Deep You

Deep You
bertatap muka


__ADS_3

bibi jenny sudah berada di depan gerbang sekolah sheryl dia tidak mengecek ponselnya hingga tak mengetahui jika keyla mengiriminya pesan dan saat ini sheryl telah keluar dan jam belajarnya telah berakhir .


bibi aku ingin membeli permen kapas itu, boleh yah.... ? aku janji hanya sekali ini saja, setelah itu aku akan menggosok gigi ku sehari lima kali jika perlu " seru sheryl ".


jenny menggelengkan kepala ,kau ini memang perayu ulung sheryl . bibi akan mengizinkanmu tapi hanya sekali ini, lain kali kau tidak boleh terlalu banyak makan yang manis manis, mommy mu pasti akan memarahi bibi jika dia tahu bibi menuruti permintaanmu "ucap jenny " .


sheryl hanya tertawa dengan memberikan kedipan mata genitnya. aku akan mencium mommy seperti ini agar dia tidak memarahi mu "seru sheryl dia mengecup kedua pipi jenny dengan lembut " .


terima kasih **.... seru sheryl.


kedua wanita berbeda generasi itu menuju ke arah pedagang permen kapas yang tak jauh dari sekolah sheryl.


sheryl melahap permen itu dengan begitu senangnya. ini enak sekali **. ...kau mau mencobanya "cicit sheryl " .


jenny menggeleng sebagai jawaban , dia memaksakan untuk tersenyum ke arah sheryl . kenapa rasanya kepalaku sakit sekali ?",gumam jenny dalam hati " .


jenny memegangi kepalanya yang mendadak pening pandangannya menjadi buram jenny merasa kepalanya berputar dan tanpa peringatan tubuhnya terjerembab begitu saja di dekat sheryl , sheryl yang tengah menikmati permen kapas nya ketakutan melihat jenny tak sadarkan diri, gadis kecil itu menjatuhkan permennya dia menggoyangkan tubuh jenny dengan tangan mungilnya sheryl mulai menangis ketakutan.


aunty jenny bangun .. sheryl menangis hingga beberapa orang yang ada di sekitar sana berkerumun mengelilinginya.


taxi yang di kendarai keyla melintas melewati kerumunan itu. keyla sudah terlambat untuk menjemput putrinya ,dia ingin berhenti dan melihat apa yang terjadi namun rasanya sheryl lebih penting saat ini.


keyla meminta supir taxi untuk menunggunya di depan gerbang keyla memasuki sekolah sheryl.


rafa mengikuti keyla namun rafa menghentikan mobil nya dengan mendadak, seseorang menyetop mobilnya dan rafa melihat orang orang berkerumun di pinggir jalan.


rafa bingung harus mengejar keyla atau menolong orang ini yang tengah menyetop mobil nya.


tuan ada wanita paruh baya yang pingsan di sana tolong bawa dia ke rumah sakit, dia bersama seorang gadis kecil , gadis itu terlihat sangat ketakutan . .


aku mohon tuan... dia dan gadis itu tadi sempat membeli permen kepadaku dan tiba tiba wanita paruh baya itu pingsan "ucap penjual permen kapas itu ".


baiklah, , , aku akan melihatnya.


rafa berjalan menembus kerumunan, rafa tertegun melihat wajah sheryl yang basah karena menangis.


sheryl ....sheryl menoleh seketika gadis kecil itu langsung menghambur ke pelukan rafa.


rafa memeluk dan menenangkannya. sayang tenanglah uncle ada di sini uncle akan segera membawa bibi mu ke rumah sakit , kau masuk lah ke mobil itu uncle akan menyusul dan mengangkat bibi mu terlebih dulu .


sheryl mengangguk paham, dia duduk dengan tenang di kursi .


tak lama rafa masuk dan membaringkam jenny di kursi belakang, sheryl duduk di samping rafa, mereka meninggalkan tempat itu dan segera membawa jenny ke rumah sakit terdekat.


keyla keluar dari gedung sekolah sheryl dia kembali masuk ke dalam taxi .


raut wajah keyla berubah setelah keluar dari gedung sekolah , ada gurat kecemasan di sana, perasaannya sedikit tidak tenang dan keyla merasa khawatir seketika dia hanya berharap bibi jenny dan sheryl sudah sampai di rumah.


keyla meninggalkan gedung sekolah dan bertolak kembali ke rumah.


rafa mengusap punggung sheryl gadis itu menangis kembali hingga rafa dengan telaten menenangkan sheryl.

__ADS_1


sayang tenanglah.... bibi mu akan baik baik saja, kau dengar kan tadi dokter bilang apa? bibi mu hanya kelelahan saja dan dia sedikit demam setelah dokter merawatnya bibi mu akan sembuh.


sheryl mengangguk dia berhenti menangis dan memeluk rafa dan sheryl yang kelelahan karena menangis tertidur dalam pelukan rafa.


rafa memiringkan wajahnya dia mengecek keadaan sheryl, rafa tersenyum dia mengecup puncak kepala sheryl. rafa merasa nyaman dan begitu takut saat melihat sheryl menangis seperti tadi dia ikut merasa sedih dan tidak tega melihatnya.


siapa sebenarnya gadis kecil ini ? aku bahkan seolah tertarik dengan semua hal kecil yang dimilikinya senyumannya, tangisannya , raut bahagianya hingga kesedihan nya dapat aku rasakan.


rafa menggendong sheryl dan menidurkan gadis cilik itu di sofa dan rafa yang juga lelah dia ikut tertidur di sebelah sheryl , sheryl menggeliat dalam tidurnya dia merangsek memeluk rafa dan rafa merasakan getaran aneh yang mengalir di hatinya , rafa menanggapinya dengan tersenyum dia memejamkan matanya dan ikut terlelap bersama gadis cilik yang telah mengalihkan dunianya .


