Darah Kecantikan Terkutuk

Darah Kecantikan Terkutuk
Episode. 27 ( Ingatan Virgo )


__ADS_3

" Putri? Apakah kau ingin pulang? " Tanya sosok diriku di dalam cermin yang perna ku temui di rumah Ken.


" Siapa kalian?!! Apa mau kalian??!! Aku tak ingin pulang ke tempat lain!! Rumahku adalah yang saat ini ku tinggali!! Kalian tidak bisa menentukan arah pulangku " Bantahku penuh emosi.


" Putri? Maafkan Virgo. Tapi Virgo tidak dapat melindungi Putri lagi, mohon agar putri senantiasa dalam perlindungan sang maha Dewi . " Seru batin Virgo yang tengah sekarat di depanku.


" Hah?!! Virgo?!! K- Kau? Kau kenapa?!! Apa yang terjadi?!! Virgo tolong jangan tinggalkan aku!! Ku mohonn padamu!! " Ucapku ketakutan kala melihat kondisi buruk pada Virgo.


" Putri? Seluruh jiwaku adalah milikmu seorang, Virgo telah melayani keluarga kerajaan selama 200.000 Abad. Raja berpesan untuk selalu melindungi mu dan menuruti perintahmu. Putri? Virgo tidak bisa lagi berada di dekatmu, Virgo telah menyelesaikan tugas Virgo untuk menemani putri hingga berusia 18 Tahun. Putri? Kini giliran anda untuk melayani alam Pandu Astrolo untuk seterusnya. Putri, Virgo minta maaf karena Virgo merasa bahwa Virgo belum sepenuhnya telah melaksanakan tugas Yang Mulia Raja. Untuk hadiah dari Virgo, Virgo ingin memperlihatkan ini, tolong ijinkan Virgo menyentuh kepala Putri. " Panjang lebarnya dalam Batinnya.


" Apa yang kau bicarakan!!! Aku tak perna menganggapmu sebagai bawahanku!!! Kau adalah kakakku satu-satunya!!! Tidak ada yang boleh menggantikan kehadiranmu di hatiku!!! " Teriakku pada sosok sekarat yang tengah ku pangku.


Ia mengangkat tangannya dengan gemetar, berusaha untuk mencapai puncak kepalaku. Demi meringankan di sisa hidupnya, aku menundukkan kepalaku sambil memejamkan mata.


Dan seketika, semua ingatan Virgo tentang kehidupannya selama ini, kini menjadi sebuah rangkaian Vidio indah yang dapat ku lihat.


" Salam Abadi bagi penguasa Alam Pandu Astrolo, Yang Mulia Raja, perkenalkan nama saya Virgo, Dari Hutan Terlarang Gunung Astrolo. Siap melayani Yang Mulia sampai akhir hayat Virgo. " Pungkasnya sedang berlutut di depan singgah sana Dengan sosok lelaki perkasa yang tengah duduk.


" Virgo? Suatu saat nanti, jika kami tidak ada, kamulah yang harus menuntun Angela yah? Kami akan senang jika orang didekatnya adalah kamu. " Pungkas Wanita tersebut dengan senyuman paling lebar.


" Yang Mulia? Putri begitu mempesona Yah?! Iyahkan Virgo?! " Lagi wanita tersebut kala sedang mengulurkan tangannya pada bayi mungil yang berada di dalam keranjang tidur.


" Oek!! Oek!!! Oek!!! " Suara tangis bayi.


Aku melihat Virgo kala itu tengah berpatroli di sekitar kamar bayi tersebut, lalu tanpa sengaja ia malah mendengar suara tangisnya dan terpaksa ia berlari masuk untuk memeriksa keadaan bayi tersebut.


" A-!!.. " Suara yang susah ia keluarkan saat melihat bayi tersebut.


Ia meraih bayi tersebut dengan kedua tangannya, lalu ia dengan lihai menggendongnya dalam pelukannya.


" Putri? saya adalah Virgo, kelak anda tidak akan Virgo biarkan seseorang membuat anda menangis lagi. " Bujuknya kala menggendong bayi tersebut.


