Deep You

Deep You
Melarikan diri


__ADS_3

Ruang perawatan Rafa masih lah sama, Rafa belum juga membuka matanya. pengaruh obat juga kondisi Rafa yang memang terluka cukup parah ,bahkan hampir seluruh tubuh Rafa mengalami cidera.


Rafa terbaring dengan alat penunjang kesehatan ,yang terpasang hampir di semua tubuhnya.


Sheryl dan Nayla dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sheryl begitu histeris saat mendengar orang tuanya kecelakaan. Nayla tidak tega melihat Sheryl terus menerus merengek ,meminta untuk melihat Daddy dan Mommy nya.


Sheryl berlarian dengan air matanya yang sudah membasahi seluruh wajahnya.


Daddy....


Sheryl menatap dari balik kaca pembatas, dia tidak bisa masuk ke dalam ruangan Rafa.Nayla menenangkan Sheryl dengan merayunya untuk membiarkan Daddy nya beristirahat.


*


Keyla membuka perlahan kedua matanya,dia merasakan nyeri di bagian Kapala dan tangannya. Keyla tidak tahu di ruangan siapa dirinya saat ini,Keyla melihat situasi kamar yang kosong. Keyla bangkit dan melihat seisi ruangan, Sedetik kemudian dia melihat foto Nick yang terpasang di dekat Lemari pakaian.


"Astaga, Bagaimana bisa aku berada di rumah Nick? " gumam Keyla.


Samar samar terdengar Suara yang begitu Keyla Kenali,Terdengar Suara Nick tengah berbincang dengan Seseorang.


Keyla menyibak selimut dan berjalan perlahan dengan hati hati tanpa bersuara, Keyla ingin tahu dengan siapa Nick berbicara.


Kau lihat itu Darren,Aku berhasil memisahkan Rafa dan Keyla! " Nick dan tawa jahatnya.


"Kau benar Nick,Kau berhasil memisahkan mereka berdua! " Ucap Darren.


"Lalu Kemana Kau akan membawa Keyla! " tanya Nick.


"Aku akan membawanya Sejauh mungkin dari Rafa, Aku tidak rela melihat Keyla bersama Orang lain! "Ucap Darren.


"Jadi Darren dan Nick berniat memisahkan ku dengan Rafa.Darren Bagaimana bisa dia melakukan semua ini? "Keyla begitu tidak menyangka, jika dibalik sikap manis Darren selama ini tersimpan dendam untuknya.


Keyla melihat Jendela yang terbuka,dia memutuskan untuk pergi dari ruangan terkutuk ini.Keyla melangkah dengan perlahan, Keyla melihat ada roof top terbuka tepat di sebelah Kamar tempat Nick mengurungnya.


Keyla melompati pagar dengan pelan dan hati hati .Untungnya tingginya hanya sebatas pinggang Keyla,hingga Keyla bisa melompatinya dengan mudah.


Tangan dan Kepalanya masih terasa nyeri.Keyla melihat sebuah pintu, yang merupakan pintu masuk utama menuju roof top.Keyla menuruni tangga yang ada, dia begitu ketakutan dan ingin cepat pergi dari Rumah Nick mantan kekasihnya ini.


Keyla sedikit lega, Karena ternyata roof top ini terhubung dengan bagian bawah rumah Nick yang memudahkan Keyla untuk keluar dari Rumah ini.

__ADS_1


Keyla sampai di halaman Rumah Nick,beruntungnya Keyla Karena tidak ada penjagaan Ketat di Rumah Nick.


Keyla berjalan tertatih dengan pelan namun terus menjauh dari Rumah Nick, Keyla memegangi Kepalanya yang kembali mengeluarkan sedikit darah.Keyla mengabaikan rasa sakit itu, dia berjalan Kaki dengan tertatih menuju jalanan yang ramai untuk mencari pertolongan.


Keyla menyetop Kendaraan yang melintas di hadapannya.namun belum ada kendaraanya yang mau menolongnya,hingga Keyla melihat sebuah Taxi tengah menurunkan penumpangnya, Keyla tersenyum dan perlahan mendekati Supir Taxi itu.


"Tuan,bisakah Kau mengantarku pulang? Saat ini, Aku tidak memiliki Uang tapi aku akan membayarnya Jika sudah Sampai di Rumahku!" Ucap Keyla dengan keringat yang sudah membasahi dahinya.


Melihat Kondisi Keyla yang begitu menyedihkan, membuat Supir Taxi itu tidak menolak permintaan Keyla.Keyla memasuki Taxi, dan menyebutkan alamat Mansion William.


"Nick, Aku ingin melihat keadaan Keyla sebentar! " Ucap Darren.


Darren melangkah dengan begitu sombong, ia merasa sudah berada di atas awan karena telah berhasil memisahkan Keyla dan Rafa.


