Dari Selir Menjadi Ratu Kaisar

Dari Selir Menjadi Ratu Kaisar
Bab 19 Mengaku Kekalahan


__ADS_3

Zhou Song langsung keluar dari kamar Rong Xiang dan langsung bergegas menuju kamar Chi Xia. Sementara Chi Xia, langsung pasrah melihat Zhou Song peduli dengan Rong.


Namun, Xin Shia mencoba untuk menjelaskan semuanya kepada Chi Xia tapi tidak berhasil sama sekali. Zhou Song tiba di depan pintu Chi Xia.


Zhou Song mengetuk pintu kamar Chi Xia dan menyuruhnya untuk membukakan pintu kamarnya dengan segera. Chi Xia tidak memberinya izin untuk masuk ke kamarnya.


Namun Zhou Song tetap memaksa Chi Xia untuk segera membukakan pintu kamarnya, karena ada hal yang perlu dia katakan kepada Chi Xia.


Karena Zhou Song ingin mengatakan sesuatu kepada Chi Xia, Chi Xia langsung menyuruh Xin Shia untuk segera membukakan pintu kamarnya.


Xin Shia membukakan pintu kamar Chi Xia dan Zhou Song langsung mendekati Chi Xia. Zhou Song berusaha menjelaskan semuanya kepada Chi Xia.


Tapi Chi Xia tidak percaya akhirnya Xin Shia ikut mengatakan yang sesungguhnya. Saat dia mendengar semua penjelasan dari Xin Shia akhirnya Chi Xia mau mendengarkannya.


Zhou Song menjelaskan semuanya kepada Chi Xia bahwa dia itu semua hanya akting saja, sebenarnya Zhou Song tahu rencana Rong Xiang dari Xin Shia.


Xin Shia langsung memberitahukan semuanya kepada Zhou Song tentang rencana Rong Xiang. Akhirnya Chi Xia lega dan dia mempercayai Zhou Song lagi.


Zhou Song memberikan tugas kepada Xin Shia untuk memata-matai rencana yang akan di buat Rong Xiang nantinya. Xin Shia terus menjalankan tugasnya.


...****************...


Selama beberapa hari, Rong Xiang melakukan rencana liriknya untuk mengalahkan Chi Xia pada tantangan ini. Sayangnya, semua rencana Rong Xiang diketahui oleh Zhou.


Setiap kali Rong Xiang membuat rencana, Xin Shia akan bersembunyi dan mendengarkan setiap rencana yang di bikin Rong Xiang. Lalu, Xin Shia langsung menuju ke Zhou Song.


Setiap kali Rong Xiang membuat rencannya, Xin Shia akan langsung memberitahukan semuanya kepada Zhou Song dan Zhou Song akan memberitahukan kepada Chi Xia.


Jadi, selama Rong Xiang melakukan rencana liciknya akan diketahui oleh Zhou Song. Dan Chi Xia yang mengetahui rencana Rong Xiang dia tidak akan cemburu dengan Zhou Song.

__ADS_1


Setiap hari Rong Xiang selalu berpikir bahwa rencananya berhasil mendapatkan hati Zhou Song. Tapi dia tidak tahu bahwa itu semuanya hanya akting saja.


Rong Xiang percaya diri bahwa di tantangan terakhir dia yang akan menang dan Chi Xia akan kalah dan sebagai kekalahan dia akan mengucapkan kata-kata terakhirnya nanti.


...****************...


Tantangan terakhir pun dimulai, Rong Xiang terus melakukan rencana liciknya. Dia memberikan teh kepada Zhou Song untuk dia minum nantinya.


Namun di dalam teh itu sudah di campur obat cinta kedalam teh tersebut. Rong Xiang berpikir ini akan berhasil dan dia yang akan menang nantinya.


Dia memasuki ruang aula istana, di dalam ruang aula istana terdapat Chi Xia yang juga ada di dalam ruangan aula istana. Rong Xiang meletakkan teh tersebut di meja.


Rong Xiang langsung memberikan minuman tersebut kepada Zhou Song, namun Rong Xiang tidak tahu bahwa rencananya kali ini akan gagal karena sudah ketahuan olehnya.


