
Chi Xia dan Rong Xiang pergi bersama mencari baju yang bagus untuk mereka kenakan nanti malam. Tapi, Rong Xiang merasa bahagia atas ajakannya ini.
Rong Xiang berpikir, jika dia dapat mengikuti perjamuan di kerajaan ini dia pasti bisa menemukan kekasihnya karena perjamuan ini antar seluruh kerajaan.
Mereka berdua berjalan keluar dari istana untuk mencari penjahit yang paling terkenal dan bisa membuat pakaian yang sangat indah untuk dikenakan nanti malam.
Sepanjang jalan mereka bersama akhirnya, Chi Xia menyadari sesuatu.
"Tunggu dulu"
"Ada apa Chi Xia?" tanya Rong Xiang
"Bagaimana kau bisa keluar dari cermin tersebut!? Bukankah kau selama ini hanya bisa terkurung di dalam cermin!? Bagaimana kau bisa keluar dari cermin!?" tanya Chi Xia sambil ekspresi kaget karena dia baru saja menyadarinya
"Sebenarnya, aku terkurung di cermin itu sambil belajar bagaimana caranya keluar dari cermin tersebut"
"Pantas saja kau bisa keluar dari cermin itu, sudah lah lupakan saja. Mari kita lanjut kan lagi perjalanan kita mencari penjahit terkenal di sini"
"Bagaimana kalau kita tanyakan warga di sini. Siapa tau mereka tau penjahit yang terkenal ada di mana"
"Kau pintar juga ya Rong Xiang. Bagus juga ide mu itu"
Saat mereka ingin memulai perjalanan mereka, tiba-tiba beberapa prajurit datang menemui Chi Xia.
"Nyonya" saut beberapa prajurit tersebut
"Ada apa?"
"Yang mulia kaisar menyuruh anda untuk kembali ke istana sekarang juga"
"Kembali ke istana sekarang? Untuk apa?"
"Yang mulia telah menyiapkan pakaian khusus untuk anda"
"Apa!? Baiklah aku kan segera kembali ke sana"
"Naiklah ke kereta kuda nyonya"
__ADS_1
"Baiklah, mari Rong Xiang"
"Baiklah"
Mereka berdua pun kembali lagi ke istana. Sesampainya di sana, mereka berdua turun dari kereta kuda dan masuk ke dalam istana bersama.
Saat mereka masuk, beberapa pelayan menyuruh Chi Xia untuk masuk ke dalam ruangan kaisar. Chi Xia menyuruh Rong Xiang untuk menunggunya di dalam kamarnya.
Rong Xiang menuruti perkataan sahabatnya lalu dia langsung pergi menuju kamar Chi Xia. Chi Xia langsung pergi menuju ruangan kaisar bersama beberapa pelayan.
Sesampainya di ruangan kaisar, betapa terkagetnya Chi Xia melihat di dalam ruangan kaisar terdapat banyak gaun yang sangat indah dan mahal tersebut.
Zhou Song menyuruh Chi Xia untuk memilih baju yang dia sukai. Namun, Chi Xia tidak bisa memilih karena semua gaun di dalam itu terlihat sangat indah semuanya.
Zhou Song melihat mata Chi Xia menyukai semuanya. Akhirnya, Zhou Song menyuruh pelayan untuk membawakan semua gaun tersebut ke kamarnya.
Mendengar keputusan kaisar tersebut membuat Chi Xia terkaget karena semua gaun yang indah dan mahal itu dibawa ke kamarnya semuanya.
Chi Xia berterima kasih kepada kaisar tersebut.
"Sama-sama. Dan juga mulai sekarang jangan panggil aku yang mulia, tapi panggil aku Zhou Song saja"
"Baiklah. Zhou Song, terima kasih atas semua pakaiannya ya" Chi Xia mengucapkan terima kasih sambil tersenyum manis
"Sama-sama"
Chi Xia langsung keluar dari ruangan kaisar tersebut. Namun kaisar mengingat kembali senyumannya itu. Dia melihat senyuman Chi Xia seperti senyuman orang yang dia kenal.
