
Caitlin mulai meneteskan air matanya, rasa takut yang kini sangat ia rasakan. Ia benar-benar takut jika sesuatu yang lebih buruk akan menimpa dirinya dan juga Aaron.
Kylie mencoba kembali menenangkan Caitlin yang kini tidak berhenti menangis, Kylie benar-benar murka kepada orang yang akan mencelakai sahabat nya itu. Kylie menarik Caitlin ke dalam pelukan nya, berharap Caitlin bisa lebih tenang.
"Kau jangan takut kami selalu ada untukmu!" Ucap Kylie membuat Caitlin menangis semakin keras.
"Sudahlah kau jangan menangis lagi Caitlin, aku bersumpah akan memberi pelajaran kepada pelaku itu!" Sambung Noah dengan sangat murka.
***
Tak lama kemudian terdengar suara mobil Aaron, dengan langkah yang begitu cepat Aaron segera menghampiri Caitlin dan memeluknya. Aaron pun sudah menghubungi keluarga nya, dan membuat keluarga nya sangat terkejut dengan kabar yang disampaikan oleh Aaron.
"Sayang!" Lirih Aaron memeluk dan mengelus rambut panjang Caitlin yang terlihat sedikit berantakan itu.
Caitlin menangis semakin keras didalam pelukan Aaron, tempat ternyaman nya kini hanyalah Aaron suaminya. Caitlin benar-benar tidak ingin jauh dari suaminya itu setelah kejadian yang tadi menimpanya.
__ADS_1
"Jangan tinggalkan aku mas, ku mohon! Aku sangat takut," Lirih Caitlin.
"Aku tidak akan meninggalkanmu sayang, aku janji! Aku akan disini bersamamu sampai aku bisa menemukan bajingan itu!" Ucap Aaron mencium kening Caitlin.
Noah yang melihat Aaron memperlakukan Caitlin sedikit lega untuk melepaskan nya ke pria seperti Aaron. Ya, Noah menilai Aaron pria yang sangat baik dan bisa melindungi orang yang dicintai nya.
Aku ikhlas melepaskanmu kepada Aaron Cait! Lirih Aaron dalam hati.
"Apa kau sudah mendapatkan bukti kuat?" Tanya Noah kepada Aaron.
"Baguslah! Kalau begitu aku dan Kylie pamit dulu karena sudah larut malam. Besok kami kesini lagi untuk membantu kalian mencari tahu siapa dalang dari semua ini," Ucap Noah.
Aaron dam Caitlin mengangguk dan tersenyum, tidak lupa mereka mengucapkan terima kasih kepada Noah dan Kylie yang sudan membantu mereka.
***
__ADS_1
Caitlin berbaring diatas kasur dengan Aaron yang berada disamping nya. Ia mencoba untuk menenangkan diri, dan melupakan kejadian yang menimpanya tadi.
"Jangan takut lagi sayang! I am here," Ucap Aaron memeluk tubuh Caitlin dengan sangat erat.
"Aku sungguh tidak mengerti mas, kenapa ada orang yang jahat kepadaku?" Tanya Caitlin.
"Sudahlah sayang, kau jangan berpikir terlalu keras. Itu tidak baik dengan kandunganmu. Kau tidak perlu khawatir, biar aku yang mengurus semua ini," Ucap Aaron mencoba menenangkan istrinya yang masih trauma itu.
Caitlin hanya mengangguk dan memeluk Aaron. Ia tidak ingin melepaskan pelukan nya itu, karena dengan Aaron lah ia mendapatkan ketenangan disaat perasaan nya tidak karuan seperti sekarang.
Terima kasih mas, kau selalu membuatku lebih tenang. Aku bersyukur memiliki suami sepertimu. Aku sungguh mencintaimu mas! Ucap Caitlin dalam hati sebelum memejamkan mata nya.
Aaron yang melihat Caitlin mulai memejamkan mata nya, tidak ingin melepaskan pelukan nya kepada istrinya itu. Dalam hati nya Aaron benar-benar merasa takut dan khawatir dengan Caitlin, ia takut jika pelaku itu nekat kembali untuk mencelakai Caitlin.
"Tak akan ku biarkan kau lolos manusia biadab!" Ucap Aaron pelan lalu mencium kening istrinya yang sudah terlelap itu.
__ADS_1