Darah tersembunyi

Darah tersembunyi
Episode 1


__ADS_3

Namaku park chanyeol kedudukanku adalah sebagai CEO (chief executive officer) terkenal group park di korea selatan. Aku memiliki perusahaan yang menggulati bidang perhotelan juga dunia gelap yang tidak lain adalah dunia mafia. Aku berhasil menjadi seorang CEO di umurku yang baru menginjak 26 tahun, keberhasilan yang aku raih saat ini tidak terlepas dari usahaku yang sangat keras. Sampai akhirnya seseorang yang melahrkan aku menyuruhku afar menikahi anak dari temannya yang bahkan aku tidak menginkan dia sedikitpun untuk menjadi pendampingku seumur hidupku.



 


.


.


.


Aku sedang melaju membawa mobil sport merah menuju mansionku sampai tiba di persimpangan jalan Daeju aku menabrak seorang ibu-ibu, aku turun dari mobilku untuk melihat keadaan seorang yang aku tabrak tersebut ya walaupun aku seorang **** ynag terkenal kejam dan begis tetapi untuk berurusan dengan wanita aku sangat menghormati dan menghargai itu karna akupun dilahirkan dari rahim seorang wanita.


"Ahjuma gwaenchannayo? (Bibi apa kau baik-baik saja?) Tanyaku kepada ibu tersebut


"Gwaenchanna"(aku baik-baik saja) ibu itu berkata sambil aku membantunya untuk berdiri. Disaat aku ingin menawarkan ibu-ibu tersebut untuk dibawa kerumah sakit tiba-tiba saja ada seorang wanita yang mengagetkanku Dan memarahiku karena sudah menabraknya.


         Seorang gadis yang berparas cantik bagaikan titisan dewi aprodith ini datang mengahmpiriku dengan kekesalan Dan amarah terhadapku.



"Hei! Apa kau tidak menggunakan matamu saat mengendarai mobil? "Gadis itu memarahiku tanpa tau siapa aku yang sebenarnya ini.


"Aku sudah meminta maaf dan aku juga menawarkan ibu ini kerumah sakit tapi diamond menolaknya"tuturku sambil menatap terkesima terhadap gadis ini.


"Menarik aku harus mendapatkanmu dan aku pastikan kau akan bertekuk lutut terhadapku "gumamku dalam hati


.


.


.


.


"Apa aku perlu mengantakannya ibu ini kerumah sakit? "Tanyaku terhadap gadis jutek di depanku ini


"Michyeoss-eul pilyoneun eobsda"(tidak perlu, dasar Gila) gadis itu memaki park chanyeol sambil meninggalkannya Dan membawa ibu-ibu tersebut pergi


"Kita akan bertemu lagi nanti gadis jutek"ucapku lirih


 Kini park chanyeol sudah berada di mansion megahnya dan ia Sedang duduk di sebuah sofa hitam nan mewahnya tiba-tiba saja pikirannya bergeming tentang gadis yang tadi siang ia temui, ia tidak sabar ingin sekali membalaskan rasa kesalnya karna sudah di caci making oleh gadis itu

__ADS_1


"Cih gadis yang sombong aku akan membalasmu " gumam park chanyeol


*Di sisi lain*


"Bibi apa kau tidak papa? "Tanyaku kepada bibi yang tadi di tabrak oleh pria sombong nan angkuh itu ya walaupun dia sedikit baik tadi mau menawarkan untuk ke rumah sakit hanya sedikit kebaikannya sedikit


"Aku tidak apa, terimakasih telah menolongku" ucap ibu tersebut


"Apa kau ingin kerumah sakit untuk memeriksannya? "Tanyaku lagi


"Tidak perlu kakiku hanya terkilir tidak patah Tulang"ucap bibi tersebut


"Lelaki sombong seperti dia harus aku beri pelajaran"ucapku dengan lantang


"Sudahlah jangan terlalu emosi Tenangkan dirimu itu"tutur ibu tersebut dengan sabar.


"Kalau begitu aku harus pergi bibi karna ada urusan"pintahku terhadap bibi tersebut


"Kalau begitu pergilah terimakasih telah menolongku.


.


.


.


Seorang laki-laki bertubuh tegap dengan tinggi 185 cm sedang melihat perkembangan pasukan piihannya yang Sedang berlatih, ya siapa lagi kalau bukan ketua mafia yang haus darah dan kekuasaan ini kalau bukan park chanyeol.


"Bagaimana dengan anak buah yang sudah aku piling Bryan? "Tanyaku kepada Bryan


.


.


.


Ya Bryan adalah sahabat sekaligus sekretariaku di genk black halilintar


Dia juga Kaki tangan di perusahaan park group yang sangat konsisten dalam bekerja.



"semuanya sesuai dengan pilihanmu "sahut Bryan menjawab pertannyan chanyeol

__ADS_1


"Baguslah kalau begitu" chanyeol dengan seringai yang sedikit terangkat dari bibirnya.


Mengetahui ada yang aneh dari boss sekaligus sahabatnya ini Bryan langsung bertannya


"Wahhh sepertinnya ada yg berbeda dari auramu hari ini park chanyeol"sindiran dari Bryan


"Diamlah kau sok tau"cerutu chanyeol


"Kau menemukan peliharaan baru? "Tanya Bryan


"Kau akan tau nanti"sahut park chanyeol dengan seringai sinisnya.


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2