Luar biasa, Bayi tersebut mendadak terdiam dan kembali tertidur setelah digendong oleh Virgo.


" Huaaaa.....huaaa.. " Suara tangis anak perempuan di salah satu taman istana.


" Putri? mengapa anda menagis? " Seru Virgo Kala menemukan seorang gadis kecil tengah menangis dengan keras.


" Mereka mengatakan bahwa aku adalah gadis darah terkutuk, dan itu adalah bencana bagi negri ini, mereka bilang bahwa aku bukan anak Sang Raja dan juga Ratu. Huaaaa..huaa.. " Jelas anak tersebut dengan polosnya.


" Tenanglah Putri. Suatu saat andalah yang akan membawa negri ini menuju kemakmuran yang abadi, Peranmu sangat di butuhkan bagi negri kami, rakyat bergantung padamu, mereka yang mengejekmu adalah ujian bagimu, apakah anda pantas menjadi pemimpin negri ini selanjutnya? Oleh karena itu, putri? Janganlah menangis lagi. " Jelas Virgo dengan lembut dan penuh kehangatan.


" Paman Virgo? Apakah itu benar? Apakah akan ada ujian seperti ini seterusnya? " Tanya anak tersebut sambil menyapu air matanya.


" Tentu saja! Dan Virgo yakin bahwa Putri bisa melewati semua itu, Kan?! " Ia berusaha meyakinkannya dengan memberikan senyuman yang hingga kini belum perna ku lihat.


" Virgo?!!!! cepat bawa lari putri dari sini!!!! Bawa juga Ken dan Nazume bersamamu!!!! Jangan biarkan mereka membunuh harapan terakhir Astrolo!! " Teriak Raja yang sedang bergegas berperang.


" Tapi yang mulia?!!! Aku tidak bisa meninggalkan anda berperang sendirian dengan Prinfasiuz seorang diri!!! " Tolak Virgo dengan lantang.


" Bodoh!! Jika kita berdua mati, lalu siapa yang akan melindungi sang Putri?!! Cepat!! Kau harus menerobos Portal waktu yang ku buat di dekat gunung Astrolo!!! Cepat!!! " Teriak Sang Raja.


" Virgo? Kau adalah adikku! Kau akan menjaga putriku seperti putrimu bukan? Sejak kedatanganmu, aku tak perna merasa selega ini ketika mempercayakan keluargaku pada seseorang. Virgo? Ini mungkin akan menjadi pertemuan terakhir kita, aku bingung apakah aku akan bahagia karena telah mempercayaimu? atau akan bersedih karena ajalku hampir tiba? Virgo Sampai kapan pun kau adalah keluarga kami, kau bukan bawahan atau prajurit kami, melainkan Adik angkat dari seorang Raja! " Sang Raja memeluk erat tubuh Virgo, dan Virgo juga membalas pelukan itu dengan erat.


" Raja? berjanjilah untuk tetap hidup!!! Setidaknya demi Ratu dan juga Putri!? " Serunya saat larut dalam pelukan perpisahan.

__ADS_1


Dhuuuaaaarrr!!!


Sling!! Sling!!! Sling!!!


Suara ledakan dan aduan pedang terus bergetar di luar istana, kerajaan Astrolo hampir tumbang akibat pemberontakan Prinfasiuz.


" Cepat!! Pergi!!! Tak ada yang tahu kapan Takdir mempertemukan kita!! Lindungi anakku dan juga Ken,Nazume!! Selamatkan mereka dari bencana ini! Aku percaya padamu sepenuhnya!! Katakan pada Putri kecilku, bahwa Aku sangat mencintai dirinya, kehadirannya adalah suatu anugrah terindah yang perna kami meiliki. " Teriak Sang Raja dengan senyum tertulis darinya sebelum benar-benar pergi meninggalkan sosok Virgo.


" Vigor berjanji pada Alam Astrolo, Virgo akan senantiasa melindungi Putri sampai akhir hayat Virgo!!! " Ia berlutut sambil menancapkan pedangnya pada lantai dan bersumpah untuk Sang Raja.