Darren menekan tuas pintu,lalu membuka pintu kamar Nick.Darren melangkah mendekati ranjang.Darren duduk di sisi Keyla,Darren membuka selimut yang menutupi seluruh tubuh Keyla .


"Keyla!" Darren menyibak selimut dan terkejut saat melihat bantal dan bukan Keyla .


Darren menyisir Kamar Nick dan tidak menemukan Keyla dimana pun.Darren memanggil Nick dengan teriakannya, Darren kembali ke tempat Nick bersantai.


"Dimana Keyla Nick? " Teriak Darren.


"Keyla aku baringkan di kamarku,Kau juga melihatnya sendiri bukan? " Tanya Nick.


Itu tidak mungkin Darren, -


"Lihat Saja sendiri jika Kau tidak percaya dengan ucapan ku!" Keluh Darren.


Nick dan Darren kembali Ke kamar dan benar saja seperti yang di katakan Darren.Keyla tidak ada di sana, Kamar Nick memang Kosong.


Nick melihat jendela, dia teringat jika kamar ini memiliki roof top juga tangga yang terhubung dengan lantai bawah.Sekaligus pintu masuk utama Rumahnya.


"Sial,Sepertinya Keyla berhasil kabur! " geram Nick.


"Bodoh! " Timpal Darren.


"Kau bodoh Nick,Kau ceroboh dengan menempatkan Keyla di ruangan yang memiliki banyak celah!" Darren menendang pintu kamar Nick dan berlalu dari rumah Nick.


Nick mengacak surau nya,dia berteriak karena gagal menjauhkan Keyla dengan Rafa. Nick melempar apa saja yang bisa ia jangkau, dan berteriak meluapkan semua amarahnya.

__ADS_1


*


Keyla sampai di depan pintu mansion William.Keyla mengetuk pintu utama Mansion.Keyla yang telah kelelahan, terduduk lemas.Supir Taxi yang melihat Keyla tidak memiliki tenaga lalu membantunya.Supir Taxi itu,mengetuk pintu utama Mansion.


Tidak lama keluar pelayan Mansion William membuka pintu utama,Pelayan itu begitu terkejut melihat Keyla dalam keadaan setengah sadar.Pelayan dan Supir taxi itu membawa masuk Keyla dan membaringkan Keyla di sofa.


Nayla menggendong Ethan yang telah terlelap dan menuntun Sheryl, Aarav tidak mengizinkan Nayla dan juga kedua bocah kecil itu untuk menginap di Rumah Sakit.Nayla dan Sheryl memasuki Mansion, Nayla begitu terkejut saat Sheryl berlari dan berteriak memanggil Mommy.


Nayla mengikuti langkah kecil Sheryl, Nayla juga terkejut melihat Keyla terbaring di Sofa.Nayla mengikuti Sheryl dan setelah melihat Keadaan Keyla. Nayla memutuskan untuk menghubungi Aarav Suaminya.


*


"Aku harap Keyla akan segera di temukan Aarav !"Ucap William dengan menundukkan kepalanya.


"Tenanglah Paman, Kita pasti bisa menemukan Keyla!"Saut Aarav dengan menepuk bahu William.


Aarav tahu rasanya menjadi William yang menginginkan Keyla untuk segera di temukan, Karena Rafa yang telah sedikit membaik terus mengigau nama Keyla.William begitu hancur melihat keadaan Rafa yang lemah seperti ini, Aarav kini juga sudah menjadi orang tua. Aarav tahu betul, jika William pasti sangat terpukul melihat putranya seperti ini.


Aarav meraih ponsel miliknya yang berdering, Aarav melihat Nama Nayla tertera di benda pipih itu.Aarav mengangkat panggilan dari istrinya itu.


"Benarkah yang Kau Katakan itu Sayang?" Ucap Aarav setengah berteriak.


"Baiklah, Aku dan Paman akan kembali ke Mansion! " Aarav mematikan sambungannya.


"Aarav Ada Apa?


Apa terjadi sesuatu dengan Nayla dan Sheryl? " tanya William.


"Tidak,Mereka berdua baik baik saja.


Paman Tuhan telah mengabulkan doamu, Keyla telah di temukan! "Ucap Aarav dengan senyum bahagia.


"Apa?


Kau yakin?" William dengan wajah terkejutnya.


"Tentu paman,Saat ini Keyla ada di Mansion mu Nayla dan Sheryl melihat Keyla terbaring di Sofa! " Ucap Aarav.


"Kalau begitu sebaiknya kita lihat keadaan Keyla sekarang juga! "William dan raut bahagianya.

__ADS_1


Aarav dan William meninggalkan Rumah Sakit, keduanya bergegas menuju ke Mansion untuk melihat kondisi Keyla.


...


__ADS_2