keyla memasuki rumahnya, astaga... pintu rumah masih terkunci, keyla membukanya dia memanggil sheryl dan jenny.


sheryl sayang mommy pulang nak...


bibi jenny...


keyla benar benar bingung, bagaimana ini penjaga sekolah tadi mengatakan padanya jika sheryl sudah pulang bersama wanita paru baya itu artinya bibi jenny telah menjemputnya bukan. tapi kemana dua orang ini?


keyla mencoba bersikap tenang dia berusaha berfikir positif , mungkin jenny dan sheryl pergi ke suatu tempat.


rafa terbangun karena sheryl mengeluh lapar, rafa mengantarkan gadis kecil itu ke kantin yang masih berada di sekitar rumah sakit .


kau ingin makan apa sheryl seru rafa " gadis itu nampak berpikir sejenak " hm coklat panas dan snack sereal rasa coklat "ucap sheryl ".


baiklah dua gelas coklat panas dan dua sereal snack rafa mengulang kembali pesanannya kepada pelayan , tak lama pelayan datang dengan mengantarkan pesanannya .


ayo sayang makanlah "seru rafa ".


sheryl bahkan makan tanpa berbicara sedikitpun sama seperti rafa yang lebih suka bersikap tenang saat makan.


rafa dan sheryl kembali ke ruangan jenny di rawat , jenny sudah sadarkan diri sheryl bersorak kegirangan dan menghampiri jenny.


kau sudah bangun **. ..aku tadi sangat takut saat kau pingsan "seru sheryl dia menatap jenny dengan mata yang berbinar karena ** nya sudah kembali membuka mata" .


bibi baik baik saja sayang .."seru jenny ".


tuan terima kasih telah membawaku kemari aku sangat berhutang budi padamu ", ucap jenny dengan tersenyum ramah " .


tidak masalah nyonya... apa kau sudah merasa lebih baik ? "saut rafa ".


aku sudah lebih baik, "ucap jenny"


boleh aku meminta tolong tuan? timpalnya kemudian.


tentu saja.... katakan saja apa yang bisa aku lakukan nyonya? saut Aarav dengan senyum.


aku ingin menghubungi mommy nya sheryl dia pasti mengkhawatirkan kami berdua"ucap jenny " .


tolong ambilkan ponsel ku yang ada di tas itu seru jenny , rafa meraih dan memberikan handphone nya pada jenny.


keyla memijat pelipisnya ini hampir malam dan jenny juga sheryl bahkan belum kembali.

__ADS_1


dering ponsel keyla menyita perhatiannya seketika nayla meraih handphone nya bibi jenny lah nama yang tertera di layar datar itu.keyla segera mengangkat panggilan itu.


hallo ...bibi apa kau bersama sheryl ?sebenarnya dimana kalian berdua ? kenapa kalian belum kembali sejak siang? jangan membuatku khawatir bibi ! ....


terdengar hembusan nafas jenny di balik telepon, keyla sayang maafkan bibi siang tadi bibi pingsan dan sekarang bibi ada di rumah sakit, "ucap jenny" .


*apa? lalu sekarang kalian ada dimana?


aku akan segera ke sana, bibi tunggulah aku akan ke tempat kalian*.


keyla tenanglah Sheryl bersamaku dia ada di sini, ini sudah hampir malam sebaiknya kau di rumah saja "seru jenny " .


tapi aku benar benar mencemaskan kalian "cicit keyla " .


jenny melirik ke arah rafa, baiklah sheryl akan diantarkan pulang kau hanya perlu menunggunya dia akan diantar oleh orang yang menolongku.


rafa dan sheryl kini ada di dalam mobil sesuai permintaan jenny rafa mengantarkan sheryl pulang ke rumahnya, sheryl tidak akan nyaman jika harus tidur di rumah sakit bukan.


sheryl tiada hentinya bercerita dia terlihat bahagia menghabiskan waktunya dengan rafa.


stop uncle "cicit sheryl ".


baiklah, , ,c'mon little princess lets go....


sheryl dan rafa turun keduanya mengetuk pintu beberapa kali.


keyla bergegas membuka pintunya dan saat pintunya terbuka keyla membulatkan matanya betapa terkejut nya keyla akan apa yang ada di depan matanya.



rafa bahkan tak kalah terkejutnya saat melihat keyla wanita yang selalu di carinya kini dia ada di hadapannya, dan rafa lebih terkejut lagi saat mendengar sheryl memanggil keyla dengan sebutan mommy.


setelah enam tahun berlalu, ini pertama kalinya mereka kembali bertatap muka, setelah kesalahan yang mereka lakukan di masa silam.


rafa dan keyla terpaku dan saling terdiam di tempatnya, keduanya sibuk menyelami pikiran masing masing.


uncle ayo masuk... mommy.... mommy ini temanku uncle rafa dia yang sudah menolong bibi jenny. "cicit sheryl " .


mom.... are you oke? "seru sheryl dengan menggoyangkan lengan keyla " .


sheryl menarik tangan keyla dan rafa bersamaan. gadis itu berhasil membuat keduanya kembali tersadar dari lamunan masing masing.


sheryl membawa rafa dan keyla masuk ke dalam rumah.


rafa hanya bisa memandangi keyla dengan mata yang memancarkan kebahagiaan, guratan tanya di dahinya menandakan kebingungan yang amat dalam untuk rafa.


sheryl memanggil keyla dengan sebutan mommy apa itu artinya? ....


*astaga... dia...


rafa memejamkan matanya sejenak dan dia kembali menatap keyla dengan intens*.

__ADS_1


keduanya saling menatap satu sama lain seolah berbicara dan berkomunikasi lewat tatapan itu.


__ADS_2