"Sini mas biar aku saja!" Ucap Caitlin meraih bubur itu dan mulai menyuapi suami nya itu.
Deg! Jantung Caitlin seakan berdebar lebih cepat dari biasanya. Kenapa ia bisa seperti ini saat menyuapi Aaron, apa benar Caitlin mulai jatuh cinta kepada Aaron?
"Ayo mas makan nya lebih lahap lagi ya agar kau cepat sembuh," Ucap Caitlin kembali menyuapi suami nya itu.
Terlihat jelas Aaron begitu sangat lemas, tidak seperti Aaron yang biasanya. Pekerjaan yang sangat banyak mungkin salah satu penyebab drop nya Aaron.
Aaron yang sudah merasa mual mulai mengeluarkan kembali bubur yang telah masuk ke mulutnya. Selimut tebal yang Aaron gunakan sudah sangat kotor.
Caitlin pun langsung sigap mengambil selimut tebal itu dan segera menggantinya dengan selimut baru yang ia ambil dari lemari.
__ADS_1
Caitlin juga membersihkan bubur yang Aaron keluarkan tadi. Caitlin semakin tambah khawatir dengan keadaan Aaron.
"Yasudah mas tidak apa-apa jika makan nya tidak habis. Ini minumlah agar kondisi mu cepat membaik," Ucap Caitlin sambil memberikan sebuah obat dan segelas air putih kepada Aaron. Caitlin pun ikut membantu Aaron untuk meminum obat nya.
Kenapa dia masih mau berbuat baik padaku? Dia mau membantu dan mengurus ku yang sedang sakit. Caitlin berhenti lah membuatku kagum kepadamu! Pikir Caitlin.
Caitlin yang sudah membawakan pakaian ganti untuk Aaron seperti yang kebingungan. Apa aku juga harus memakaikan pakaian ganti untuk mas Aaron? Pikir Caitlin.
"Mas, aku izin untuk mengganti pakaian mu ya!" Ucap Caitlin gugup.
Aaron yang terbaring sangat lemah hanya bisa menganggukan kepala nya. Dia tidak bisa menolak tawaran Caitlin karena dia merasa tubuh nya sangat lemas.
Caitlin pun segera membuka baju atasan Aaron, Caitlin kini semakin dekat dengan Caitlin kini semakin dengan tubuh Aaron, potongan roti sobek yang terlihat begitu sangat indah di tubuh Aaron membuat Caitlin hanya bisa menelan saliva nya. Jantung nya yang kini semakin berdebar membuat Caitlin salah tingkah didepan Aaron.
Tidak hanya Caitlin, Aaron pun salah tingkah karena tubuh mereka yang semakin dekat. Wajah cantik Caitlin yang kini terlihat sangat jelas di hadapan Aaron, membuat Aaron semakin salah tingkah.
"Selesai mas!" Ucap Caitlin setelah selesai mengganti pakaian Aaron.
"Terima kasih!" Ucap Aaron tersenyum lemas.
***
Setelah Caitlin selesai mencuci dan menjemur, Caitlin pun memilih untuk berbaring sejenak di sofa ruang tengah. Ketika ia mencoba memejamkan mata nya sejenak, suara ponsel yang begitu sangat keras membuat Caitlin mengurungi niat nya untuk tidur.
"Hallo!" Ucap Caitlin.
"Hallo sayang! Ini mamah!" Ucap Natalie disebrang sana.
"Hai mah, bagaimana kabar mamah dan papah?" Tanya Caitlin merubah posisi nya menjadi duduk.
"Kabar mamah dan papah sangat baik sayang! Bagaimana kabarmu dan juga Aaron?" Tanya Natalie.
"Aku baik-baik saja mah, jangan mengkhawatirkan ku. Tapi mas Aaron sedang sakit, tadi pagi suhu tubuhnya sangat panas mah," Ucap Caitlin, dan membuat ibu nya itu khawatir.
__ADS_1
"Ya Tuhan, kau harus sering mengecek suhu tubuh nya ya sayang. Kau jangan meninggalkan Aaron sendirian ya nak!" Ucap Natalie.
Caitlin pun mengiyakan yang diucapkan oleh ibu nya itu. Dan segera menutup panggilan nya, bergegas kembali menuju kamar untuk mengecek kondisi Aaron lagi.
"Mas bagaimana kondisi mu sekarang?" Tanya Caitlin sambil meletakkan tangan nya di dahi Aaron.
"Alhamdulillah suhu tubuh mu mulai menurun panas nya mas!" Lanjut Caitlin.
"Caitlin!" Ucap Aaron meraih tangan mungil milik Caitlin.
"Ya mas?" Tanya Caitlin mencoba untuk mengendalikan dirinya agar tidak terlihat salah tingkah di hadapan Aaron.
"Kemarilah!" Ucap Aaron menarik tubuh Caitlin dan langsung memeluk tubuh langsing wanita itu.
Aaron yang mulai memejamkan mata nya didalam pelukan Caitlin, rasa nyaman lah yang kini Aaron rasakan. Apa Aaron sudah benar-benar jatuh cinta kepada Caitlin?
"Jangan tinggalkan aku Caitlin!" Ucap Aaron mengeratkan pelukan nya kepada Caitlin.
Mereka pun tertidur bersama dengan saling memeluk satu sama lain.
***
Disisi lain, Grace yang sedang duduk di balkon apartment mewah miliknya mendapatkan panggilan dari Evan.
"Grace langsung ke inti nya saja!" Ucap Evan.
"Ada apa?" Tanya Grace yang mulai bangkit dari duduknya dan berdiri sambil memandangi pemandangan kota dihadapan nya.
"Aku punya bukti kuat Caitlin dekat dengan seorang pria, dan mereka terlihat sangat mesra," Ucap Evan sambil tersenyum.
"Oh ya? Kirimlah bukti nya padaku. Dan aku akan membayarmu dengan sangat mahal Evan," Ucap Grace tersenyum lebar.
Grace pun mengakhiri panggilan nya itu. Tidak lama kemudian Evan memberikan nya sebuah pesan yang berisi foto Caitlin yang sedang di payungi jaket oleh pria. Dan pria itu adalah Noah.
__ADS_1
Grace mengukir senyum kemenangan, setelah banyak rencana yang ia buat gagal untuk menghancurkan Caitlin dan dengan foto ini Grace sangat percaya bahwa Aaron akan sangat marah, dan ia akan melihat kehancuran yang akan terjadi pada Caitlin.
Kita lihat saja Caitlin, siapa yang akan mendapatkan Aaron. Dan tentu saja aku lah yang akan mendapatkan Aaron kembali merebutnya darimu. Dan foto ini akan menjadi kehancuran untukmu Caitlin. Pikir Grace sambil tersenyum puas.