Virgo di buat Dilema oleh keadaan, ia ingin segera membawa 3 anak kecil ini bersamanya, namun ia pun juga ingin sekali membantu sang Raja berperang dengan Prinfasiuz yang tamak.


Melihat tubuh Raja telah berlari ikut berperang mempertahankan wilayahnya, Virgo pun akhirnya menjalankan perintah sang Raja. Ia berlari menuju kamar Putri yang dimana ada Yang Mulia Ratu yang juga sedang menenangkan ketiga anak tersebut.


" Yang Mulia Ratu!! Virgo disini!! " Berlutut.


" Virgo?!! Cepat bawa mereka pergi!! Sekarang!! " Seru sang Ratu kala melihat tubuh Virgo telah menghadapnya.


" Baik! " Singkatnya sambil menundukkan kepalanya sekali.


" Ken?! Kau yang paling Tua, segera bawa Putri ke tempat yang perna aku tunjukkan, Oke? " Ucap Ratu pada Pria kecil bernama Ken.


" Baik, Ratu. Putri? Nazume ayo!!! " Ia menarik kedua lengan gadis tersebut.


" Virgo segera Lindungi mereka, tugas utama adalah melindungi Putri apapun yang terjadi! " Tegas Ratu dengan wajah yang panik.


" Lalu bagaimana dengan anda yang mulia?? " Tanya Virgo pada sang Ratu.


" Aku telah merasakan hawa dingin suamiku, dia telah di jebak oleh Adiknya yang serahkan itu, Aku akan mencoba ikut mempertahankan wilayah suamiku! Aku akan menolongnya semampuku!! Tapi mantra ini? Ini akan meledak sebentar lagi dalam tubuhku dan saat ini itu telah meledakan jantung suamiku, Hiks hikss aku bisa apa lagi selain berdiam disini, Hikss hikss.. Angelaa?!! maafkan Ibu nak, Hikss hikss... " Pungkas Ratu dengan sedih menyesali kejadian ini.


Virgo begitu terpukul dengan situasi yang tengah di hadapinya dan ia juga ingin sekali menangis kala melihat situasi ini, ia tak tega dengan semua yang terjadi disini. Sang raja adalah sosok paling dermawan yang perna ia temui, dan Ratu adalah sosok paling Lembut yang perna ia ketahui. Keduanya telah memberikan ia tempat terhangat selama ini, dan kehangatan itu bertambah saat seluruh Orang dikerajaan mengetahui akan kehadiran sang Putri. Bahkan ia begitu tersanjung kala sang Raja juga Ratu menganggapmya sebagai keluarga mereka, hal ini tidak akan bisa ia tebus meski harus memakai nyawanya sendiri.


" Tak apa Virgo. Meskipun aku ikut denganmu itu percuma, aku juga Raja telah terlanjur di mantrai oleh Prinfazius, mantra itu tertanam di jantung kami, Kami yang bodoh karena terlalu mempercayai dia seorang adik yang berbakti, Kelak lindungi Anak-anak itu dari sosok seperti Prinfasiuz, Aku sangat bersyukur karena telah bertemu dengan sosok adik yang begitu berbakti pada kami. He-hemm.. Virgo? Semoga takdir mempertemukan kita yah!!? " Pungkas Ratu yang tengah duduk bersila di atas ranjang Putri sambil tersenyum dengan tulus ke arah Virgo.


" Sampaikan pada Putriku, Bahwa aku dan suamiku sangat mencintainya, kami ingin melihat ia tumbuh menjadi sosok yang baik hati sepertimu. Tolong arahkan dia pada kebajikan yah!. Terima kasih Atas kerja kerasmu Virgo untuk kedepannya. " Lagi sang Ratu kembali tersenyum hangat padanya.


" Sekarang Cepat pergi! Kau tak punya banyak waktu!! Segera susul anak-anak ke tempat itu!! lindungi mereka!! " Seru keras Sang Ratu.


" Ratu!!? " Lirih Virgo tak rela.


