Crazy Agreement

Crazy Agreement
Bab 25A


__ADS_3

Kini semua keluarga Caitlin dan juga keluarga Aaron sudah berkumpul dirumah sakit. Berharap yang terbaik untuk Caitlin dan juga calon anak Caitlin dan Aaron. Aaron terlihat sangat gelisah, mondar-mandir seperti orang yang kebingungan.


Di ruangan yang begitu bersih dan di penuhi dengan banyak peralatan medis terlihat seorang wanita yang sedang berbaring lemas. Dengan mata nya yang sudah terpejam, karena obat bius yang diberikan oleh para perawat yang bekerja di rumah sakit tersebut.


Caitlin, kini tengah berjuang untuk melahirkan buah hati nya, buah hati nya bersama dengan Aaron. Kini ia terbaring dengan sangat lemah di ruang operasi. Bius yang telah diberikan oleh para perawat kini sudah bereaksi di tubuhnya.


Tanpa berlama pun dokter dan para perawat di ruang operasi itu segera melakukan tindakan untuk mengeluarkan bayi yang berada dalam kandungan Caitlin.


***


Perasaan Aaron kini sangat tidak karuan, rasa khawatir dan rasa takut yang kini melanda hati Aaron. Di satu sisi ia sangat bahagia karena akan segera bertemu dengan sang buah hati yang sudah ia nantikan sejak lama, di satu sisi ia khawatir karena Caitlin sedang dilakukan tindak operasi.


"Banyak berdoalah, mama yakin Caitlin dan juga anakmu akan baik-baik saja!" Ucap Sarah sambil memeluk putra bungsu nya itu.

__ADS_1


Aaron hanya mengangguk dan membalas pelukan sang ibu.


"Percayalah nak Aaron mereka akan baik-baik saja. Kau jangan terlalu khawatir seperti itu!" Ucap Simon sambil menghampiri menantu nya itu.


"Iya pah!" Jawab Aaron dengan tersenyum.


Tak berselang lama pun terlihat seorang wanita cantik dengan pakaian serba putih keluar dari ruangan operasi tersebut. Wanita itu tersenyum saat menghampiri Aaron dan keluarga Caitlin yang sudah dari tadi menunggu diluar ruang operasi itu.


"Bagaimana dok keadaan istri dan juga anak saya?" Tanya Aaron segera menghampiri dokter itu dengan wajah yang tampak khawatir.


"Syukurlah!" Ucap Aaron dan keluarga nya serentak sambil tersenyum bahagia.


***

__ADS_1


Caitlin kini tengah menggendong seorang bayi, seorang bayi dengan wajah yang sangat mirip dengan Aaron. Bayi itu terlihat seperti Aaron versi kecil. Tidak ada satupun bagian wajah dari bayi itu yang mirip dengan Caitlin, hanya saja kulit putih nya yang ia turunkan kepada sang bayi.


Aaron terlihat sangat bahagia dengan kehadiran sang buah hati nya, ia segera mengambil alih bayi itu dari Caitlin. Terlihat dari pancaran mata nya bahwa Aaron sangat bahagia dan bersyukur atas kelahiran sang buah hati dan keadaan Caitlin yang sangat baik.


"Syukurlah sayang! Lihat tampan sekali anak kita," Ucap Aaron sambil menciumi pipi mungil bayi laki-laki yang berada di dalam gendongan nya.


"Iya mas, sangat mirip denganmu!" Ucap Caitlin tersenyum dengan kepala yang bersandar ke bahu Aaron.


"Kau sudah menyiapkan nama untuk putra kita ini sayang?" Tanya Aaron.


"Bagaimana kalau Zayn Keen Ghazanfar mas?" Tanya Caitlin.


"Yang artinya anak yang tampan dan seorang pahlawan yang pemberani seperti singa mas," Lanjut Caitlin dengan mengelus kepala mungil bayi laki-laki yang berada di pangkuan Aaron itu.

__ADS_1


"Nama yang bagus sayang, baiklah kita akan memanggil nya dengan Zayn!" Ucap Aaron tidak bisa menahan lagi senyuman nya itu.


Terima kasih Tuhan atas kebahagian yang telah Engkau berikan. Dengan lahir nya Zayn putraku dan juga Mas Aaron menjadi pelengkap kebahagiaan kami. Jauhkan lah kami dari segala niat buruk orang-orang diluar sana.


__ADS_2