Crazy Agreement

Crazy Agreement
Bab 17 : Pisah Kamar


__ADS_3

Aaron yang kini merasakan mood nya yang sedang tidak karuan memilih untuk beristirahat dan menenangkan diri di balkon luar kamar nya. Kejadian hari ini sungguh membuat nya kesal, Grace yang datang ke kantor dengan membawa foto Caitlin sedang bersama pria lain, dan begitu pulang ia mendapatkan kabar bahwa Caitlin hamil.


Tatapan kosong terpancar dari mata indah milik Aaron itu, kini entah apa yang harus ia lakukan. Entah harus percaya pada Caitlin yang kini menjadi istri nya atau percaya pada Grace mantan kekasih nya.


Aaron terlihat sangat frustasi, sesekali ia mengacak kasar rambut hitam nya. Ia yang kini sudah membuka kembali hati nya yang sudah lama ia tutup untuk percaya akan nama nya cinta, kini hancur berkeping-keping. Wanita yang ia yakini bisa meluluhkan hati nya kembali, tega berduaan bersama pria asing yang bahkan tidak Aaron kenal.


Aaron pun menyadari hati nya kini mulai terketuk oleh wanita berparas cantik itu yang kini menjadi istri nya. Bukti nya beberapa waktu ini Aaron sering kali tersenyum saat mengingat Caitlin. Namun kini ia harus mengubur kembali perasaan nya itu, Caitlin sudah memiliki kekasih pikir Aaron.


Mengapa kau bersikap seolah bahwa kau mencintaiku Caitlin? Tapi mengapa kau berduaan dengan pria yang ada difoto itu? Pria yang ku lihat saat itu, yang sedang memayungi tubuhmu dengan jaket nya. Apa kau sama seperti Grace yang akan mengkhianati ku? Mengapa kau menerima perjodohan ini jika kau memiliki seorang kekasih Caitlin? Ucap Aaron dalam hati nya.


Kini Aaron merasa sangat hancur, lagi-lagi ia mengacak rambut nya dengan kasar. Lamunan nya kini terhenti karena ada sebuah panggilan masuk di ponsel nya, yaitu panggilan dari Sarah, Ibu nya.


"Hallo mah!" Ucap Aaron.


"Hallo Aaron, bagaimana kabarmu?" Tanya Sarah dengan suara nya yang sangat lembut.


"Aku baik-baik saja mah. Ada apa kau menelponku malam-malam?" Tanya Aaron dingin.


"Kau ini masih saja seperti ini, selalu bersikap dingin jika ibu mu ini menghubungimu," Keluh Sarah.


"Bukan itu maksudku," Ucap Aaron lemah.


"Aku hanya ingin bertanya, tadi Caitlin menghubungiku jika dia sekarang hamil. Terima kasih Aaron kau dan Caitlin telah memberikan ku seorang cucu, itu keinginan dari dulu yang belum aku dapatkan," Ucap Sarah yang kini suara nya mulai bergetar, Aaron tahu bahwa kini Ibu nya tengah terharu dengan kabar tentang kehamilan Caitlin.


"Iya mah Aaron bahagia jika mamah dan papah bahagia. Doakan kami selalu, dan doakan juga agar bayi yang ada didalam kandungan Caitlin baik-baik saja dan tumbuh dengan sangat baik," Ucap Aaron menutup panggilan nya.


Kini Aaron semakin bertanya-tanya, apakah benar bayi yang ada di dalam kandungan Caitlin itu anak nya? Dalam hati Aaron sebenar nya sangat yakin jika bayi yang di kandung oleh Caitlin adalah anak nya, karena ia sangat yakin ia lah pria pertama yang menyentuh Caitlin. Namun Aaron menjadi ragu ketika mengingat sosok pria yang ada di foto itu bersama Caitlin.


***

__ADS_1


Caitlin yang sedang duduk di sofa masih tidak bisa berhenti dari tangisan nya. Ucapan Aaron tadi masih sangat terasa di hati nya, hati nya kini seperti tertusuk ribuan duri. Caitlin sungguh tidak percaya bahwa Aaron meragukan kehamilan nya itu.


Kenapa Mas Aaron tega berbicara seperti itu? Kenapa ia tidak mempercayai bahwa bayi yang ada di dalam kandunganku adalah anak nya? Ya tuhan kenapa semua ini terjadi kepadaku? Kenapa suami ku sendiri tidak mempercayai aku. Ucap Caitlin dalam hati.


Caitlin yang merasa sedang sedih dan kesal itu ingin sekali bercerita kepada Kylie dan juga Noah, tapi Caitlin tarik kembali niatnya itu, Caitlin tidak ingin membuat Kylie dan Noah menjadi khawatir lagi.


Caitlin yang merasa kesal pun segera menyusul Aaron ke kamar, dengan niat ingin menyelesaikan apa yang terjadi diantara mereka. Sudah seharusnya sebagai suami istri saling menyelesaikan masalah secara bersama.


