Dari Selir Menjadi Ratu Kaisar

Dari Selir Menjadi Ratu Kaisar
Bab 20 Chi Xia Menjadi Ratu Kaisar


__ADS_3

Rong Xiang mengatakan kepada Chi Xia dan Zhou Song bahwa hidupnya tidak akan lama lagi. Mendengar hal itu, Chi Xia semakin menangis kuat.


Rong Xiang menyuruh Chi Xia untuk berhenti menangis dan selalu tersenyum. Rong Xiang menyesal atas perbuatannya selama ini dan tidak menganggap Chi Xia sebagai sahabat.


Namun Chi Xia tidak memiliki dendam adapun terhadapnya, semua perbuatan Rong Xiang kepadanya telah dia maafkan dan juga telah dia lupakan juga.


Rong Xiang juga meminta maaf kepada Zhou Song karena menggodanya dan memisahkan cintanya kepada Chi Xia. Zhou Song memaafkan atas semua perbuatannya.


Tak lama kemudian, Rong Xiang mulai sesak nafas dan Chi Xia semakin panik dan terus menangis. Tabib pun datang dan akhirnya batasnya kembali dengan normal.


Sebelum Rong Xiang akan meninggalkan dunia ini, dia meminta 2 permintaan terakhir kepada mereka berdua.


"Zhou Song...Chi Xia...sebelum aku meninggalkan dunia ini, aku ingin kalian mengabulkan 2 permintaan terakhirku" jawab Rong Xiang dengan perkataan yang lemah


"Apa itu Rong Xiang...?" tanya Chi Xia sambil menangis


"Permintaan pertama ku adalah...pada saat aku sudah tidak di dunia ini...apakah kalian bisa tidak menangis di pemakan ku nanti?"


"Apa yang kau katakan ini Rong Xiang!?" tanya Zhou Song dengan tegas


"Permintaan ku ini...serius Zhou Song"


"Baiklah Rong Xiang, aku akan mengabulkan permintaan terakhir mu" jawab Chi Xia menangis sambil tersenyum


"Terima kasih...Chi Xia. Permintaan kedua ku adalah...bisakah kalian menikah...didepan mataku...agar aku meninggal mempunyai kenangan indah...yaitu melihat sahabatku menikah dengan bahagia"


"A...apa?"


"Aku mohon Chi Xia...kabulkan permintaan terakhirku"


"Baiklah Rong Xiang, kami akan mengabulkan permintaan terakhirmu" jawab Zhou Song kepada Rong Xiang


"Terima kasih"


...****************...


Beberapa hari kemudian, pernikahan Zhou Song dengan Chi Xia berlangsung. Chi Xia dirias dengan sangat indah oleh Rong Xiang sendiri.

__ADS_1


Chi Xia menangis karena sahabatnya yang melakukan kepada untuk yang terakhir kalinya bersama dengan Rong Xiang. Rong Xiang melihat Chi Xia sedang menangis perlahan.


Rong Xiang tidak suka melihat sahabatnya menangis di hari pernikahannya ini. Rong Xiang langsung menghapus air matanya yang membanjiri pipinya itu.


Rong Xiang memarahi Chi Xia untuk tidak menangis di hari pernikahannya. Chi Xia menuruti perkatannya Rong Xiang hanya sebentar.


Chi Xia langsung memeluk erat tubuh Rong Xiang untuk terakhir kalinya, dan Rong Xiang memeluk erat juga tubuh Chi Xia untuk terakhir kalinya.


Beberapa pelayan menjemput Chi Xia untuk segera mengantarnya ke ruang aula istana untuk memulai pernikahannya. Chi Xia tidak mau melepaskan Rong Xiang.


Tapi Rong Xiang mengatakan kalau dia harus selalu tersenyum dan tidak pernah bersedih lagi jika dia masih menganggap kalau Rong Xiang masih menjadi sahabatnya.


Chi Xia menganggukkan kepalanya dan segera pergi ke aula istana. Rong Xiang ingin mengikutinya namun dia tidak bisa dengan kondisinya yang lemah itu.


Saat upacara pernikahannya dimulai, Rong Xiang datang dengan menggunakan kursi roda karena dia dalam kondisi yang lemah. Chi Xia ingin menangis namun di tahannya.


Pernikahan pun di mulai, dan Rong Xiang menangis dengan bahagia melihat sahabatnya dan juga mantan kekasihnya itu bersama.


