Darah tersembunyi

Darah tersembunyi
Episode 26


__ADS_3

Baekhyun menghampiri bangsal ICU ia ingin mengetahui keadan seongyi seperti apa tetapi belum sempat ia menanyakan keadaan seongyi park chanyeol justru sudah menghalau keadaan baekhyun


Chanyeol yang melihat kedatangan baekhyun langsung naik pitam dan mengepalkan tangannya


Park chanyeol POV


Haish kurang ajar untuk apa dia datang kemari membuat emosiku meluap-luap saja lebih baik ku hajar dia dan ku habisi dia sekarang


Normal POV


Belum juga baekhyun angkat bicara chanyeol sudah mencengkram erat kerah baju milik baekhyun walaupun begitu baekhyun tetap tenang dan tidak merasa takut sedikitpun dengan tindakan chanyeol itu



“mau apa kau kemari brengsek” ucap chanyeol sambil tangannya ingin memukul wajah baekhyun. Tetapi sebelum itu terjadi nyonya park sudah melerai pukulan chanyeol yang akan di daratkan ke wajah baekhyun


“hentikan chan kau jangan berbuat keributan inga ini rumah sakit” ucap nyonya park


“tenanglah bung aku kemari hanya ingin melihat keadaan istrimu apakah dia masih bisa selamat atau tidak” ucap baekhyun


Chanyeol yang mendengar perkataan baekhyun barusan merasa hatinnya murka dan tidak terima dengan perkataan yang di lontarkan oleh mulut baekhyun tersebut


“ya apa yang kau maksud dari perkataanmu” ucap chanyeol yang akan berkelahi dengan baekhyun tapi di tahan oleh nyonya park

__ADS_1


“kau lihat saja keadaannya bukankah sedang sekarat sekarang” ucap baekhyun dengan senyuman sinisnya


“haish kurang ajar Bruakhhhh... ”Satu pukulan mendarat di wajah baekhyun dan mengenai sudut bibirnya hingga kini mengeluarkan sebuah darah segar


“haiah kau memang sialan PARK CHANYEOL Bukhhhh... ” satu pukulah terarah pada pipi kanan chanyeol


“tidak hentikan” ucap nyonya park. Dan kini security datang untuk melerai perkelahian antara park chanyeol dan byun baekhyun


“hentikan ini adalah rumah sakit” ucap sang security


Saat mereka sedang berkelahi dokterpun keluar dari ruang ICU dan memberikan kepada kabar buruk


“keluarga nona hyun seongyi” ucap sang dokter


.


.


.


“gawan tuan park kondisinya semakin kritis nona seongyi tidak akan selamat jika tidak segera mendapat donor darah tersebut ” ucap sang dokter


“haishhh bukkkhh... ” chanyeol memukul dinding yang ada di dekat ruang ICU

__ADS_1


Saat chanyeol sedang frustasi dengan keadaan seongyi baekhyun datang untuk menyelamatkan nyawannya karena ia tau bahwa golongan darahnya dengan seongyi sama.


“saya akan donorkan darah untuknya dok” ucap baekhyun


“tidak itu tidak perlu aku akan mendapatka donor darah untuk seongyi tapi bukan kau” ucap chanyeol


“benarkah? Kau tega sekali ternyata apa kau tidak kasihan dengan keadaan istrimu itu ” ucap baekhyun dengan nada sombong


“yang tuan ini katakan benar kalau tidak secepatnya mendapatkan donor darah kemungkinan besar nyawannya tak akan tertolong” ucap sang dokter


Karena keadaan yang mendesak chanyeol pun akhirnya luluh dan pasrah bahwa kenyataannya musuh terbesarnya akan memberikan darahnya kepada istrinya itu.


Baekhyun POV


Huh bersiaplah untuk kehancuranmu park chanyeol kau akan jatuh sekarang aku akan melihat bagaimana kai akan bertahan dengan keadaan nanti. Aku akan sangat senang saat melihatmu terluka sama seperti yang kau perbuat pada kehidupanku dulu.


Normal POV


Kini baekhyun sedang berada di ruang ICU sambil mendonorkan darahnya kepada seongyi sesekali ia menatap sekngyi dari arah samping.


“kau tidak akan sengsara seperti ini kalau kau tidak hidup bersama si brengsek chanyeol itu” gumam lirih baekhyun


Di luar ruangan chanyeol masih berkutat dengan hati dan fikirannya. Dalam hati kecilnya ia masih belum terima kalau baekhyun musuhnya mendonorkan darah untuk seongyi tapi apa boleh buat keadaan yang memaksa itu semua.

__ADS_1


 


 


__ADS_2