"Mas Aaron!" Ucap Caitlin membuka pintu kamar dan mencari sosok suami nya itu.


Dilihat Aaron yang kini sedang berdiri di balkon luar kamar nya itu, Caitlin pun tanpa berlama-lama langsung menghampiri Aaron.


"Mas!" Ucap Caitlin kepada Aaron.


"Ada apa?" Tanya Aaron dengan nada dingin nya, dan sama sekali tidak ingin menatap wajah Caitlin.


Aaron mulai menatap wajah cantik Caitlin, ada rasa iba kepada Caitlin tapi Aaron masih sangat kesal dengan Caitlin, kenapa wanita itu sampai berduaan dengan pria yang tidak Aaron kenal itu.


"Kau ingin tahu kenapa aku bertanya seperti itu?" Tanya Aaron menatap dalam pupil mata Caitlin.


Caitlin hanya mengangguk pelan.


"Karena ini!" Ucap Aaron sambil memperlihatkan foto Caitlin dan Noah.


"Kau harus dengarkan dulu penjelasanku mas," Pinta Caitlin sambil meraih tangan kekar Aaron.


Aaron menepis kasar dan menghindar dari Caitlin.


"Tidak ada yang harus ku dengar! Keluarlah dari kamarku!" Ucap Aaron yang semakin meluapkan kemarahan nya.

__ADS_1


Caitlin yang merasa hati nya tambah sakit dengan perlakuan yang Aaron berikan, ia pun mulai berpikir untuk melakukan pembelaan untuk dirinya.


"Kalau kau bisa marah dengan foto itu, aku juga bisa marah karena ini mas," Ucap Caitlin mengambil ponsel nya dan memperlihatkan foto mesra Aaron bersama dengan Grace.


Aaron terkejut dengan apa yang dilihat nya, bagaimana bisa Caitlin memiliki foto nya bersama dengan Grace. Sedangkan yang punya foto itu hanya Aaron dan juga Grace.


"Siapa yang lebih parah mas? Kau atau aku? Ini foto terlihat sangat jelas bahwa kau sedang bermesraan dengan wanita ini. Bahkan aku sering melihat wanita ini mas, pertama saat kita menghadari pertemuan bersama klien besarmu, kedua aku melihat wanita ini diruangan kerjamu di kantor mas!" Teriak Caitlin yang sudah tidak bisa lagi menahan tangisan nya, ia menangis dengan sejadi-jadinya di hadapan Aaron.


Kalau Aaron bisa marah melihat foto dirinya bersama Noah yang notabe nya adalah sahabatan, bagaimana dengan foto mesra Aaron bersama dengan Grace? Siapa yang lebih bancur disini.


"Kau bilang aku harus keluar dari kamarmu? Baiklah aku akan keluar dari kamarmu, aku akan pindah ke kamar tamu di bawah!" Lanjut Caitlin sambil berlarj keluar dari kamar Aaron.


Kini Aaron hanya bisa terdiam, dia semakin dibuat bingung dengan apa yang terjadi kepada dirinya dan Caitlin. Foto itu, foto mesra dirinya dan Grace di masa lalu kini Caitlin mempunyai nya. Pasti Caitlin akan salah paham dengan ini semua, pikir Aaron.


***


Caitlin yang kini tengah berbaring di kamar tamu yang berada di rumah mewah Aaron itu masih tidak bisa berhenti menangis. Perdebatan nya kali ini bersama Aaron sangatlah hebat, ia merasa tubuh nya semakin lemas karena sejak tadi menangis.


Tiba-tiba Caitlin tersadarkan oleh ponsel nya yang terus berbunyi. Ada banyak panggilan masuk dari Ibu mertua nya. Tanpa berpikir lama Caitlin pun langsung menghubungi kembali Ibu mertua nya itu.


"Hallo mah! Maaf tadi Caitlin lagi diluar, ponsel nya tidak ku bawa jadi tidak tahu ada panggilan darimu," Ucap Caitlin.


"Tidak apa-apa sayang! Aku hanya ingin memberimu kabar, bahwa minggu depan aku telah merencanakan pertemuan untuk makan malam keluarga besar kita. Orang tua mu juga sudah ku undang," Ucap Sarah dengan sangat lembut.


"Memang nya ada acara apa mah?" Tanya Caitlin bingung.


"Ya tentu saja untuk merayakan kehamilanmu sayang!" Ucap Sarah tersenyum. "Sudahlah! Aku tutup ya telepon nya," Lanjut Sarah.


Caitlin kini hanya bisa terdiam, mertua nya mengajak dirinya dan Aaron untuk hadir di acara pertemuan keluarga minggu depan. Entah apa yang harus ia lakukan nanti.

__ADS_1


__ADS_2