
Evan yang sedang duduk di balkon apartment nya merasa sangat tidak tenang. Ia melihat berita di televisi dan sosial media lainnya, bahwa dirinya kini dicari sebagai buronan.
Kebohongan yang sempat ia katakan kepada Caitlin kini menjadi kenyataan, dirinya kini dicari kepolisian karena sudah menjadi buronan. Ternyata benar Aaron tidak akan tinggal diam dengan apa yang terjadi kepada istrinya itu.
Evan sangat terlihat kacau dan frustasi, ia sesekali mengacak kasar rambut nya. Entah apa yang harus ia lakukan kini, keluar dari aparment nya pun bukan solusi yang baik karena bisa saja polisi menemukan nya di jalan. Diam di apartment nya pun bukan solusi yang baik juga karena bisa saja orang-orang di apartment itu melaporkan bahwa dirinya berada disana.
"Arghhh apa yang harus ku lakukan?" Tanya Evan kepada dirinya sendiri dengan sangat frustasi.
Evan berpikir andai saja dulu ia tidak memilih kabur dari pernikahan nya bersama dengan Caitlin, mungkin ia tidak akan bertemu dengan wanita sialan yang bernama Grace itu. Karena wanita sialan itulah Evan kini ditetapkan sebagai buronan.
__ADS_1
Evan sangat merasa sangat bersalah kepada orang tua nya dan juga adik nya Aaron. Entah reaksi apa yang akan diberikan oleh kedua orang tua nya. Ya, dia merasa sangat gagal menjadi anak dan juga menjadi kakak untuk keluarga nya.
Dengan tega ia melakukan hal kejahatan kepada adik iparnya sendiri, sejujur nya Evan pun tidak ingin melakukan hal jahat itu. Jika bukan karena membantu Grace, Evan berpikir dengan cara itulah ia dapat menghasilkan uang. Karena selama ia kabur meninggalkan pernikahan nya dengan Caitlin, ia hidup dijalanan karena semua aset dan fasilitas yang diberikan oleh orang tua nya telah dibekukan dan juga kekasih nya tega meninggalkan dirinya.
Perasaan menyesal dan bersalah lah yang kini selalu melintas dalam benak Evan. Walaupun ia sudah melakukan kesalahan yang sangat fatal, tapi Evan sangat tidak ingin masuk penjara.
Grace yang sudah menyaksikan berita tentang Evan kini merasa gelisah dan sangat tidak karuan. Ia tidak pernah membayangkan sebelumnya bahwa rencana yang telah ia buat ini akan sampai pada jalur hukum.
Wanita itu semakin ketakutan, jika Evan tertangkap pasti Evan akan menceritakan yang sebenarnya kepada kepolisian dan ia lah yang akan ditetapkan sebagai pelaku utama.
__ADS_1
Sama hal nya dengan Evan, Grace tampak terlihat sangat kacau dan frustasi. Ia mulai menangis dan berteriak sangat kencang di kediaman nya itu. Dalam hati nya ia ingin pergi meninggalkan kota ini, ia takut jika harus dipenjara.
Hati nya telah buta karena rasa cinta kepada Aaron. Karena Aaron sudah menikah, ia tega ingin mencelakau Caitlin yang sebenarnya tidak tahu tentang dirinya dan Aaron di masa lalu.
Ada perasaan menyesal dan rasa bersalah kepada Caitlin, andai saja Grace masih dapat menggunakan akal sehatnya, mungkin ia tidak akan pernah melakukan hal sejahat itu.
"Bagaimana ini? Aku takut, aku takut jika aku harus di penjara. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana jika aku hidup di penjara?" Ucap Grace menangis dengan sangat kencang.
Ya tuhan tolonglah aku, aku sangat menyesal dengan apa yang sudah ku lakukan! Jangan biarkan aku di penjara ya Tuhan ku mohon tolonglah aku. Aku benar-benar tidak sanggup jika harus mendekam di jeruji besi itu, kalau saja bisa memilih aku lebih memilih untuk meminta maaf kepada Caitlin dan juga Aaron, dan aku janji akan melupakan Aaron selamanya dan pergi menjauh dari kehidupan mereka.
__ADS_1