"Chi Xia, senyuman mu itu seperti orang yang sudah aku kenal dan aku cari dulu. Namun, aku tidak dapat menemukannya"
Zhou Song langsung mengeluarkan benda yang dia simpan sudah sangat lama di dalam peti tersebut. Dia mengeluarkan foto seorang wanita yang dia kenal itu.
Dia mengatakan kalau foto itu adalah kekasihnya yang dia cari dulu. Namun, dia sudah tidak memiliki perasaan lagi terhadap wanita yang di foto tersebut.
Demi menghilangkan kenangan bersama wanita yang berada di foto tersebut akhirnya, Zhou Song membakar semua kenangan mereka bersama.
Bahkan Zhou Song berkata jika dia menemukan sosok gadis yang dia cari selama ini ada, dia tidak akan mencintai dirinya lagi untuk selamanya.
__ADS_1
Mau bagaimana pun, hanya Chi Xia seorang yang berada di dalam hatinya untuk selamanya. Tidak akan ada yang bisa menggantikan posisi di dalam hatinya itu.
Saat berada di kamar Chi Xia. Mereka berdua langsung mencoba satu per satu baju yang akan mereka kenakan di perjamuan kerajaan nanti malam.
Sekian lama mereka mencoba semuanya, akhirnya mereka menemukan pakaian yang bagus untuk mereka kenakan nanti malam. Gaun yang mereka pilih sangat indah.
Mereka mengkhayal saat perjamuan antar kerajaan nanti, hanya mereka yang aman terlihat sangat cantik di sana. Tidak sama ada wanita yang bisa menandingi mereka.
Di saat malam hari, mereka berdua dirias oleh beberapa pelayan di dalam kamar Chi Xia. Rong Xiang sangat gemetar, karena dia berharap bisa menemukan kekasihnya itu.
Chi Xia melihat wajah Rong Xiang terlihat tegang, dia menenangkan Rong Xiang dan menanyakan kepadanya mengapa dia terlihat begitu tegang.
Namun, jawaban Rong Xiang hanya mengatakan tidak apa-apa, dia tidak mau mengatakan yang sebenarnya kepada sahabatnya yaitu Chi Xia.
Saat mereka selesai dirias oleh beberapa pelayan, mereka berdua mengenakan pakiana yang sudah mereka pilih. Gaun mereka sangat berat dan indah.
Gaun Chi Xia bertemakan Bulan Purnama Malam sedangankan Rong Xiang gaunnya bertemakan Bunga Teratai Yang Mekar Pada Malam Hari.
Mereka berdua merasa sudah selesai, akhirnya mereka berdua memutuskan untuk segera datang ke aula kerajaan. Namun, Rong Xiang berkata dia akan segera keluar nanti.
Karena Rong Xiang menginginkan berada di dalam kamar dulu untuk sementara, Chi Xia juga mengikuti Rong Xiang untuk berada di dalam kamar terlebih dahulu.
Zhou Song menunggu Chi Xia untuk masuk ke aula bersama-sama, namun dia tidak melihat Chi Xia lewat sedikit pun. Akhirnya dia menanyakan salah satu pelayan.
Pelayan mengatakan bahwa dia berada di dalam kamarnya bersama temannya. Zhou Song merasa heran, dia bersama teman yang mana.
Zhou Song hanya tau dia sendirian dan tidak mempunyai teman di istana ini. Akhirnya, Zhou Song mengutuskan untuk melihat ke dalam kamarnya Chi Xia.
Di dalam kamar mereka berdua sedang mengobrol dengan senang, namun Rong Xiang mendengar suara langkah kaki menuju kamarnya Chi Xia.
Akhirnya, Rong Xiang menyuruh Chi Xia untuk mengenakan kalung miliknya. Dan Rong Xiang langsung berubah menjadi cahaya dan langsung masuk kedalam kalungnya.
Seseorang masuk ke dalam kamar Chi Xia, ternyata seseorang yang masuk ke dalam kamar Chi Xia adalah Zhou Dong. Dia menanyakan siapa teman mu yang disini.
Akhirnya Chi Xia tau mengapa Rong Xiang terburu-buru untuk masuk ke dalam karungnya itu karena dia mau bersembunyi terlebih dahlulu darinya.
Lanjut bab 13
__ADS_1