
Setelah baekhyun mendonorkan darahnya untuk seongyi kondisi tubuhnya berangsur membaik bahkan dokter sudah memperbokehkannya untuk pulang. Sebenarnya seongyi sudah sejak tadi ingin segera pulang karena ia sudah tidak betah dengan peralatan rumah sakit yang menggangu menjadikan geraknya tak bebas ia juga setiap hari harus mencium bau obat dan memakan makanan rumah sakit yang tak ada rasa toh ia pikir dia hanya tertembak jadi ia tak akan kenapa-napa
Berbeda dengan sikap chanyeol yang kini super overprotectif ia selalu mengawasi keadaan seongyi 24 jam bahkan saat Seongyi ingin ke kamar mandi hanya sekadar buang air kecil kalau seongyi tidak marah dan mengancam chanyeol mungkin ia juga akan ikut kedalam kamar mandi menemani seongyi
Kini dokter pun datang untuk memeriksa keadaan seongyi yang rutin di lakukan seperti biasannya
“dokter hari ini saya sudah boleh pulang kan? ” ucap seongyi kepada dokter
“ia nona seongyi tapi anda juga harus menjaga luka anda karena luka itu belum mengering sepenuhnya saya sarankan nanti jangan terlalu melakukan aktifitas berat saya takutkan luka jahitannya akan membuka dan itu akan berbahaya bagi anda” ucap sang dokter panjang lebarXtinggi, sambil dokter itu keluar ruangan
“apa kau dengar apa kata dokter tadi huh gadis bodoh” ucap chanyeol sambil menyentil jidad seongyi hingga sang empunya refleks memegang jidatnya dengan meringis kesakitan
“awww... Ya chan kau ini lagian aku hanya terluka ringan jadi tidak perlu terlalu berlebihan” ucap seongyi
“luka ringan kau bilang kau hampir mati karena sekarat bodoh” ucap chanyeol naik pitam
“takdirku tidak tertulis untukku mati dengan mudah” ucap seongyi dengan mengangkat alisnya
“terserah kau” ucap chanyeol acuh
“bagaimana keadaan papahku dia baik-baik saja kan? ”tanya seongyi dengan nada sendu
__ADS_1
“dia baik-baik saja sekarang ia sudah berada di mansion momy, aku menyuruh papah untuk tinggal di rumah momy hanya untuk berjaga-jaga takutnya ada hal buruk lagi yang terjadi ” ucap chanyeol menjelaskan
“henn aku memang lemah” ucap seongyi menundukan kepalanya tapi di sisi lain juga ia mengepalkan tangannya karena dendamnya, ia akan membalaskan semuannya kepada sang peneror tersebut karena sudah melukai keluargannya
.
.
.
Saat seongyi dan chanyeol sedang berbincang kim yuna juga roger datang ke ruang seongyi untuk memberitahukan tentang identitas si peneror itu
“jendral apa kau sudah siap menemui dia ”ucap yuna
“terlaksana jendral setiap hari ia mengemis agar di bunuh secepatnya” ucap roger
“bagus ” ucap seongyi datar
Normal POV
__ADS_1
Kini sang peneror itu menjerit kesakitan akibat siksaan yang di buat oleh seongyi bahkan ia merasa tubuhnya sudah seperti berada di neraka, setiap hari ia memohon untuk di lepaskan tetapi hanya gigitan dari ular-ular peliharaan seongyi yang bereaksi. Keadannya begitu tragis bagaikan hidup tak mau matipun enggan, seongyi memang tidak main-main kalau soal urusan keluarganya bahkan ia tidak akan segan untuk membantai.
“ya lepaskan aku. Ku mohon lelaskan awh... Sakit”teriakan dari dalam markas the drucles
Kini seongyi sudah pulang dari rumah sakit bahkan ia sudah bisa melakukan aktifitas seperti biasanya, ia sedang berada di hadapan sang penero itu
“huh bagaimana kabarmu grace? Apakah kau suka dengan permainanku” ucap seongyi sambil mencengkram leher grace. Ya grace adalah sang peneror itu dia adalah sahabat seongyi sejak kecil bahkan ia satu angkatan dalam the drucles tapi grace membelot dan bersekongkol dengan lion red dan ingin menghabisi seongyi
“ku mohon seongyi bunuh aku saja langsung” titah grace
“tidak semudah itu grace karena aku ingin bersenang-senang denganmu dulu” ucap seongyi sambil menampar pipi grace sebelum pergi meninggalkan markas
“cih kau masih tetap sama seperti dulu menjijikan seperti ibumu” ucap grace dengab naik pitam. Ssongyi yang mendengar kata-kata grace membawa nam ibunya tanganya langsung di kepalkan seongyi pun langsung mengambil cambuk dan mencambukan ke tubuh grace Ctlarrr...
“urus dia dan berikan hewan kesayanganku yang lain bawa serigala putih untuk menemani malamnya dan biarkan ia tidak memakai sehelai benangpun di tubuhnya agar memudahkan wolf white ku merobek tubuhnya dan jangan ada yang memberikan makan dan minum padannya jika ada yang berani nasibnya akan sama seperti dia” ucap seongyi dengan kejam
Seongyi memang kejam apalagi kalau sudah mennyangkut urusan mamahnya ia tak akan segan membunuh orang yang menghinanya.
__ADS_1
TBC