
Chanyeol terbelalak saat peneror tersebut menembakan peluru ke arahnya, kini seongyi sudah tidak berdaya bahkan pandangannya mulai mengabur namun ia masih bertahan karena ia tidak akan kalah. Tekad seongyi sangat kuat bahkan keadaannya yang sudah tidak memungkinkan lagi.
Semua orang telat tiba di sana tepatnya ada nyonya park, tuan park, kim yuna, roger, dan papah seongyi. Seongyi kini sedang berusaha melepaskan ikatannya dengan menggunakan sebuah serpihan kaca yang berserakan disana ya sekarang ikatan seongyi sudah terlepas.
“ahh seongi putriku ” teriak nyonya park
“kalian diam di situ jangan ada yang bergerak maju satu langkah putramu akan mati” ucap sang peneror
Bruakh... Seongyi menendang sang peneror hingga sang empunya tersengkur. Walaupun seongyi sudah terluka parab tetapi ia tetap bisa bertahan ia sudah banyak mengalami hal seperti ini sebelumnya jadi untuk bisa bertahan ia harus bertekad.
“kau sudah melukai keluargaku. Sudah ku katakan semua peluru ini tidak akan mempan menembus tubuhku, kau lupa aku pernah bilang apa sebelumnya lebih baik darah yang mengalir atau air mata tapi kau tidak mempeedulikan itu sepertinya kau pantas mendapatkan keduannya” bruakhh...( Pukulan dari seongyi)
“haish sialan” ucap sang peneror sambil bangkit dan kini sedang menyandera tuan hyun papah dari hyun seongyi
“kau mendekat sedikit saja papahmu akan aku bunuh” ucap sang peneror lagi
“jangan sakiti dia lepaskan” ucap seongyi
“buang senjatamu cepat” ucap sang peneror memerintah
“baiklah” balas seongyi
Dor... (Suara tembakan lagi dan peluru menancap ke lengan seongyi. Kini seongyi sudah ambruk di tanah tubuhnya sudah lemas tak kuasa menahan rasa sakit
__ADS_1
“TIDAKK SEONGYI” ucap park chanyeol dan yang lainnya
“hahhhaa ayo bangun seongyi bangun apa cuma segitu kemampuanmu” ucap sang peneror
Seongyi POV
Tidak ini bukan akhir dari segalannya aku belum kalah aku harus kuat, mamah masih menungguku untuk membalaskan dendamnya dan sekarang keluargaku sedang terancam kau tidak boleh menyerah seongyi kau harus bangun.
Normal POV
“ukhuk ukhuk leh-pas-kan papahkuhh brengsek” ucap seongyi sambil mencoba untuk berdiri tetapi sudah di halau oleh sang peneror
Bruakkhhh... (Seongyi sudah tergeletak tak berdaya)
Kini sang peneror sudah ambruk ke lantai tubuhnya sudah terkapar tak berdaya. Chanyeol dan yang lainnya sudah di lepaskan dari ikatan, seongyi pun segera di bantu untuk bangun oleh brilly dan kim yuna.
seongyi langsung saja berjalan dengan menyeretkan langkah kakinya dengan tubuh yang sudah lunglai seongyi menghampiri papahnya yang kini sudah tergeletak tak berdaya.
“ukhuk papah bangun pah” ucap seongyi sambil menopang kepala papahnnya di pangkuan
“pah bnagun... Ukhuk” ucap seongyi lagi yang kini terbatuk dan mengeluarkan darah
“seongyi mari kita bawa papahmu ke rumah sakit dan kau juga harus di obati” ucap chanyeol
__ADS_1
“ya cepat bawa papahku berikan perawatan terbaik padannya” ucap seongyi
.
.
.
Kini papah dari hyun seongyi sudah di bawa oleh anak buah park chanyeol agar segera di bawa kerumah sakit. Chanyeol kini sedang membantu seongyi agar berdiri tapi sebelum itu tubuh seongyi sudah tidak kuat menahan lagi seongyi pun sudah tak sadarkan diri akibat luka tembakan itu.
“seongyi bertahanlah ku mohon” ucap chanyeol dan tuan park
“kau kuat jendral bertahanlah” ucap kim yuna dan brilly
Seongyi pun segera di bawa ke rumah sakit milik nanguan chanyeol.
__ADS_1