
Keyla mendengus kesal, bahkan sampai pagi ini Rafa sama sekali tidak menghubungi ku lagi. Keyla menghentakkan kakinya di lantai terdengar dentuman yang cukup keras di ruang kamarnya, Keyla menutup pintunya dengan sedikit bantingan suara gaduh memenuhi lantai atas rumahnya .hari ini mood Keyla benar benar buruk, hanya karena seorang Rafa.
kau akan kemana sayang ? mata Jenny menelisik penampilan Keyla dari ujung kaki hingga kepala. dilihatnya baik baik ,Keyla sudah rapi dengan mantel yang membalut tubuhnya, lengkap sepatu dan tas yang melengkapi penampilannya . bahkan Jenny mengernyit dia memandangi Keyla dengan tatapan aneh, sebab aura Keyla terasa tidak enak untuk di pandang.
Bibi aku ingin menyelesaikan pekerjaanku secepat mungkin, Jacob mengganti tema pemotretannya. aku akan melakukan pemotretan pagi ini ,aku ingin segera menemui Sheryl saat semuanya selesai. bibi aku merindukan putriku timpal Keyla ,wajahnya terlihat kusut ,Keyla teringat foto yang terpajang di kamar Rafa .Jenny menangkap sesuatu di wajah Keyla yang terlihat suram pagi ini, Jenny mencoba menghibur Keyla.
Apa ada sesuatu yang mengganggu pikiran mu sayang? Jenny mencoba mengurai kesedihan yang di dera Keyla saat ini tangannya tergerak untuk menyentuh pipi mulus Keyla.
Keyla berusaha menyembunyikan kekalutannya , aku tidak mungkin menyampaikan tentang foto itu pada bibi .Keyla membatin bibi pasti akan menertawakan ku, jika tahu aku cemburu pada wanita yang tidak aku kenal.Keyla mengedipkan sebelah matanya pada Jenny, tidak ada apa apa .bibi aku pergi dulu, jaga diri bibi Keyla berlalu setelah mencium pipi Jenny sebanyak 2 kali.
Jenny menggelengkan kepalanya, anak itu ingin mengelabuhi ku ternyata. Jenny tersenyum penuh arti dia mencoba menghubungi seseorang.
Sheryl menggelayuti kaki Kakeknya, dia ketakutan saat melihat dua orang asing memasuki Mansion William. Rafa sibuk berbincang dengan seseorang di handphone nya.
Sheryl sayang, jangan takut!
mereka bibi dan pamanmu sayang, seru William. Sheryl menatap William, William tersenyum mengangguk .Sheryl beralih menatap dua orang asing di depannya, mata bulatnya berhenti saat melihat bayi yang di gendong oleh perempuan yang duduk tepat di depan William.
Kau tertarik dengan bayi itu sayang? tanya William saat melihat ekspresi Sheryl yang tak berpaling dari mahluk kecil di depan matanya.
Sheryl tanpa sadar melangkah mendekat pada Ibu bayi itu, tangannya tergerak mengelus pipi sang bayi.
dede bayi. . . . gumam Sheryl.
bayi kecil itu tersenyum, dia seolah menyukai dan mengerti ocehan Sheryl . Sheryl begitu senang dengan kehadiran bayi itu, William tersenyum saat Sheryl melupakan rasa takutnya kepada orang asing ini.
__ADS_1
Rafa yang selesai dengan urusannya, bergabung bersama William. Rafa melihat putrinya mengelus pipi bayi mungil nan lucu itu.
bagaimana perjalanan kalian? Aarav ,Nayla sebelumnya tolong maafkan aku ! karena aku tak sempat datang saat pernikahan kalian dulu. Rafa membuka percakapan dengan sahabat lamanya, Aarav Osmond .
lupakan saja dude ! lagi pula kami tahu alasan mu saat itu, Aarav tersenyum dia memandangi Sheryl yang bermain dengan Ethan Osmond putranya .
Daddy dia menggemaskan sekali, celoteh Sheryl dengan logat khas anak anak seusianya. Ketiga pria itu terkekeh dengan ocehan Sheryl. Sheryl begitu lengket dengan Nayla, bahkan kini duduk dengan tenang di sebelah Nayla dan Aarav.
Rafa memperhatikan putrinya dengan intens, astaga! bahkan di saat seperti ini, Rafa merindukan Keyla yang tengah sibuk bekerja.bagaimana reaksi Keyla saat tahu Sheryl sebegitu antusiasnya terhadap bayi sahabatnya ini? Rafa melamun dia sibuk berdialog dengan pikirannya sendiri.
Rafa tersentak dari lamunan nya, saat Nayla menanyakan keberadaan Keyla .
Rafa, dimana wanita yang kau ceritakan itu? aku ingin sekali bertemu dan mengenalnya:! ucap Nayla dengan menepuk bokong Ethan yang sedikit menangis, beruntung lah! Ethan termasuk bayi yang menurut dan mudah untuk menenangkannya kembali .
apa kau tidak ingin mengenalkan nya pada kami? timpal Aarav dengan terkekeh.jangan katakan jika kau takut, Keyla mu itu akan terpesona dengan ketampanan yang aku miliki ejek Aarav.
