Deep You

Deep You
coklat panas


__ADS_3

keyla mengusap air matanya, dia merapikan dirinya jenny turut mengusap air mata keyla, setelah keyla mulai tenang jenny menggenggam tangan keyla ,keyla mau kah kau mendengarkan apa yang akan aku ucapkan ini ,anggap lah jika ini ucapan seorang ibu kepada putrinya.


keyla mengangguk pelan tersirat keraguan di wajahnya.


rafa tidak sepenuhnya bersalah dalam hal ini, aku tidak bermaksud memihak siapapun, sebagai seorang ibu tentu semua orang tua ingin yang terbaik untuk anaknya, kau juga seorang ibu sayang kau sangat tahu apa yang aku bicarakan ini, keyla berikan rafa kesempatan untuk memperbaiki semuanya meski dia pernah melakukan kesalahan besar sekalipun kau harus mencoba memaafkan nya dan berdamai lah dengan luka masa lalu mu sayang.


tapi bibi ...aku takut rafa mencari ku hanya untuk merebut sheryl dari ku, aku takut dia memisahkan aku dan sheryl ."ucap keyla " .


sayang kau berpikir terlalu jauh, aku melihat sendiri rafa bukanlah pribadi seperti yang kau pikirkan, sayang jika rafa berniat jahat padamu mungkin dia akan membawa sheryl di hari pertama dia bertemu dengan nya tapi kau lihat sendiri kan dia bahkan menjaga dan menyayangi sheryl.


tapi bibi rafa , *dia....


keyla menunduk dia menggigit bibirnya, dia belum tahu jika sheryl adalah putrinya bi*.


sayang kau yakin? keyla mengangguk pasti,


saat itu dia memang pernah mengatakan jika dia ingin bertanggung jawab namun aku, aku malah menyuruhnya pergi aku benar benar tidak tahu jika akan ada sheryl waktu itu aku tak memikirkan akibat kejadian waktu itu, aku hanya berpikir menjauh darinya semampu yang aku bisa.


sayang dengarkan aku, sekarang sheryl sudah bertemu dengan ayahnya dan kau lihat sendiri sheryl begitu nyaman dengan nya.


salah satu perawat masuk dan memeriksa keadaan jenny membuat obrolan keduanya terhenti, jenny yang baru saja meminum obat dia sudah kembali terlelap.


keyla termenung dia merenungkan semua ucapan jenny... keyla melirik jam di ponselnya, astaga sheryl pasti sudah menungguku , aku sudah terlambat menjemputnya.


mommy....!


keyla menoleh sheryl berdiri di ambang pintu namun putrinya tidak sendiri dia bersama rafa.


sheryl menghambur ke pelukan keyla, mommy apa bibi jenny sudah bangun dan makan? "cicit sheryl " .


bibi mu baru saja meminum obatnya dan sekarang dia sedang istirahat...


mommy aku lapar.... cicit sheryl.


keyla menepuk dahinya, astaga maafkan mommy sayang mom lupa jika kau belum makan siang.


rafa hanya melihat interaksi kedua wanita berbeda usia itu. dia masih berdiri di ambang pintu, rafa termenung cukup lama hingga tidak menyadari keyla dan sheryl ada di hadapannya.


sheryl menggelengkan kepalanya.. uncle ! "teriak sheryl " .


rafa tersentak dari lamunannya, maaf kan uncle sheryl rafa menggaruk lehernya yang tidak gatal dia terkejut melihat keyla dan sheryl sudah berada di depannya dalam jarak sedekat ini.


uncle gendong aku..."cicit sheryl " .


sayang kau sudah besar jangan seperti anak kecil "tukas keyla " .

__ADS_1


rafa meraih sheryl dalam gendongannya, little princess kau berat juga ternyata. ",ejek rafa " .


keduanya tertawa riang bahkan sheryl mengabaikan mommy nya dia asyik bergurau dalam gendongan rafa.


keyla sedikit tersentuh dengan semua cara rafa menghadapi sheryl sejauh yang dia lihat sejak kemarin.


rafa mendudukkan sheryl di kursi belakang, dia membuka pintu mobil untuk keyla, masuklah !


keyla enggan duduk di samping rafa dia berjalan melewati rafa dan berniat duduk dengan sheryl di kursi belakang.


keyla duduklah di depan, perlu kau ingat aku bukan supir mu! "sergah rafa " .


keyla mendengus keyla dengan muka masam dia duduk di depan . rafa terkekeh melihat wajah masam keyla, rafa menengok sheryl dari balik spion mobil nya.


sheryl kau ingin makan apa little princess? "seru rafa ".


uhm. masakan mommy saja uncle aku lebih menyukai masakan mommy "teriak sheryl ".


baiklah kita akan makan masakan mommy mu, uncle juga ingin tahu seberapa enak nya masakan mommy mu ini .


rafa tersenyum miring dan hal itu tak luput dari pandangan keyla .


keyla menatap tajam rafa, namun rafa hanya terkekeh.


selama perjalanan menuju mansion, rafa dan keyla hanya diam mereka tak terlibat percakapan apapun mereka hanya menyahuti sheryl saat gadis itu bertanya sesuatu.


