Deep You

Deep You
tidur bersama


__ADS_3

Rafa mengetuk pintu kamar Keyla, Keyla yang selesai membersihkan diri mengenakan gaun tidurnya yang biasa dia gunakan untuk tidur .


Keyla mengernyit saat mendengar suara ketukan pintu, dia segera melangkah dan meraih kenop pintu ,dan membukanya.


Ada apa? apa kau perlu sesuatu? tanya Keyla.


Rafa tertegun dia sedikit terkejut melihat penampilan dan lekuk tubuh Keyla yang terbalut gaun tidur sialan yang sangat lah tipis, Rafa menelan kasar saliva nya.


Keyla tidak menyadari gaun yang dia kenakan sangatlah tipis dan Keyla bahkan sangat menyukai gaun tidur yang saat ini tengah di kenakan nya.


Rafa apa kau perlu sesuatu ? Keyla mengulang kembali pertanyaan nya.


Rafa tersadar dari pemandangan yang sempat menggoda matanya, Rafa sedikit bersuara untuk menormalkan perasaannya yang kini sedikit kacau karena penampilan tak terduga Keyla di hadapan matanya saat ini.


Keyla melambaikan tangan nya di depan wajah Rafa ,Rafa tersenyum dia menggaruk lehernya yang tidak gatal itu.


Rafa memikirkan alasan apa yang akan dia katakan pada Keyla untuk menegur gaun tipis nya itu, tapi Rafa tidak ingin membuat Keyla merasa malu jika dia menegurnya.


uhm aku ...aku lapar ,apa kau tidak lapar kita bahkan belum sempat makan malam ! dan aku tidak bisa tidur dalam keadaan perut yang kosong ucap Rafa dia menghembuskan napas nya dengan pelan, akhirnya dia menggunakan kelemahannya sebagai alasan.


ah benarkah kalau begitu aku akan membuat makanan untukmu ucap Keyla dia melangkah keluar kamarnya .


Kau tunggu lah sebentar aku akan -


bagaimana jika kita pergi makan di luar saja,aku ingin sedikit mencari udara Segar seru Rafa .


Keyla ingin sekali menolak karena dia sudah ingin bersantai dengan kasur dan bantal kesayangannya, namun dia juga sebenarnya sedikit malas untuk memasak di jam yang sudah terlewat ini.


setelah cukup lama memikirkan Keyla mengiyakan ajakan Rafa untuk makan di luar rumah, iya sudah ayo kita akan makan sesuai dengan keinginanmu Seru Keyla.


tunggu, Rafa menghentikan Keyla yang akan berlalu begitu saja.


sekarang apa lagi ? tanya Keyla dengan memutar malas bola matanya.


sebaiknya kau ganti dulu gaun mu itu, kau tidak mungkin mengenakan pakaian seperti itu di luar rumah ! .ucap Rafa.


Keyla kembali memasuki kamarnya dia segera mengganti gaun tidur nya dengan mantel yang sebatas lututnya Keyla kembali menemui Rafa.


keduanya memasuki mobil dan segera melajukan kendaraanya ke restauran terdekat.


Keyla dan Rafa menikmati makanan mereka sesekali Keyla menyuapi makanan miliknya untuk Rafa dan begitu juga dengan Rafa dia melakukan hal yang sebaliknya.


Keyla teringat dengan Sheryl, astaga Rafa aku lupa jika Sheryl sendirian di rumah ucap Keyla dengan begitu cemasnya.


Keyla ada apa? tenanglah kau bicara pelan pelan saja seru Rafa seraya mengelus pundak wanita itu.

__ADS_1


Sheryl tidak akan terlelap tidur jika dia merasa lapar dia juga belum sempat makan malam dan itu artinya Sheryl akan terbangun dari tidurnya , dia akan menangis jika tidak mendapati siapapun di rumah saat malam ucap Keyla.


tenanglah kita akan kembali ke rumah dan sampai di sana secepatnya, Rafa meletakan beberapa lembar uang di meja dan meninggalkan restauran bersama Keyla.


Sheryl menggeliat gadis itu terusik karena rasa haus yang mendera tenggorokan nya, Sheryl menguap gadis cilik itu menyingkap selimut di tubuhnya dan segera turun dari kasur menuju ke dapur untuk meraih Air dingin untuk membasahi tenggorokannya yang mengering.


Sheryl melangkah ke dapur tangan mungilnya meraih botol minuman dan menenggaknya ,gadis kecil itu meraih susu kemasan yang ada di kulkas dia meminum susu coklat itu dengan duduk di meja makan Sheryl yang masih mengantuk kembali memejamkan mata dan tidur dalam posisi duduk di meja makan.


Rafa dan Keyla masih dalam perjalanan, Rafa berusaha menenangkan Keyla jika Sheryl tidak akan terbangun dan menangis, namun Keyla yang sudah melihat tabiat putrinya sedikit khawatir akan hal itu.


Kau tidak akan tahu kau tidak pernah menemaninya sejak kecil seru Keyla dengan sedikit berteriak,Keyla yang tengah dilanda kecemasan itu tanpa sadar meluapkan rasa frustasinya.


Rafa sedikit terluka dengan ucapan Keyla namun dia juga tidak membantah di cukup bisa memahami jika perasaan Keyla hanyalah murni bentuk kecemasan seorang ibu untuk putrinya.


suasana di dalam mobil menjadi senyap percakapan keduanya terhenti setelah keyla mengucapkan kalimat yang membuat Rafa bungkam.


setelah sedikit tenang Keyla menyadari ucapan yang terdengar sarkas itu ,dia menoleh ke arah Rafa.


aku tidak seharusnya mengatakan hal seperti itu tadi gumam Keyla dalam hati.


