
malam sudah sangat larut sebagian manusia memilih menggunakan waktunya untuk mengistirahatkan tubuh mereka setelah seharian digerakkan untuk bekerja. . .
tetapi tidak berlaku untuk pria yang sedang dirundung kesedihan,, dia memilih menghabiskan sisa malamnya dengan minum minuman alkohol yang beberapa bulan ini menemani dirinya meratapi nasib cintanya yang berakhir dengan penghianatan sang kekasih.
berikan aku satu botol yang paling keras... "ucap Rafaela kepada bartender yang sedari tadi melayani permintaannya.
kau sudah minum sangat banyak tuan... "ucap bartender itu .....
*apa kau tuli bung..... "beraninya kau tidak mematuhi ucapan ku..
emosinya mulai meledak karena bartender itu tak kunjung memberi nya minuman..
"rafaela berteriak dan melemparkan semua botol minuman yang bisa ia jangkau*...
maaf tuan tapi mr. smith ayah anda sudah melarang ku untuk memberikan minuman kepada anda sekedarnya saja dan kau sudah melebihi batas tuan .... "jelas sang bartender...
Rafaela yang sudah tersulut emosi pergi dari bar milik ayahnya itu...
ia memaki apa saja yang ia temui di jalanan sepi yang dilalui .ia berjalan dengan gontai efek minuman yang di konsumsinya.
dirinya berbicara dan melontarkan semua kekacauan hidupnya di trotoar jalan...
dasar pengacau...
penghianat.....
wanita rendahan....
sahabat sialan....
brengs**kkkkkkk.....
semua umpatan keluar dari mulut nya tiada henti.....
dia melangkah ke sembarang arah tanpa memperhatikan jalanan yang dilalui.
keyla hendak pulang kerumahnya dia terbiasa pulang tengah malam karena bekerja di dua shift sekaligus...
keyla keluar dari tempatnya bekerja dia bekerja sebagai kasir supermarket yang beroperasi 24 jam dan sekarang jam kerjanya telah berkahir rekannya sudah datang menggantikan dirinya.
aku pulang jack.... " pamit keyla kepada jack yang menjadi patner kerjanya...
keyla melangkahkan kakinya dia bersenandung kecil di perjalanan....
dia tidak memperhatikan sekitar dan sedang mendengarkan musik lewat earphone yang menyumbat telinganya...
tiba tiba tubuh keyla tersungkur mencium aspal jalan...
Aww... rintih keyla memegangi kakinya. .. dia tidak jatuh sendirian ada pria yang juga terjatuh di depannya...
kau gunakan matamu tidak kalau jalan...
__ADS_1
kau membuatku terjatuh semua badanku jadi sakit...
kau dengar tidak heh...
apa kau tuli tuan.... hallo tuan....
*huft percuma saja berbicara dengannya selain tuli mungkin dia juga tak bisa bicara...
rutuk keyla dengan sikap acuh pria di depannya*...
dia bahkan tidak meminta maaf keyla bangun dan hendak berdiri meninggalkan lelaki di yang menabraknya tadi...
dia mengkhianati ku.... mereka semua mempermainkan hidupku... "rengek pemuda itu...
keyla bingung harus bagaimana... dirinya harus berpura tuli kah? dan pergi meninggalkan pria asing si hadapannya dilain sisi dia takut pada pria tetapi tak tega juga melihat keadaannya..
bagaimana ini.. sebaiknya aku pergi saja ..aku juga tak mengenalnya pria itu juga terlihat berantakan dan tercium bau alkohol dari tubuhnya....
keyla memutuskan melangkah menjauh meninggalkan pria asing itu... baru beberapa meter dirinya melangkah terdengar deru rem mobil serta klakson memecah telinganya.
tinn tin tin....... ciiittttt " suara ban yang bergesekan dengan aspal jalanan yang dikemudikan dengan pemiliknya mendadak harus berhenti karena di depannya ada lelaki yang berjalanan sembarang arah....
pengemudi itu keluar dan memaki pemuda itu tiada henti... kau ingin mengakhiri hidupmu bung jika iya jangan membuat ku harus berurusan dengan mayat mu nanti..
pergilah kau bisa naik *M*enara Eiffel ...kau jatuhkan saja tubuhmu dari atas sana. "ucap pengemudi itu dengan kesal. ..
dan berlalu kembali ke mobilnya. mobilnya menghilang dari penglihatan keyla seiring dengan laju yang semakin menjauh.
keyla mendekati pria asing itu lagi... tuan apa kau mau ku antar pulang... ? ucap keyla...
tidak ada reaksi apapun dari pria itu sama seperti saat dia mendapat teguran dari pengemudi tadi...
keyla menghela nafas berat... jika kau ingin mengakhiri hidupmu jangan lakukan di hadapanku " kesal keyla yang masih tak mendapat jawaban apapun.....
*lalu disini lah sekarang Rafaell...
"akhirnya keyla tak bisa meninggalkan pria asing itu sendirian di jalanan mungkin nanti akan ada kendaraan lain yang bisa membahayakan nyawa pria itu.... "
dia membawa pria itu ke flat nya....
pria itu sudah tak sadarkan diri dan ia menidurkan nya di sofa...
keyla membersihkan dirinya di kamar mandi dia berganti baju dan hendak melangkah tidur namun sebelum itu...
dia kembali ke sofa depan dia ingin melihat keadaan pria yang ia bawa pulang itu dia membawa handuk dan selimut di tangannya..
keyla mendekat dan menyeka wajah pria itu dengan handuk yang sudah di basahi air...
wajah tampan rafaell membuat keyla tanpa sengaja memandanginya cukup lama.
keyla tersenyum.. kau tampan tuan tapi kau konyol terlalu lemah dengan mengakhiri hidupmu seperti tadi " ucap keyla dia bangkit dari sofa tetapi sesuatu menahannya...
__ADS_1
keyla menoleh dilihatnya tangan kekar pria itu menahan pergerakannya.
pria itu bangun dan menarik tubuh keyla ..mendudukkannya di pangkuan pria itu... keyla merasakan gelanyar aneh si ditubuhnya pria itu mengelusi sisi wajahnya...
jangan meninggalkan ku honey... aku hancur tanpamu ...aku tidak bisa tolong jangan lagi mengkhianati ku....
tuan apa maksudmu? aku bukan orang yang kau maksud*....
tuan kau harus mengendalikan dirimu tuan aku hanya berniat membantu mu... aku tidak sengaja bertemu dengan mu di jalanan tadi.. tuan lepaskan ku mohon.. "rengek keyla " ...ia mencoba melepaskan diri dari rangkulan pria asing dihadapannya.
keyla berusaha tapi tenaga nya tak cukup kuat dengan tenaga pria yang di tolong nya tadi...
*malam itu mengubah segala kehidupan keyla
malam yang selalu keyla sesali selama ini...
andai waktu bisa di putar kembali keyla akan memilih mengabaikan dan egois dengan meninggalkan pria itu tanpa harus mengalami kejadian tidak mengenakan ini*...
keyla merasa menyesal karena dirinya sendiri lah yang telah membawa petaka dalam hidupnya ..
*pria asing yang di tolong nya malah merenggut masa depannya ...."
mimpi buruk itu selalu menghantui dirinya*...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.