
kau mau kemana?
tanya Keyla saat Rafa melewatinya begitu saja setelah membaringkan Sheryl di ranjangnya.
aku ingin mencari hiburan di luar, Rafa hendak berlalu melewati Keyla. Keyla menahan lengan Rafa, kenapa aku merasa kau menghindari ku? tanya Keyla dengan memegang lengan Rafa.
Keyla menatap mata Rafa, namun Rafa bahkan mengalihkan tatapannya dari Keyla dan memandang ke arah lain.
Keyla ini sudah larut ,sebaiknya kau tidur! Rafa melepaskan genggaman tangan Keyla di lengannya.
Rafa... aku -
Rafa berlalu begitu saja tanpa menghiraukan seruan Keyla,
Rafa tunggu sebentar, aku -
William melihat putranya keluar dari kamar Sheryl dengan wajah merah padam karena menahan amarah.
William mengernyit , apa mereka bertengkar? gumamnya dalam hati.
William berlalu ke kamarnya dia akan menanyakan pada Keyla besok pagi, karena ini sudah larut.
Rafa menutup pintu kamarnya dengan kasar, Keyla yang ternyata mengikuti Rafa merasa bingung dengan Rafa yang begitu aneh sejak dua hari yang lalu.
kenapa aku merasa dia semakin menghindari ku? apa wanita yang ada difoto itu kini kembali , dan Rafa mulai berpaling pada wanita itu ! gumam Keyla dalam hati.
Keyla melangkah kembali ke kamar, ikut merebahkan dirinya di sebelah Sheryl. Keyla mencium kening Sheryl , dia tidak bisa tertidur meski dirinya sangat mengantuk. hatinya merasa gelisah , memikirkan Rafa yang seolah menjauhinya secara tiba tiba.
Keyla memutuskan turun ke dapur, dia ingin menenangkan pikirannya dengan menyeduh coklat panas .
Keyla yang melewati kamar Rafa sedikit menatapnya , Rafa pasti sudah pergi, tadi dia bilang dia ingin mencari hiburan bukan!Keyla berlalu meneruskan niat awalnya membuat coklat panas.
Keyla menuangkan susu coklat ke dalam panci , lalu menyalakan kompornya , beberapa menit kemudian air rebusan itu mendidih . Keyla menuangnya pada gelas yang sudah dia siapkan sebelumnya , lalu mematikan kompornya .
Keyla meletakan gelas itu di meja ,dia duduk dengan mengotak atik handphone miliknya . Keyla membaca pesan Jacob, jika dia ada jadwal pemotretan siang nanti.
Keyla membalas pesan Jacob. sesekali dia menyesap coklat panas yang tadi dibuatnya,Keyla merasa sedikit tenang setelah menyeduh coklat panas dan meminumnya hingga tandas.
Keyla yang berkeringat ,merasa gerah.
dia berjalan keluar Mansion, dia duduk di kursi yang ada dihalaman Mansion.
Rafa yang tengah berdiri di balkon dan belum tertidur, mengernyitkan dahi saat melihat Keyla tengah duduk di kursi halaman mansion .
Keyla memejamkan matanya, dia menghirup angin malam yang begitu terasa dingin menembus kulit putihnya.
Keyla meneteskan air matanya, mengingat foto yang di lihatnya di kamar pria yang kini di cintai nya itu .jauh di lubuk hatinya dia ingin menanyakan perihal wanita itu, namun sikap Rafa yang mendadak acuh membuatnya tidak mengerti.
Keyla segera menghapus air matanya, bukankah aku dan Rafa belum mempunyai ikatan resmi?dia kan hanya melamar ku dengan lisan , mungkin Rafa bisa berubah pikiran kapanpun nantinya.
__ADS_1
Keyla begitu sesak mengingat semua ini?Rafa yang kini mengacuhkannya, entah karena apa Keyla tidak mengetahuinya.
Keyla mengernyitkan dahi, saat sebuah mantel terpasang di bahunya. pakailah!
udara malam sangat tidak baik untukmu,Rafa kembali masuk ke dalam Mansion.
sesingkat itu? astaga! sejak kapan Rafa menjadi pria yang irit bicara seperti itu, sungguh menyebalkan! sebenarnya ada apa dengan nya gumam Keyla dalam hati.
Keyla menatap punggung Rafa dengan nanar, ada apa dengan nya? dia bahkan tidak menatap ku saat berbicara di depanku seperti sebelumnya timpalnya lagi.
Keyla menyusul Rafa ke dalam Mansion, setelah mengunci kembali pintu Mansion .Keyla dengan setengah berlari mengejar Rafa yang hendak ke kamarnya,Keyla yang ceroboh dan memang terlihat panik berusaha mengejar Rafa.
*Rafa tunggu!
Kaki Keyla terantuk pegangan tangga , Keyla memekik kesakitan namun dia masih ingin kembali mengejar Rafa*.
Keyla berjalan dengan tertatih, dia masih tidak mengerti dengan perubahan sikap Rafa.
entah apa yang membuatnya berubah drastis, setelah kembali dari rumah Amanda bibinya.
Rafa sedikit mendengar jeritan Keyla namun hanya diam beberapa detik, lalu Rafa kembali melanjutkan niatnya untuk pergi ke kamar.
kenapa Rafa berbohong padaku? dia bilang dia ingin mencari hiburan, lalu kenapa dia ternyata ada di Mansion. Keyla memegangi lututnya yang kini terasa perih, astaga kenapa pula aku harus terjatuh seperti tadi.
ah ,sudahlah sebaiknya aku istirahat saja! Keyla terkekeh tadinya dia mengira jika Rafa mungkin sedang bersenang senang dengan wanita di bar, hingga dia sendiri merasa terusik tidak bisa tidur dengan pemikirannya sendiri.