Setelah mendengar rencana Rong Xiang, Chi Xia membuat sebuah obat agar Zhou Song tidak akan terpengaruh oleh obat tersebut. Chi Xia berharap obat itu bisa bekerja.


Zhou Song meminum teh nya dan tak lama kemudian dia menatap terus wajah Rong Xiang. Rong Xiang mulai mengendalikan dirinya agar dia jatuh cinta dengannya.


Zhou Song mengungkapkan cintanya kepada Rong Xiang dengan suara yang besar. Hingga suaranya terdengar seluruh isi istana termasuk Chi Xia.


Chi Xia langsung sontak kaget melihat Zhou Song berubah. Rong Xiang mulai mendekati Zhou Song dan menanyakan siapa yang menang di tantangan terakhir ini.


Zhou Song langsung berdiri dari kursi nya dan mengumumkan siapa pemenang di tantangan ini.


"Hari ini aku akan mengumumkan pemenang dari tantangan kali ini"


Rong Xiang percaya diri sedangkan Chi Xia sudah pasrah karena Zhou Song sudah di kendalikan oleh Rong Xiang. Xin Shia mencoba untuk membuat Chi Xia semangat.


"Dan pemenang dari tantangan ini adalah... Chi Xia kekasihku sendiri"

__ADS_1


Rong Xiang kaget mendengar hal itu dan Chi Xia juga ikut terkaget bahwa dia yang menang dan bukan Rong Xiang yang menang. Zhou Song menarik tangan Chi Xia.


Rong Xiang yang kaget menanyakan mengapa Chi Xia yang menang padahal Zhou Song sudah mengatakan cinta kepadanya di ruangan aula istana.


Zhou Song menjelaskan semuanya kepada Rong Xiang termasuk Chi Xia bahwa dia hanya berpura-pura terkena obat cinta di dalam teh nya.


Mata Zhou Song berubah karena obat yang dikasih oleh Chi Xia bekerja dengan sempurna. Dan Zhou Song mengatakan kalau selama ini dia hanya akting saja.


Rong Xiang yang mendengar itu langsung patah hati dan dia segera menginginkan untuk membunuh Chi Xia karena Zhou Song hanya peduli dengan Chi Xia.


Rong Xiang bergegas berlari ke para prajurit dan mengambil pedang tersebut. Rong Xiang langsung ke arah Chi Xia untuk menyerangnya dari belakang.


Namun Chi Xia berhasil diselamatkan oleh Zhou Song dan segera menghentikan Rong Xiang. Rong Xiang semakin marah dan ingin melukai Chi Xia.


Tiba-tiba gerakan Chi Xia berhenti dan dia langsung terjatuh dan dia langsung sesak nafas. Pada akhirnya Rong Xiang langsung pingsan dan membuat semuanya panik


Zhou Song langsung mengangkat tubuh Rong Xiang dan segera memanggilkan tabib untuknya. Zhou Song perlahan meletakkan Rong Xiang di atas ranjangnya.


...****************...


Setelah pemeriksaan yang sangat lama, tabib mengatakan kalau Rong Xiang memiliki penyakit jantung. Chi Xia termasuk seluruh istana terkaget mendengar hal itu.


Chi Xia yang masih menganggap kalau Rong Xiang itu adalah sahabatnya, dia memohon kepada tabib untuk memberinya izin masuk ke dalam kamarnya.


tabib memberikan izin kepada Chi Xia untuk melihatnya, Chi Xia langsung masuk ke dalam kamarnya dan Zhou Song juga ikut masuk ke dalam kamarnya.


Setelah masuk ke dalam kamarnya, Chi Xia langsung memegang tangan Rong Xiang sambil menangis. Rong Xiang langsung membuka matanya dan melihat Chi Xia.


Rong Xiang ikut menangis juga dan dia mengaku kalah dan meminta maaf atas perbuatannya kepada Chi Xia selama ini. Chi Xia sudah memaafkannya dari dulu.

__ADS_1


Rong Xiang mengatakan kalau hidupnya saat ini tidak akan lama lagi.


Lanjut bab terakhir, bab 20


__ADS_2