
jam menunjukan pukul 8 malam. ..jacob mengingat janji temu nya dengan pebisnis asal texas sahabat nya itu. ..
key... aku seperti nya tidak bisa ikut makan malam dengan mu .. aku ada janji dengan teman ku..
kenapa kau tidak bilang dari tadi.. aku sudah memasak sangat banyak sekali... aku dan sheryl tidak akan sanggup menghabiskan nya.... aku pikir kau akan menjemput sonia dan makan malam di sini seperti biasa. "seru keyla dengan merasa kesal..
aku benar benar minta maaf key... tapi temanku ini baru saja tiba di kanada dia datang dari texas aku tidak enak jika membuatnya menunggu terlalu lama. "seru jacob dengan wajah memelas nya.
baiklah baik.... kau boleh pergi tapi kau bawa makanan ku ini dan kau bisa membaginya dengan teman mu itu... "nayla tersenyum dengan alis yang di naik turunkan.
jacob menghela nafas nya pelan...." aura ibu muda yang satu ini tidak pernah bisa dia tolak dan satu hal lagi keyla tidak menerima kata tidak jika menyangkut makanan " ....
keyla sangat menyayangkan jika makanan nya harus terbuang percuma...dan naluri keibuan itu muncul dengan sendirinya.
*apartemen rafa
hai dude... apa aku terlalu lama membuat mu menunggu raf...? "sapa jacob
tidak jacob. ...tidak masalah... duduklah..
maafkan aku dude karena mengubah tempat pertemuan kita di akhir waktu dengan mendadak pula.... "jacob.
tidak apa jacob.... c'mon.... bersikap lah biasa kau seperti baru mengenalku saja "ucap rafa.
oh iya aku membawa makanan... apa kau sudah makan malam raf. .?
jacob bertanya....seraya mengeluarkan makanan yang di berikan keyla ke depan meja persis di depan rafa duduk.
rafa menggelengkan kepalanya...
wah kebetulan sekali... sekarang bagaimana kalau kita makan terlebih dulu ..baru setelah itu kau ceritakan semua nya "seru jacob.
sejak kapan kau bisa memasak jacob?rasanya aku ragu jika harus mencicipi masakan mu itu .."ucap rafa menunjuk makanannya dengan gerakan mata.
rafa melihat dengan raut wajah penuh curiga ke arah makanan itu ngeri bercampur ragu...
ck kau ini, , , siapa juga yang mau repot memasak untuk mu... aku mana bisa memasak.. aku hanya bisa mengunyah "jacob menunjukkan deretan gigi putihnya.
rafa mengerutkan alisnya. . lalu ? ...
ayolah dude kau hanya tinggal memakannya saja, ini masakan dari model ku dia membaginya karena terlalu banyak mengolahnya dari porsi yang seharusnya.
baiklah karena kau memaksa ku "seru rafa".
kau ini.... masih tidak berubah "seru jacob dengan menggelengkan kepalanya
rafa mengangguk dan mengangkat bahunya acuh ... mereka mulai menyantap makanan itu bersama sama.
__ADS_1
setelah keduanya selesai makan dan rafa dengan cekatan meraih serta membereskan piring kotor nya dia langsung mencucinya sendiri.
hei sejak kapan kau jadi rajin seperti ini....
" jacob melirik ke arah rafa dirinya sibuk menatap sahabat lamanya itu. kau sedikit ada perubahan tentang hal ini dude "jacob tersenyum simpul. "
sejak aku memutuskan hidup mandiri "ucapnya.... rafa menengok sekilas dan tersenyum kecil dirinya kembali fokus mencuci piring.
jacob ikut membantu rafa membersihkan meja makan yang tadi mereka gunakan untuk makan.
kini keduanya duduk di depan televisi yang menyala namun tak ada yang benar melihatnya.. hanya sebagai hiburan dan pengusir sepi apartemen rafa ini.
jadi ada apa dude? kau kemari setelah kau berhasil sukses di negaramu itu.... apa kau berniat melebarkan sayap bisnis mu di negara ini.
jika iya aku dengan senang hati akan mendukungmu "ucap jacob.
aku sedang mencari seseorang... aku tidak tahu bagaimana harus menceritakannya padamu "seru rafa.
kau ceritakan saja dari awal agar aku dapat membantumu raf....seru jacob
rafa membuat dua cangkir kopi hitam untuk dirinya dan jacob . kini keduanya duduk di depan ruang tamu kamar rafa yang bernuansa cool ,elegan dan maskulin, khas sekali dengan penampilan rafa.
rafa menceritakan semua kejadian masa lalu nya itu dengan detail namun ia tak memberi tahukan nama gadis itu.
