
Kini seongyi sedang berada di dalam ruang ICU. Park chanyeol dan yang lain masih belum mengetahui bagaimana kondisi seongyi karna sejak tadi sudah ada tiga dokter yang masuk serta para perawat hilir berganti tapi saat di tanya mereka semua masih belum memberikan kejelasan.
Chanyeol kini sedang berdiri di dekat pintu ruang ICU tersebut ia melihat seongyi dari balik celah kaca transparan pintu tersebut sedangkan yang lainnya masih duduk lesu dan histeris hingga saat ini nyonya park pun masih menangis mengingat kejadian tadi.
Park Chanyeol POV
Seharusnya aku bisa melindungimu bukan malah kau yang mengorbankan dirimu sendiri. Bodoh kau chanyeol apa kau tidak malu dengan dirimu sendiri huh kau seorang ketua mafia, memiliki kekuatan dan kekuasaan tapi untuk melindungi keluargamu saja kau tak mampu dasar bodoh!
Normal pov
Dokter masih menangani keadaan seongyi yang kini sedang kritis. Seongyi begitu banyak terkena peluru ia pun kehabisan banyak darah. Dokterpun keluar menanyakan siapa keluarga dari seongyi
“keluarga nyonya seongyi” ucap sang dokter
“kami keluargannya dok, dan saya suaminya bagaimana keadaannya, dia baik-baik saja kan? ” ucap chanyeol sambil melontakan rentetan pertannyaan kepada dokter tersebut
“begini tuan park keadaan nona seongyi sekarang sangat kritis ia membutuhkan donor darah tapi golongan darah nona seongyi sangat langkah jadi rumah sakit ini tidak memiliki stoknya tuan park” ucap sang dokter
“aku tidak perduli pokoknya kau harus selamatkan dia bagaimanapun carannya cari dimanapun golonga darah yang sama dengannya kalau kau tidak bisa menyelamatkan nyawanya akan aku pastikan seluruh keluarga bahkan samapi tujuh turunan pun aku aku bantai” ucap chanyeol sambil menarik kerah baju sang dokter.
__ADS_1
Dokter tersebut ketakutan karena mendapat ancaman dari chanyeol hingga iya gugup menjawab pertannyaan chanyeol.
“ba-baik tua saya akan semampu mungkin menyelamatkan nona hyun” ucap sang dokter lalu kembali masuk ke ruang ICU
Sebelum dokter itu keluar. Di sebelah lorong ruang ICU itu baekhyun sedang berdiri mematung sebelumnya ia ingin melihat keadaan seongyi karena ia dengar seongyi sekarang sedang kritis. Tapi siapa sangka justru ia mendengar sesuatu hal yang mengejutkan
“bagaimana bisa dia memiliki golongan darah yang sama denganku” gumam baekhyun. Baekhyun pun memutar otaknya karena ini akan menjadi sebuah rencana yang bagus agar bisa membalaskan dendamnya pada park chanyeol ia pun membuat sebuah rencana licik.
Chanyeol sedang menelepon bryan agar bisa menemukan golongan darah yang cocok dengan seongyi
“apa bukankah itu golongan darah yang langka chan” ucap brya di seberang telepon
“jangan banyak tanya cepat cari sampai keujung dunia pun kau harus cari kalai itu perlu” ucap chanyeol lagi
“tapi... ” sebelum byan membalas perkataan chanyeol justru sang empunya mematikan telepon duluan
Baekhyun POV
__ADS_1
Ini sebuah kesempatan yang langka untukku. Aku harus bisa merebut hati seongyi agar bisa membalaskan dendamku padamu PARK CHANYEOL! . kali ini kehancuranmu akan di mulai kau yang dulu memulai peperangan denganku dan sekarang saatnya kau di jatuhkan tanpa aku berikan celah untuk kau melawan.
Normal POV
Keadaan seongyi semakin memburuk dokter tidak tau harus bagaimana lagi jatung seongyi sudah semakin lemah bahkan alat yang membantu penyokong kehidupannya sudah tidak berfungsi lagi karena kondisinya sudah sangat memburuk. Seongyi kini benar-benar akan menyusul ibunya kalau tidak mendapatkan donor darah secepatnya
__ADS_1