Setelah pernikahan selesai, Chi Xia diberikan mahkota dan mereka menjadikan Chi Xia sebagai ratu istana dan juga ratu kaisar Zhou Song.


Saat pernikahannya selesai Rong Xiang menutup matanya perlahan, mengeluarkan air matanya sambil tersenyum. Pelayan yang membawa Rong Xiang melihatnya.


Dia berpikir kalau Rong Xiang sedang tertidur, namun saat dia membangunkan Rong Xiang berkali-kali Rong Xiang tidak bangun. Pelayan tersebut segera menghampiri Chi Xia.


Chi Xia yang mendengar itu langsung pergi menuju Rong Xiang, Chi Xia membangunkan Rong Xiang dan Zhou Song memeriksa denyut nadinya dan nafasnya.


Setelah di periksa denyut nadinya dan nafasnya, wajah Zhou Song langsung menunjukkan ekspresi sedih. Chi Xia menanyakan kepada Zhou Song.


"Ada apa Zhou Song? Bagaimana Rong Xiang?"


"Chi Xia...Rong Xiang sudah tidak bersama kita lagi"


"A...a...apa maksudmu?"


"Rong Xiang...sudah meninggal"


"I...ini...tidak mungkin kan Zhou Song, pasti dia tertidur kam Zhou Song. Benarkan Zhou Song!?" tanya Chi Xia sambil marah karena tidak percaya

__ADS_1


"Ini nyata Chi Xia, Rong Xiang sudah tidak bersama kita lagi, dia sudah meninggal"


"Tidak...tidak...TTTIIIDDDAAAKKK!!!"


Zhou Song memeluk tubuh Chi Xia dan menenangkan dirinya. Sementara Chi Xia masih tidak percaya kalau Rong Xiang sudah tiada.


...****************...


Beberapa hari kemudian, Zhou Song mengadakan pemakaman untuk Rong Xiang. Zhou Song yang mewakili pemakamannya. Sementara Chi Xia terus menangis.


Chi Xia menangis sambil ditenangi oleh Xin Shia yaitu pelayan setibanya sendiri. Xin Shia mengingatkan kepada Chi Xia tentang permintaan terakhir Rong Xiang.


Chi Xia mengingat permintaan terakhir Rong Xiang, Chi Xia langsung berhenti menangis dan dia tersenyum kembali. Chi Xia berjanji tidak akan menangis untuk sahabatnya.


Setelah Zhou Song mengatakan kalimat terakhir untuk Rong Xiang, semua orang membawakan bunga untuk Rong Xiang. Semua orang sedih atas kepergiannya.


Sementara Zhou Song memberi cincin tunangan mereka saat dulu, dan Chi Xia memberikan kalung yang dia kenakan saat Rong Xiang berada dalam kalung tersebut.


Chi Xia mengatakan kalau dia akan selalu mengingat dirinya dan persahabatan mereka di dalam hatinya.


"Rong Xiang, aku hanya berharap semoga kau tenang di alam sana dan selalu mengingat momen terindahmu bersama Chi Xia dan aku"


Mereka berdua pergi meninggalkan tempat pemakan Rong Xiang.


...****************...


Saat berada di istana, Chi Xia membersihkan kamar Rong Xiang bersama Xin Shia. Saat dia membersihkan kamarnya, Chi Xia menemukan sebuah kertas surat.


Chi Xia mengambil kertas tersebut dan melihat bahwa surat itu tertulis untuk Chi Xia. Chi Xia langsung membuka isi surat tersebut.


..."Chi Xia ku tersayang, maafkan aku sudah menjadi jahat terhadap dirimu. Aku menulis surat ini hanya untuk mengatakan kalau aku menyesal atas perbuatanku semuanya terhadap dirimu. Sebagai permintaan maafku, aku memberimu sesuatu di dalam peti ******d*********ekat kamarku. Aku harap kau menyukainya dan juga bisa memaafkan diriku***"...


Chi Xia membuka peti dekat kamarnya dan membuka peti tersebut. Saat dia membuka peti tersebut, dia melihat bunga lotus yang dia temukan pertama kalinya.


..."Rong Xiang, apapun yang kau lakukan terhadap diriku, aku sudah memaafkan semua kesalahanmu. Dan bunga ini, akan menjadi kenangan yang terindah dalam hidupku. Rong Xiang sahabatku"...


Tamat.

__ADS_1


__ADS_2