" Virgo?!!! Pergilah!!!! " Teriak sekali lagi dari mulut Ratu.


DUAR!!!! scriiitccc!!!


Dan seketika sang Ratu meledak di depan mata Virgo, Mantra itu rupanya adalah mantra peledak! Gejalanya seperti sakit jantung, namun dalam waktu 12 jam itu akan berakhir dengan ledakan diri.


" Ratu!!!!!! " Teriak Virgo.


Ia tersungkur setelah menyaksikan ledakan didepannya, tubuh itu hancur berkeping-keping. Wajahnya sampai terkena cipratan darah segar milik sang Ratu, ia manangis hingga terseduh-seduh.


" Apakah Raja juga seperti ini?!! " Guman Virgo tak percaya


Tuktuktuk!!


Suara langkah beberapa prajutri yang berlari.

__ADS_1


" Segera periksa!! jangan biarkan satupun keluar hidup-hidup!! " Teriak salah seorang prajurit Prinfasiuz.


Karena mendengar suara prajurit di lorong istana dekat kamar Sang Ratu, Virgo pun bergegas pergi dari tempat tersebut dengan sekuat tenaganya.


**Singkat Cerita.


" Paman! Putri tak sadarkan diri**!! " Panik Nazume pada Virgo yang baru tiba pada ruang rahasia keluarga kerajaan.


" Hah?!! Apah!!! " Kaget Virgo lalu berlari menemui tubuh kecil di depannya.


Tubuh itu terbaring lemas, wajahnya pucat, suhu badannya sangat panas.


" Ken? Apa kau bisa tahu dia kenapa? " Tanya Virgo pada Ken yang berada di dekat tubuh Putri.


" Aku bisa menyerapnya!! " Pungkas Ken mengusulkan.


" Jangan bodoh!! " Ucap Virgo.


" Tak ada jalan lain! Jika seperti ini maka, Putri akan mengeluarkan bau darah kutukannya!! Apa paman mau kita smeua terbunuh sia-sia disini!? " Lantang Ken Kecil pada Virgo.


" Ken?!! Apa kau yakin? " Nezume memastikan.


" Em!! Aku yakin 100% !! " Ken.


" Baiklah! Ken tolonglah!! Tapi jangan memaksakan diri! Mengerti?! " Virgo pasrah pada keadaan.


Ken mengangguk pasti, ia kemudian meletakkan kedua tangannya di atas dada putri kecil. Meski dia pun adalah seorang anak kecil juga, namun tingkat sihirnya bisa sebanding dengan orang dewasa. Ia merapalkan beberapa mantra dalam pejamannya, begitu berkonsentrasi dalam hal yang seperti ini hingga tanpa sadar ia telah memaksakan diri untuk menghisap penyakit yang diderita oleh Putri.


" Ken!!! Hentikan!!!! Apa kau ingin Mati!!! Ini bukan Penyakit biasa!!!! " Teriak Virgo kesal pada Ken Kecil.


" Paman apa yang akan terjadi pada Ken?! Mengapa kau ketakutan? " Tanya Nazume dengan Polos.


" Ia menyedot mantra peledak!! " Jawab Virgo.


" Apa itu mantra peledak, Paman? " Lagi Nazume tidak memahami.


" Kau tak perlu tahu! " Guman Virgo pelan.


" Bocah Bodoh!! Arrgg!!!! " Lagi Virgo semakin kesal.


" Ukh!! " Ken Terjatuh tak sadarkan diri.


" Ken!!!!! Ken!!!! Ken!!!!! " Teriak Virgo dan juga Nazume.


Ken terjatuh tak sadarkan diri selepas menyerap mantra peledak yang telah tertanam pada diri Putri kecil, Yakni diriku.


Aku terus melihat gambaran ini, ini adalah gambaran dari Virgo padaku. Apakah mereka semua akhirnya akan mati sia-sia karena ku?


.


.


.


.

__ADS_1


Akhirnya Aku tahu apa yang telah jerjadi padaku, kutukan ini ternyata masih belum jelas asal usulnya mengapa berada di dalam tubuhku.


.


__ADS_2