Rafa mendengus kesal, dia menenggelamkan kepalanya pada bantal dan mulai memejamkan matanya mencoba mengusir rasa cemburu nya .
keesokan paginya,
hujan yang mengguyur texas di pagi hari membuat cuaca nya begitu mendung . meski sudah hampir menjelang siang,namun matahari masih enggan menampakan sinarnya .
Rafa mengernyitkan dahi saat melihat pintu kamarnya terbuka, Rafa meregangkan otot ototnya yang terasa kaku Rafa menoleh ke arah samping kanannya dan mendapati Sheryl di sana.
Sheryl tersenyum tepat di depan Rafa, Rafa ikut tersenyum melihat putrinya pagi ini membangunkan nya dengan duduk di samping pria itu.
*sayang kau di sini? tanya Rafa.
Sheryl mengangguk dia mencubit hidung Rafa dengan tangan mungilnya, Daddy kau tidur lama sekali? aku menunggu mu bangun dari pagi ucap Sheryl* .
Sheryl menekuk bibirnya, dia begitu lama menunggu Daddy nya itu tebangun, Rafa begitu gemas melihat tingkah putrinya ini.
William mengetuk pintu kamar putranya , Kakek kemari lah! Sheryl yang melihat William berdiri di ambang pintu meminta nya mendekat.
William mengiyakan dia mendekati Rafa, ayah kenapa kau terlihat cemas seperti itu? tanya Rafa yang melihat raut cemas William .
Ayah hanya menghawatirkan Keyla, dia berangkat pagi pagi sekali kembali ke kanada namun cuaca nya begitu buruk. hujan tiada hentinya sejak pagi tadi ucap William.
Rafa mengernyit saat mengetahui hal itu ,kenapa Keyla pergi tanpa memberitahunya ? gumam Rafa dalam hati.
__ADS_1
Sheryl menggoyangkan lengan Rafa, Daddy ayok kita sarapan !seru Sheryl dengan begitu semangatnya.
William memegang pipi Sheryl, sayang biarkan Daddy mu membersihkan dirinya terlebih dulu seru William. Sheryl menatap Rafa yang memang belum mencuci mukanya dan penampilannya masih sangat berantakan.
baiklah kakek, aku akan menunggu Daddy bersiap! Sheryl turun dari ranjang Rafa. Daddy bersiaplah! aku dan kakek menunggu mu di bawah, Ayo kakek kita turun!
William mengamit tangan Sheryl mereka keluar dari kamar Rafa dan pergi ke meja makan.
Rafa meraih handphone miliknya. dia ingin sekali menghubungi Keyla, Rafa sudah menekan kontak Keyla namun segera dia urungkan.
Keyla selesai melaksanakan sesi pemotretan nya yang mendadak berubah jadwal, karena jacob memintanya datang lebih awal. karena akan ada banyak gambar yang di ambilnya, sehingga membutuhkan banyak waktu.
Keyla menyalakan handphone nya ,berharap mendapat pesan atau panggilan dari Rafa. namun Keyla kecewa, karena tak ada satu notifikasi apapun di handphone nya itu.
Keyla mencebikan bibirnya dengan kesal, Keyla kembali melakukan pemotretan namun tidak terduga hujan menyambangi kota kanada siang ini.
Jacob mendengus kesal dia menghentikan semua kegiatannya hari ini karena hujannya begitu lebat terdengar petir menggelegar memekakkan telinga.
Keyla, seperti nya besok kau masih harus berada di sini ! ucap Jacob sembari membereskan semua peralatannya. Keyla mengangguk paham, karena pemotretan ini bertema out dor jadi masalah seperti ini bukan hal baru bukan.
baiklah kau tenang saja! aku akan menyelesaikan pekerjaan ku terlebih dulu, seru Keyla yang kini mengusap lengannya yang kedinginan.
Jacob mengantarkan Keyla kembali ke rumahnya, bibi Jenny menyambutnya dengan begitu bahagia dia bahkan memeluk Keyla sesaat setelah pintu terbuka.
*Keyla....
astaga bibi sangat merindukan mu... ucap Jenny*.
Keyla tersenyum,aku juga merindukan mu bibi.
jacob masuklah! seru Keyla.
tidak Key, lain kali saja !
aku sudah ada janji dengan seseorang seru Jacob .
*oh begitu, baik lah !
Keyla melambaikan tangan nya pada Jacob, setelah jacob pergi Keyla dan bibi Jenny masuk ke dalam rumah*.
kau ingin makan apa sayang? biar bibi siapkan ! seru Jenny. bibi tidak usah , aku ingin istirahat saja rasanya lelah sekali ucap Keyla.
Jenny mengiyakan. dia membiarkan Keyla beristirahat di kamarnya, Keyla mengganti pakaian yang basah kuyup dia segera menelpon William.
Keyla yang tadinya ingin menghubungi Rafa mengurungkan niatnya, dia masih tidak mengerti mengapa Rafa menjauhinya .dia pikir untuk sementara waktu dia akan disini bersama bibi Jenny, dan membiarkan Sheryl bersama William di texas.
William mengernyit , dia segera mengangkat panggilan dari Keyla. setelah cukup lama berbincang,keduanya sama sama mengakhiri panggilan itu. Keyla menggigit bibirnya, dia mengusap foto Rafa dan Sheryl yang sedang tersenyum Keyla menjadikan foto itu wallpaper di handphone nya.
See You❤
__ADS_1