*sheryl sayang kemari lah... makanan nya sudah siap sayang , ",teriakan keyla terdengar " .


sheryl menarik tangan rafa dan membawanya turut serta ke dapur*.


mommy punyaku mana? ini untuk mu dan ini untuk mommy, lalu uncle? "cicit sheryl ".


uhm. mommy hanya memasak untuk kita berdua seru keyla.


baik lah kalau begitu aku tidak akan makan jika uncle rafa tidak ikut makan "elak sheryl " .


little princess kau tidak boleh bersikap seperti ini, tidak baik jika mengabaikan makanan, lihat lah mommy mu sudah berbaik hati membuatkannya untukmu, sekarang hargailah masakan nya makan itu dan jadilah anak baik, kau mengerti little princess?


sheryl mengangguk dia mulai melahap makanan nya sedikit demi sedikit.


keyla hanya berbohong tadi , sebenarnya dia memasak untuk tiga orang namun dia enggan sekali membagi makanan itu untuk rafa karena rafa sempat meragukan masakannya.


ini makanlah keyla memberikan piring makanannya kepada rafa, dan meraih piring lain untuk dirinya sendiri.


kau bilang hanya memasak dua porsi, seru rafa.

__ADS_1


aku hanya kasihan saja padamu, sekarang diam dan makanlah makanan mu "ucap keyla".


rafa tersenyum dan mengiyakan.


*keyla melihat rafa dan sheryl bergantian dia menyadari jika rafa dan sheryl makan dengan cara yang sama tenang, pelan, dan rapi.


bahkan sheryl makan dengan cara seperti itu tanpa arahan siapapun*.


sheryl begitu menghargai hal hal kecil seperti makanan , sheryl bahkan terlatih untuk tidak membuang makanan karena sheryl tak tega jika harus membuangnya.


astaga... memang benar apa kata pepatah jika darah lebih kental dari pada air "gumam keyla dalam hati " .


setelah selesai makan rafa dengan cekatan meraih peralatan yang tadi di gunakan mereka untuk makan.


tunggu, , letakan saja di sana biar aku yang mencucinya " ucap keyla " .


tidak masalah aku terbiasa melakukan hal ini, tenang saja aku tidak akan memecahkan piring piring mu ini "saut rafa " .


keyla mengiyakan... dia membersihkan meja makan dan membuat coklat panas, kali ini keyla membuat porsi minuman untuk tiga orang, entah keyakinan dari mana keyla menebak jika rafa pasti menyukai coklat panas seperti sheryl dan keyla akan menguji kebenarannya.


keyla menemui sheryl dan rafa yang tengah tertawa riang di ruang keluarga , gadis kecil itu bahkan mengabaikan film kartun favoritnya dia lebih suka bercanda dan berceloteh dengan rafa.


sayang mommy membawakan coklat panas untuk mu... seru keyla.


gadis cilik itu langsung menoleh dengan gerakan cepat hingga rafa terkejut di buatnya.


sheryl turun dari pangkuan rafa,


*punyaku mana mommy? ....


ini untuk mu...


dan ini , untuk-


berikan yang satu ini untuk uncle mu itu "seru keyla tanpa memandang rafa* " .


sheryl antusias dia memberikan segelas coklat panas untuk rafa.


apa kau suka coklat panas uncle... seru sheryl


tentu saja... kau tahu bahkan teman teman uncle mengatakan jika uncle adalah pecinta coklat sejati... "saut rafa " .


keyla tersedak minumannya sendiri, dia terbatuk batuk hingga membuat rafa sedikit bingung dia membantu keyla meminum air putih yang telah di ambilnya.


lain kali makan dan minumlah dengan tenang, kau pasti memikirkan sesuatu saat minum tadi hingga membuat mu tersedak seperti ini. "seru rafa" .

__ADS_1


keyla membenarkan dalam hatinya dia sedang memikirkan cara bagaimana mengetahui rafa menyukai coklat atau tidak dan sheryl memudahkan semuanya, namun saat mendengar jawaban rafa, keyla yang sedari tadi mencuri dengar percakapan keduanya malah tersedak .


keyla hanya mengangguk pelan dan berterima kasih pada rafa.


__ADS_2