Rafa menggeleng, dia memicingkan matanya. kau ini sangat percaya diri sekali, aku tidak takut akan hal itu.Keyla ku tidak akan terpesona melihat mu! justru aku merasa kasihan pada Nayla, dia harus terjebak dengan pria arogan seperti mu balas Rafa tak kalah sengit .
sialan ! kau ini, aku tidak lagi memiliki sifat itu kilah Aarav .William yang juga mendengar percakapan kedua pria itu terkekeh bersama Nayla .Sheryl mencubit dengan gemas pipi gembul Ethan, Ethan tampak nyaman dengan gurauan Sheryl yang berceloteh tiada henti.
Keyla kau ini kenapa? sungguh hari ini, wajahmu kelihatan tidak bagus di depan lensa kameraku, jacob sudah berkali kali mengatakan hal yang sama.
Keyla menjatuhkan bokongnya, Keyla memijat kakinya pelan. baru kali ini dirinya tidak bisa bersikap profesional di depan kamera, benar benar menyebalkan. kakiku pegal sekali gerutu Keyla dengan meringis dia kembali memijat jari kakinya yang seharian ini memakai high hills.
Jacob mendekati Keyla dan duduk di sebelahnya, apa kalian sedang berseteru? Keyla mengerutkan kening, siapa yang kau tanyakan? tanyanya. jacob mencebikkan bibirnya, apa ini ada hubungannya dengan Rafa? Jacob menelisik raut wajah Keyla yang membeku. diam berarti iya Jacob tersenyum miring, Bicaralah Keyla! mungkin aku bisa membantu mu timpalnya kemudian.
__ADS_1
Keyla sedikit berpikir, demi apapun sejak beberapa hari yang lalu foto itu selalu memenuhi otaknya. bahkan hatinya merasa penasaran setengah hidup karena hal itu. sebaiknya aku ceritakan saja pada Jacob, mungkin dia memiliki petunjuk tentang wanita itu batin Keyla.
um Jacob apa Rafa pernah memiliki kekasih? maksudku - Keyla menggantung kalimatnya ,Jacob yang sudah mengerti arah pembicaraan hanya terkekeh. ini pertama kalinya, Jacob melihat Keyla cemburu pada sesuatu selama mengenal Keyla dan menjadi partner kerjanya.
jangan menertawakan ku gerutu Keyla, Keyla membuang wajahnya ke arah lain.
Maafkan aku! aku hanya sedikit terkejut, melihat mu merasa kesal karena seseorang timpalnya. Keyla mulai menceritakan tentang foto itu, Jacob berusaha menjadi pendengar yang baik sesekali dia memberi penjelasan tentang Jessy masa lalu Rafa .
entah mengapa setelah mengetahui tentang kisah masa lalu Rafa, rasa kesal yang tadi memenuhi hati dan jiwanya berganti menjadi suasana melankolis .
Rafa menekuk wajahnya , kini dia dalam perjalanan ingin menjemput Keyla dan meminta maaf pada wanita nya itu. sebelumnya, Rafa memang kesal pada Keyla karena masalah ciuman itu, namun Keyla sendiri tidak tahu alasan dirinya menjauhi Keyla bukan. Rafa menyadari kesalahannya, dia harus menjelaskannya pada Keyla. sebelumnya Rafa tidak tahu Rafa yang tengah berbincang dengan Aarav dan Nayla, Rafa terkejut melihat Amanda datang ke mansion William dia ingin menemui Sheryl karena merindukan keponakannya itu.
Rafa tampak tidak suka saat Amanda membawa serta pria yang sudah mencium Keyla wanita nya. Darren yang juga masih memendam rasa cintanya pada Keyla, dengan terbuka mengatakan jika dia akan merebut Keyla dari tangan Rafa. Rafa yang mudah terpancing emosinya tentu saja merasa jengah, Darren dengan sengaja menabuh genderang perang dengannya.
merasa tertantang, Rafa menyetujui dan menyanggupi tantangan yang di berikan oleh Darren.
aku yakin jika Keyla akan memilihku, karena aku dan dia memiliki Sheryl. jadi saat Keyla memberikan jawabannya pergi dan menjauh lah dari hidup wanita ku.
Darren tersenyum sinis, dia mengangguk dan melenggang pergi masuk ke Mansion William. Rafa yang enggan melihat wajah Darren memilih pergi dan berniat menjemput Keyla di kanada.
Rafa memutuskan untuk menurunkan sedikit egonya dia tidak ingin kembali kehilangan Keyla hanya karena dia mementingkan egonya.
Jacob melihat kelegaan di raut wajah Keyla dalam hati Jacob turut bahagia setidaknya mood wanita yang sempat di cintai nya itu kembali ceria seperti sedia kala.
See You ❤
__ADS_1