
Beberapa bulan kemudian,
Tidak terasa usia kandungan Caitlin kini sudah memasuki bulan ke 8. Masa-masa kehamilan nya membuat ia sangat bahagia, ia dan juga Aaron yang sudah sangat tidak sabar menantikan si buah hati untuk segera hadir dan memberikan warna baru di kehidupan mereka.
Caitlin dan Aaron kini sedang berada di sofa tepat di balkon kamar nya. Aaron yang tidak pernah berhenti mengelus perut Caitlin yang semakin membesar. Sikap Aaron kepada Caitlin kini berubah drastis dari Aaron yang dulu. Aaron yang kini sangat bersikap manis dan selalu memanjakan Caitlin. Caitlin sangat bahagia dengan perubahan yang terjadi pada suami nya itu.
"Sayang, kau baik-baik ya di dalam sana! Papah dan mamah sudah sangat tidak sabar untuk menunggu kau lahir ke dunia ini," Ucap Aaron sambil mencium perut besar milik istri nya itu.
Caitlin hanya tersenyum dan mengelus lembut rambut suami nya itu. Sungguh ini adalah kebahagiaan yang sulit untuk ia jelaskan.
Terima kasih Ya Tuhan Engkau telah mengabulkan permintaanku! Suamiku kini sangat mencintaiku dan memperlakukanku dengan sangat baik. Ya Tuhan izinkan kami untuk selalu bahagia sampai akhir hayat kami! Ucap Caitlin dalam hati.
Aaron yang melihat mata Caitlin mulai berkaca-kaca segera bangkit dan beranjak dari posisi nya. Ia langsung menghampiri Caitlin, khawatir terjadi sesuatu kepada istri nya itu.
__ADS_1
"Sayang kau kenapa?" Tanya Aaron khawatir.
Caitlin menggelengkan kepala nya.
"Tidak apa-apa! Aku hanya terharu mas, aku bahagia karena sekarang kau mencintaiku dan juga mencintai anak kita ini, dan aku juga sangat bahagia karena kau selalu menjaga kami dengan baik, Terima kasih mas!" Ucap Caitlin yang sudah tidak bisa lagi menahan air matanya.
Air mata yang mengalir di pipi mulus Caitlin kali ini bukan karena kesedihan, melainkan karena kebahagiaan yang tidak pernah Caitlin bayangkan sebelum nya.
***
Keesokan hari nya, Caitlin sudah rapih dengan dress berwarna salem dihiasi oleh ikat pinggang yang membuat perut besar nya terlihat sangat indah. Aaron yang melihat nya pun langsung menghampiri Caitlin.
"Apa kau sudah siap?" Tanya Aaron.
__ADS_1
"Sudah!" Jawab Caitlin.
Hari ini Aaron tidak berangkat ke kantor karena Ia harus menemani Caitlin ke rumah sakit untuk mengecek kondisi bayi yang ada di dalam perut Caitlin.
Sesampai nya di rumah sakit, Caitlin tidak perlu menunggu lama untuk mengantri. Karena Aaron telah membuat janji kepada Dokter yang akan memeriksa Caitlin. Aaron benar-benar suami yang sangat sigap untuk keperluan Caitlin dan sang bayi.
Kandungan Caitlin sangat baik, dan bayi yang ada di dalam kandungan nya bertumbuh dengan sangat baik. Caitlin dan Aaron pun sangat senang mendengar kabar baik itu.
Sebelum mereka pulang, Aaron meminta Caitlin untuk menunggu nya sebentar di parkiran, karena ada sesuatu yang harus Aaron beli. Caitlin pun mengangguk dan menuruti permintaan suami nya itu.
Disisi lain terlihat 2 mobil yang sedang mengawasi Caitlin, dilihat Caitlin ditinggalkan oleh Aaron membuat kedua orang yang berada didalam mobil berbeda itu segera melancarkan aksi nya.
Seorang wanita yang berada di dalam mobil itu tersenyum sinis.
__ADS_1