Darah tersembunyi

Darah tersembunyi
Episode 3


__ADS_3

Drttt... Drtttt... Drttt


Park chanyeol bergeming dengan hand phone miliknya yang tertera di layar bertuliskan nama danger mom


"Ya knapa? "Tanya park chanyeol


"Malam ini pulanglah ke mansion mamih untuk makan malam"sahut seseorang di seberang telephone


"Baiklah" ucap chanyeol


.


.


.


Waktu sudah menujukan 19:00 park chanyeol baru melirik jam tangan yang melingkar di tangannya Setelah bergulat dengan pekerjaannya selama seharian penuh. Saatnya chanyeol menemui orang yang ia sayangi sedari kecil siapa lagi kalo bukan ibunya.


Chanyeol POV


Haish apa yang ingin my mom bicarakan denganku sampai mengudang untuk makan malam tidak seperti biasannya.


Kini chanyeol tiba di mansion milik keluarga park dengan bangunan bergaya klasis yang sangat megah bagaikan istana ini kini di injaknya pelantaran rumah tersebut eits bukan rumah maksudnya tapi istana. 



ruang makan


"Untuk my mom memanggilku makan malam tidak seperti biasannya "tanya chanyeol


"Kau anak durhaka lihatlah mom and dad mu ini sudah semakin tua kau Masih saja belum memberikan cucu kepada kami" sahut ibunya


"Mom kau tau sendiri aku belum menemukan seorang wanita yang pantas menjadi nyonya park nantinya"ucap chanyeol


"Mom and dad sudah mendapatkan wanita yang pantas untuk menjadi nyonya park nantinya dia adalah anak dari teman dad mu


"Mom come on kau ingin menjodohkanku,ini bukan jaman siti nurbaya"sahut chanyeol


"Kali ini kau tidak boleh menolak dan menghindar chan turuti kemauan my mom" balas my mom dengan tatapan tegas

__ADS_1


"Dia adalah gadis baik chan dia juga anak dari teman baikku jadi aku tau seperti apa dia chan"ucap sang dad


"Besok kita akan ada perjamuan untuk memperkenalkan Diana padamu dan kau harus datang"sahut my mom


"Terserah kalian para orang tua"gubris chanyeol dengan meninggalkan meja makan Dan menuju ke kamarnya


.


.


.


Park chanyeol POV


Sial peejodohan kenapa harus ada perjodohan ini bukan jaman siti nurbaya yang benar saja aku harus menikah dengan gadis yang tidak aku cintai.


*kediaman seong yi*



seonyi POV


"Seong yi kemarilah papah ingin bicara denganmu" ucap sang papah


"Ada apa pah tumben sekali" sahut seong yi


"Papah sudah semakin tua tapi kau belum juga membawa seorang lelaki ke rumah ini kapan kau akan memberikan cucu pada papahmu ini"ucap sang papa lagi


"Pah kau tau sendiri kan bahwa aku belum menemukan lelaki yang cocok denganku"sahut seong yi lagi


"Papah sudah menukannya besok kau ikut papah ke kediaman park untuk bertemu calon suamimu"ucap sang papa


 


Seong yi POV


Tunggu apa 'aku bertemu calon suamimu besok' Apakah aku akan dijodohkan  ini bagaikan di sambar petir di siang bolong seorang jendral ketua geng mafia the drucles akan di jodohkan cih apa kata dunia nanti


.

__ADS_1


.


.


"Tunggu maksud papa? "Seong yi tidak melanjutkan kata-katanya


"Ya papah menjodohkanmu"balas sang papah


"Tapi pah... "Balas seong yi


"Tidak ada tapi-tapian besok kamu harus berdandan yg cantik kita akan ke kediaman park nanti"ucap sang papah


"Papah kenapa tidak mengerti perasaanku sih"ucap seong yi sambil merajuk"


"Justru karna papah mengerti dan Sayang terhadapmu makannya papah carikan lelaki yang sudah jelas martabatnya untukmu"ucap sang papah


"Tapi pah aku tidak mengnalnya lagian aku tidak mencintai dia juga"sahut seong yi


"Besok kita ke kediaman park kau akan kenal dengannya, dan iya urusan cinta Setelah menikah pasti rasa cinta itu akan bertumbuh dengan sendirinya. Papah dan mamahmu saja di jodohkan waktu itu papah juga menolak sepertimu karna papah pikir papah tidak mencintainya tapi Setelah menikah hati papah mulai luluh akhirnya papah dan mamahmu bisa memilikimu"tutur sang papah sambil memberikan pengertian kepada seong yi


"Baiklah pah seong yi akan menuruti kata papah besok kita ke kediaman park nanti"ucap seong yi dengan Nadia sendu


 


 


Setelah papahnya menjelaskan dan menyebutkan nama ibunya seong yi jadi teringat akan keadaan yg di trima ibunya dulu saat di perlakukan secara sadis oleh geng mafia lion red kini jiwa dendam dalam diri seong yi semakin berkobar sehingga ia harus rela menuruti Ucapan papahnya.


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2