Deep You

Deep You
merawat mu


__ADS_3

rafa tengah berbincang dengan rekan bisnis nya hari ini dia sibuk dengan jadwal pertemuan bersama para koleganya, sedangkan jacob dia mengambil alih menjaga kantor selagi rafa sedang sibuk dengan pertemuannya.


sheryl duduk di ruang tamu dia sedang menunggu mommy nya selesai dengan pekerjaannya .


Sheryl mengotak atik puzzel di tangannya, tangannya sesekali meraih makanan kue kering yang ada di toples dan memasukannya ke mulutnya .


keyla menyeka keringat yang membasahi keningnya, dia sibuk membereskan seisi rumah dan kini tengah selesai memasak.


keringat dingin menerpa tubuh keyla dia memaksakan diri untuk tetap bergerak. dia hanya tinggal memanggil putrinya sheryl untuk makan dan dia sendiri ikut makan.


keyla merasa kepalanya berat sekali , dia mencoba menahan sakit kepalanya itu dan mengabaikannya.


Sheryl kemari sayang! makanan nya sudah siap, "seru keyla " .


sheryl mendekati keyla dia duduk dan makan dengan tenang.


setelah sheryl makan keyla kembali membersihkan peralatan yang di gunakan mereka tadi.


sore harinya keyla yang lupa dengan pakaian yang dia jemur pagi tadi ,


segera berlari ke belakang rumahnya karena langit sedang turun hujan ,keyla dengan cepat meraih pakaian pakaian nya namun dirinya ikut basah kuyup karena menyelamatkan jemurannya.


astaga... aku hampir melupakan jemuran ku ini untung saja hanya separuh yang terkena air hujan."seru Keyla ".


Keyla kembali merapikan jemuran nya yang kembali basah , dia memisahkannya dan kembali mencucinya di mesin cuci.


Keyla yang sudah kelelahan memilih beristirahat, dia terlebih dulu melihat putrinya Sheryl di kamarnya.


Sheryl, hari ini hujan sayang kau tidur lebih awal yah, Mommy sedang tidak enak badan jadi mommy ingin istirahat sebentar ."seru Keyla ".


Sheryl mengiyakan perkataan Mommy nya.


Mommy, wajahmu pucat sekali . "seru sheryl" .


Mommy hanya lelah sayang, keyla mencoba tersenyum di hadapan putrinya ,dia berlalu dari kamar sheryl.


Keyla yang sudah merasakan pusing mendera kepalanya, dia memilih duduk dan merebahkan tubuhnya di sofa, dia bahkan belum sempat mengganti pakaiannya yang basah karena hujan tadi.


Keyla menggigil dia merasakan benar benar tidak memiliki tenaga lagi hanya untuk berpindah ke kamarnya. mata keyla terpejam dengan sedikit demi sedikit dia tertidur dengan sendiri nya.


rafa yang baru saja menyelesaikan pertemuan nya kembali ke apartemen, dia segera membersihkan dirinya yang sempat terkena hujan tadi.


rafa keluar dari kamar mandi dia segera mengganti pakaiannya dia membuat kopi untuk dirinya sendiri , sekaligus mengusir rasa bosan dan cuaca yang dingin karena hujan.


rafa kembali mengecek laptopnya dia mengerjakan berkas yang baru di terimanya sembari menunggu rasa kantuk menghampirinya rafa memilih kembali berkutat dengan laptopnya.


rasanya rafa ingin menelpon keyla dan berbicara dengan sheryl , dia sudah sangat merindukan kedua ibu dan anak itu, dia tidak sanggup jika harus menunggu besok pagi .namun rafa tidak ingin mengganggu tidur kedua belahan hatinya itu, melihat jam sudah menunjukkan pukul 10 malam pastilah Keyla dan Sheryl telah tertidur, rafa pun mengurungkan niatnya .


rafa hendak merebahkan tubuh lelahnya di kasur, dia sudah selesai mengecek email dan berkas di laptopnya.


dering handphone nya berbunyi, membuat rafa kembali meraih benda pipih itu.rafa semakin bingung saat melihat nama Keyla tertera di sana, dengan ragu rafa mengangkat panggilan itu.

__ADS_1


hallo uncle....


sheryl kau kah itu? "tanya rafa ".


iya uncle ini aku, uncle bisakah kau kemari. aku takut uncle... Mommy ....dia sakit uncle."cicit sheryl ".


apa? Mommy mu sakit...


uncle tolong Mommy aku takut..."sheryl dengan menangis merengek meminta rafa datang menemani di takut melihat wajah pucat mommy nya dan juga badan nya yang panas.


Sheryl dengarkan uncle " jangan menangis sayang, uncle akan segera ke sana oke." kau jangan menangis lagi, jangan kemana mana temani Mommy dulu ya sayang uncle akan ke sana.


rafa dengan panik meraih kunci mobil, dompet, serta jaketnya dia bergegas menuju rumah keyla.


rafa sampai di depan rumah keyla dia dengan tidak sabarnya menelpon keyla , sheryl mengangkat telepon nya. setelah rafa meminta sheryl untuk membukakan pintu, rafa bergegas masuk rafa kembali mengunci pintu rumah keyla.


wajah ketakutan sheryl menjadi pemandangan pertama rafa.


rafa menyeka wajah lembab sheryl yang sudah basah karena air mata.


(sheryl yang takut mendengar suara petir keluar dari kamarnya dan dia hendak ke kamar Keyla.


sheryl mendekati Mommy nya, dia memeluk keyla ,namun sheryl ketakutan karena suhu tubuh Mommy nya terasa panas hingga sheryl dengan reflek menelpon rafa, gadis itu merasa rafa bisa membantunya.)


sayang dimana Mommy mu? "ucap rafa ".


di sofa depan televisi uncle, " cicit Sheryl ".