jacob mendengarkan dengan seksama ,apa kau mencintai gadis itu raf? "tanya jacob setelah rafa menyelesaikan ceritanya" .
rafa mengangguk , , ,
rafa berjalan ke arah balkon dan menyalakan korek api untuk membakar rokok di tangannya dan menghisap tembakau di tangannya itu, begini lah sekarang kehidupan rafa ia akan meluapkan rasa frustasinya pada rokok dan alkohol semenjak patah hati menghampiri hidupnya.
namun kini bukan masalah jessy dan nick tetapi tentang keberadaan wanita yang tengah di cintai nya "keyla adam willson" yang tak kunjung di temukan nya.
jacob mengikuti rafa dirinya sedikit heran akan rafa yang merokok di hadapannya.
*sejak kapan kau merokok dude..... "ucap jacob.
sejak kehidupan dan takdir mempermainkan ku dude. "rafa tersenyum masam dan menghisap lagi rokoknya*.
tenanglah aku di sini dude,,, aku akan membantu mu mencari wanita itu. .
apa kau ingin melihat ku bekerja besok aku akan ada pemotretan ...mungkin kau jenuh jika harus di apartement saja , , kau bisa ikut ke tempatku kalau kau mau "seru jacob .
kau sedang mengejek ku kan -
kau pikir aku ini gadis cilik yang tak tahu caranya mencari hiburan.... hm.. " rafa mendengus kesal.
__ADS_1
jacob tertawa renyah.... kau ini aku hanya menawarkan saja kalau kau tidak mau juga tak apa "seru jacob dia kembali masuk dan duduk menyesap kopi yang belum dia habiskan .
rafa masuk kembali ke kamar nya itu dia duduk di samping jacob setelah menghabiskan rokoknya.
dering ponsel jacob terdengar nyaring menggema di ruangan itu.
rafa melirik ke arah ponsel sahabat lamanya itu. tertera nama sonia di sana....
jacob segera meraih benda pipi itu dan menggeser layar hijau di handphonenya.
*jacob apa aku mengganggumu... "suara sonia terdengar di balik telepon" .
tidak.... memangnya ada apa sonia*. .?
ehm... aku -aku kehabisan bahan bakar dan sekarang aku jauh dari lokasi pengisian bahan bakar "keluh sonia.
ya ampun sonia... sejak kapan kau di sana... "seru jacob dengan panik , aku akan segera ke sana....
kirimkan lokasimu.... aku akan menemui mu... tunggu lah tetap di dalam mobil kunci pintunya dan jangan keluar sebelum aku sampai di sana "seru jacob" .
*panggilan berakhir...
sonia mengiyakan.... dia tersenyum bahagia akan perhatian jacob padanya , seandainya jacob juga mencintai dirinya seperi sonia mencintai pria itu.
Rafa aku harus pergi kau tidak masalah kan aku tinggal dulu... "seru jacob...
pergilah selesaikan dulu masalah kekasihmu itu. .."celetuk rafa.
hei dia bukan kekasih ku... "ucap jacob.
hei orang lain juga pasti akan berpikiran sepertiku melihat raut wajahmu yang begitu mencemaskan nya seperti tadi. ..."seru rafa.
terserah kau saja dude ....."ucap jacob dengan berlalu pergi, meninggalkan apartemen rafa" .
satu jam berlalu tak lama sebuah mobil mengarah ke arah sonia berhenti tepat di dekat mobil miliknya. jacob terlihat keluar dari mobilnya dengan menenteng dirigen berisi bahan bakar .
sonia keluar dari mobil dia tersenyum dan menghampiri jacob "jacob segera menuangkan bensin yang di bawanya itu dan menyuruh sonia menyalakan mesin mobilnya.
sonia berhasil mobilnya menyala... dia keluar dan langsung memeluk jacob dengan begitu girang nya... "thanks you so much jacob.... "
kenapa kau baru meneleponku hm... "seru jacob saat sonia telah melepas pelukannya.
aku... tadinya menghubungi keyla aku pikir kau ada di rumahnya namun keyla tidak mengangkat panggilanku hingga berkali kali. ..aku rasa dia sudah tidur "seru sonia" .
ini hampir tengah malam....keyla pasti terlelap dengan sheryl sedari tadi, ayo aku antar kau pulang... kau jalan lah aku akan mengikuti di belakangmu.... "seru jacob .
baiklah aku akan masuk ucap sonia... dia berlalu ke dalam mobilnya senyum terus mengembang di wajah cantik nya itu..
__ADS_1
sonia melajukan kendaraan miliknya di ikuti jacob yang kini berada di belakangnya...
see you ❤