Rafa memarkirkan kendaraanya, Keyla dan Rafa bergegas masuk ke dalam rumah mereka menuju kamar Sheryl.


astaga dimana Sheryl? tanya Keyla dengan bingung.


Keyla kemari lah! kau harus lihat ini ucap Rafa Keyla yang mendengar Rafa memanggilnya segera menuju ke arah Rafa.


ada apa? tanya Keyla .


lihat lah princess kita itu ,Rafa menunjuk dengan matanya.


Keyla mengikuti arah pandang mata Rafa dan dia tersenyum lega melihat buah hatinya masih tertidur dan duduk dengan lelapnya.


aku akan memindahkannya di kamar seru Rafa dengan perlahan dia meraih tubuh mungil putrinya dan membawa kembali Sheryl ke kamarnya.


Daddy kau disini ucap Sheryl dia mengucek kedua manik miliknya ,Sheryl sedikit terbangun saat Rafa menggendongnya.


ini masih larut malam sayang kembali lah tidur seru Rafa dengan mengecup pelipis Sheryl ,Rafa juga mengelus puncak kepala Sheryl hingga gadis kecil nya kembali terlelap.


Keyla memandanginya terbesit rasa menyesal karena tadi dia sempat melontarkan kalimat yang sudah pasti akan membuat Rafa terluka.


Keyla masuk ke kamar Sheryl dia duduk di sisi yang lain di ranjang Sheryl, Rafa masih setengah berbaring posisinya seperti sungguh menambah kesan ayah idaman yang sedang menjaga putrinya. pemandangan itu membuat hati keyla menghangat selama 6 tahun putrinya tidak mendapatkan kasih sayang seorang ayah karena dirinya.


maafkan aku Rafa seru Keyla dengan menggigit bibir bawahnya, Rafa mengernyit heran Maaf untuk apa? tanya nya dengan bingung.


untuk perkataan ku saat di mobil tadi, aku tidak bermaksud menyudutkan dan membuat mu terluka ucap Keyla dengan kepala yang menunduk.

__ADS_1


Rafa menghembuskan napasnya dia bangkit dan memutari ranjang Sheryl, Rafa berlutut di hadapan Keyla dia menyentuh dagu Keyla dan mengangkat wajah tertunduk itu dengan ibu jarinya.


*aku tidak masalah mendengar semua kekesalan , amarah mu atau apapun itu asal kalian akan tetap bersama ku.


kalian tidak lagi menjauh dari kehidupan ku, aku akan dengan senang hati menerima semuanya Keyla* .


Rafa menghapus air mata Keyla dengan mengecup semua air matanya dengan bibirnya ,tersenyum lah Keyla kau tidak boleh menangis lagi mulai saat ini .


Keyla mengangguk pelan lalu tersenyum dia memeluk Rafa dan menenggelamkan wajahnya di bahu Rafa .


ini sudah malam apa kau akan terus memelukku seperti ini goda Rafa .


Keyla tersentak dia segera menjauhkan tubuhnya dari Rafa ,Keyla menyelipkan surai panjang nya ke belakang telinga.


Rafa menggenggam tangan Keyla , bisakah malam ini kita tidur bersama? seru Rafa .


aku ingin merasakan kembali tidur dengan mu ? timpal Rafa .


apa maksudmu ? tanya Keyla dengan tatapan marah yang membuat Rafa mengubah kalimatnya .


maksudku tidur bersama , aku kau dan Sheryl malam ini saja kita tidur bertiga di kamar Sheryl ucap Rafa .


astaga aku pikir dia akan -


keyla segera menepis pikiran nya yang mulai tidak waras , mengapa jadi dia yang berpikiran seperti ini?


begitu ya ,baiklah kalau begitu aku akan berganti pakaian dulu ucap Keyla dia hendak berlalu dari kamar Sheryl namun Rafa kembali memanggilnya .


Keyla jangan kenakan gaun tidurmu yang tadi sudah kau pakai ,kau ganti saja dengan gaun yang lain ucap Rafa .


Keyla tidak terlalu memikirkannya mengapa Rafa berucap seperti itu , dia mengiyakan saja dan berlalu ke kamarnya.


Keyla kembali dengan piyama pria di tangan nya ,piyama milik jacob yang sengaja di tinggal disini saat dia dan sofia menginap di rumah Keyla.


kau ganti pakaian mu dengan piyama saja kau tidak mungkin mengenakan pakaian kantormu itu ,ini milik temanku yang tertinggal di sini ! Keyla menyerahkan pada Rafa .


Rafa menerimanya dan segera berlalu ke kamar mandi membersihkan dirinya sendiri.


Keyla melepas ikatan rambutnya dia tertidur dengan memandangi Sheryl, Keyla yang memang sudah mengantuk tertidur begitu saja tanpa menunggu Rafa.


Rafa keluar dari kamar mandi dia melangkah mendekati dua bidadari tak bersayap nya itu dengan perlahan Rafa membaringkan dirinya di samping Sheryl .


Rafa kembali duduk di ranjang dia mengecup pipi Sheryl dan Rafa memandangi Keyla dia mencium kening Keyla dan setelah itu dia ikut menyusul kedua wanita berbeda usia itu tertidur dengan Sheryl yang berada di tengah keduanya.


see you ❤

__ADS_1


__ADS_2