Key.... Keyla bangun lah ... hei rafa menepuk pelan pipi Keyla berulang kali, rafa menyentuh dahi Keyla seketika dia terkejut.


Astaga... badannya panas sekali.. rafa membopong tubuh keyla dan membawanya ke kamar Keyla, dia memejamkan matanya.


Astaga kenapa kau harus tertidur dengan pakaian basah keyla,kau ini benar benar ceroboh "gumam rafa dalam hati ".


sheryl mengekor di belakang rafa mata gadis kecil itu terlihat berair, dan sheryl menguap berulang kali ,rafa meraih sheryl ke dalam rengkuhannya dia membawa sheryl kembali ke kamarnya.


L**ittle princess, kau lanjutkan tidurmu lagi yah "seru rafa ".


tapi aku takut, nanti ada petir lagi bagaimana uncle ? "cicit Sheryl ".


ada uncle di sini jika ada petir kau bisa menyusul uncle di kamar mommy mu "ucap rafa ".


Sheryl mengiyakan dia perlahan memejamkan matanya, rafa menepuk pelan bahunya, Sheryl terlelap nafasnya sudah teratur. perlahan rafa bangkit dan dia menyelimuti Sheryl dia bergegas kembali ke kamar Keyla.


rafa pergi ke dapur dia menyiapkan air dan handuk kecil untuk mengompres Keyla .


rafa duduk di sebelah Keyla ,dia meraba wajah Keyla.


Kau pasti kelelahan mengurus Sheryl dan semua pekerjaan rumah , maafkan aku yang membuat mu seperti ini Key.


dengan perlahan dan hati hati rafa meletakan handuk kecil yang telah di basahi air di kening Keyla dengan telaten , rafa mengganti kainnya yang di basahi kembali dan di peras lalu di letakkan kembali di dahi Keyla.

__ADS_1


rafa melakukannya hingga berulang kali.


Keyla mengerjapkan kedua matanya, dia sedikit terkejut melihat adanya rafa . Keyla sedikit bergumam ,rafa mendekat ke arah Keyla.


keyla melirik ke arah gelas yang ada di nakas, rafa mengikuti arah pandang Keyla, seketika rafa tahu tahu jika Keyla mungkin kehausan, rafa meraih gelas itu dan membantu Keyla minum


rafa membantu keyla duduk setengah berbaring di kepala ranjang.


apa kau lapar keyla? apa kau ingin makan sesuatu? ..."ucap Keyla ".


Keyla mengangguk.


*aku akan membuat bubur untuk mu, kau tunggu sebentar disini, jangan tutup matamu "ucap rafa " .


Keyla hanya mengangguk lagi*.


rafa dengan cekatan meraih bahan bahan dia mulai membuat bubur untuk keyla , setelah hampir satu jam dia berkutat di dapur . rafa kembali menemui Keyla di kamarnya, dia menyuapi Keyla ,awalnya Keyla sedikit menolak namun rafa memaksa , Keyla akhirnya mengalah dia tidak punya tenaga untuk berdebat dengan nya dalam kondisi seperti ini.


dimana kau menyimpan kotak obat obatan mu Keyla ?"seru rafa " .


Keyla berucap dengan lirih dan hampir tidak terdengar, di dekat pintu kamar sheryl "ucapnya" .


rafa berlalu dari kamar Keyla dia segera meraih obat untuk Keyla.


ini minumlah ! rafa membantu Keyla meminum obatnya.


tidurlah lagi... kau masih harus istirahat Keyla , keyla menggeleng berusaha menolak.


jangan khawatir aku janji aku tidak akan macam macam ,aku akan pindah ke kamar Sheryl jika kau tidak nyaman karena aku. "seru rafa " .


Keyla menahan tangan rafa yang hendak beranjak dari ranjangnya. keyla berbicara lewat tatapannya dan rafa tersenyum dia mengangguk dan kembali duduk di sebelah Keyla.


semalaman rafa terjaga untuk merawat Keyla, sesekali dia menengok ke kamar Sheryl setelah memastikan keadaan Sheryl yang masih terlelap.


rafa kembali ke kamar keyla dia menyentuh kening keyla panas nya sudah berkurang, namun Keyla menggigil kedinginan, astaga, kau belum tidur keyla? rafa kembali duduk di sebelahnya.


seperti nya dia kedinginan "gumam rafa dalam hati " ,aku bahkan tidak mengganti pakaiannya .


apa kau kedinginan key? "seru rafa".


Keyla yang masih sedikit terjaga mengangguk , dia memeluk dirinya sendiri hingga rafa tidak tega melihatnya, dia mendekat ke arah Keyla .


bolehkah aku memelukmu key ? aku hanya ingin mengurangi rasa dingin mu itu ,aku tidak bermaksud apapun . "rafa bertanya dengan hati hati".


keyla sedikit mengernyitkan dahi namun dia mengiyakan. rafa mendekatkan dirinya kepada keyla, keyla bergeser dia memberi ruangan untuk rafa di sisinya , entah mengapa rafa sedikit tersentuh dengan kedekatannya dengan keyla yang seperti ini .


rafa ikut berbaring dia memeluk keyla yang tidur memunggunginya ,keyla sedikit takut namun setelah rafa memeluknya ,dia mulai merasakan nyaman dalam pelukan rafa seperti ini .


keyla tertidur dengan rafa yang memeluknya .


*rafa sama keyla masih manis manisnya yah readers , konflik belum menyapa hubungan keduanya yah ?

__ADS_1


*see you ❤


__ADS_2