
*ruang makan keluarga park*
"Bi cepat panggilkan chanyeol bilang padannya calon istrinya sudah datang"ucap nyonya park
"Baik nyonya bear" ucap sang pelayan di sana
.
.
.
Tok... Tok... Suara ketukan pintu kamar chanyeol
"Tuan muda anda di panggil nyonya bear"ucap sang pelayan
"Baiklah aku akan turun nanti"ucap chanyeol dari balik kamar
"Baik tuan muda saya permisi"sahut sang pelayan
.
.
.
Seseorang sedang menuruni tangga ya siapa lagi kalau bukan si ketua mafia black halilintar ya prak chanyeol
Seonyi POV
Astaga lelaki itu lagi jadi dia yang akan menjadi suamimu nantinya tamatlah riwayat hidupmu ini aku harus menghabiskan sisa hidupku bersama pria bengis seperti dia. Seonyi langsung diam tak berkata apa pun saat melihat park chanyeol menuruni anak tangga.
.
.
.
Chanyeol POV
Astaga jadi wanita yang akan aku nikahi adalah dia sungguh keberuntungan berpihak padaku aku tidak perlu mencari informasi tentanngnya karna kelinci kecil ini sudah masuk ke kandang singa dengan sendirinya.
Normal POV
Chanyeol turun dari tangga menuju ke ruang makan yang sekarang ada keluarga dari calon instrinya nanti
Mommy chanyeol melihat anaknya itu dengan tatapan yang sulit di artikan.
"Kau terpana melihat kecantikan calon istrimu chan? Tanya mommy chanyeol
__ADS_1
"Tentu memang Karna apalagi? "Balas chanyeol
"Ya mommy tidak salah pilih bukan? "Goda mommy chanyeol
"Benar mom dia sangat cantik bagaikan kelinci kecil"sahut chanyeol
Semua orang yang berda di ruang makan itu tertawa sambil membahas tentang pernikahan anak mereka kedepannya akan seperti apa.
Acara perjamuan makan sudah selesai sekarang seonyi sedang melihat²kediaman keluarga park
Seongyi POV
Sial dia memanggilku kelinci kecil cih memang seperti peliharaan cerutu seongyi dalam hatinnya .
.
.
.
saat seong yi sedang bergulat dengan jalan fikirannya ia di kagetkan oleh anak panah yang hampir saja menggores lengannya tapi itu berhasil ia tepis karna tau sendiri kan guys masa seorang jendral ketua geng mafia the drucles tidak bisa menghindar dari serangan yang mendadak itu akan mencoreng nama baiknya.
Sretttt... Platak suara panah itu dengan terbelah menjadi dua bagian
"Wah ternyata kau boleh juga menangkis seranganku"ucap seorang lelaki yang sedang memegang busur panah
"Siapa kau? Kenapa kau menyerangku"tanya seong yi
"Maaf aku tidak dengan"sahutku
"Sedang apa kau kemari? "Tanya sang pria tersebut
"Aku hanya Sedang melihat sekeliling rumah ini"jawabku
"Kagum melihat kemegahannya? "Tannya lagi dengan Nadia sombongnya
"Tidak! Aku sering melihat rumah seperti ini bahkan halaman mansionku lebih Lucas dari rumah ini"sahutku dengan alis terangkat
"Cih sombong sekali kau gadis kecil"sahutnya lagi
"Aku lebih tua darimu"balasku
"Benarkah Baiklah kalau kau lebih tua dariku kau pasti bisa menerima tantangan dariku"ucapnya
"Apa maksudmu? "Tanyaku terheran-heran
"Kalau kau bisa memanah tepat sasaran dengan menutup matamu aku akan pertimbangkan apakah kau gadis kecil atau bukan" tantangnya
"Sepele"akupun menerima tantangnya
Seonyi mengarahkan busur panahnya tepat sasaran tanpa meleset ya Bagaimana bisa? Tenth saja bisa Jangankan menutup mata saat memanah dia bisa membunuh seseorang dengan menutup matannya karna dia sudah di latih untuk itu saat ia memutuskan masuk ke dunia gelap.
__ADS_1
Whusss ctarr... Suara panah lolos membidik
Prok... Prok... Prok
"Kau hebat juga aku akui itu"ucap lelaki yang menantangku ini
"Bagaimana kau Masih meragukanku sebagai gadis kecil? "Sahutku dengan sedikit sombong
"Aku park antolin anak kedua dari keluarga park"Dia memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangan
"Aku hyun seong yi"balasku
"Kau calon instri kakaku benarkan"tanyanya
"Ya"balasku singkat
"Kau harus bisa menaklukan hati batunya"ucap antolin
"Aku tidak tertarik"sahutku
"Kau harus bisa harus"ucapnya sambil meninggalkanku
Park antolin(adik park chanyeol)
__ADS_1