
Rafa menghirup udara segar di teras balkon dengan merentangkan tangannya, Rafa seolah menyambut kembali udara pagi ini.Keyla memasuki kamar Rafa,Keyla tersenyum melihat Rafa yang sudah kembali pulih seperti sedia kala.
Keyla mendekat pada Rafa dan tanpa aba aba Keyla memeluk tubuh Rafa yang bertelanjang dada,Sosok Pria yang menjadi pemilik hatinya itu.
Rafa tahu siapa yang memeluknya, dia mengusap pipi Keyla yang ada di bahunya.Rafa dan Keyla berjemur dengan saling berpelukan, tidak ada kalimat apapun dari mulut keduanya. Rafa dan Keyla seolah berbicara lewat gerak tubuh.
Keyla bahkan menyukai momen seperti ini karena Keyla juga merindukan Rafa.Keyla bahkan sangat merindukan Rafa, terkadang dia harus mengalah pada putrinya Sheryl yang selalu berada di sebelah Rafa hampir Seharian.
"Daddy, Mommy! "Suara Sheryl membuat Rafa dan Keyla tersenyum bersamaan, apa yang baru saja terlintas di pikiran Keyla terjadi.Rafa tahu saat ini pasti Sheryl akan memasuki kamarnya dan meminta Rafa untuk bermain bersamanya.
Rafa dan Keyla saling melepas pelukan, Rafa dan Keyla berbalik pada Sheryl.
Daddy, Temani Aku bermain!" Seru Sheryl.
Sesuai tebakannya tadi, dan Rafa tersenyum mengiyakan permintaan Sheryl.
"Kau ingin bermain apa My Princess? " Tanya Rafa.
Sheryl tampak berpikir sejenak.
" Daddy,Aku ingin main air! "Ucapnya kemudian.
"Air!" Rafa membeo dan di iyakan oleh Sheryl.
"Baiklah, Kalau begitu kita akan berenang! " Ucap Rafa.
"Mommy Apa Kau mau ikut?" Tanya Sheryl.
Keyla menatap Rafa, dan dia seperti sedang berpikir.Keyla lalu menggelengkan kepalanya, dia tidak ingin ikut berenang bersama Rafa.Keyla takut jika Rafa akan menggodanya nanti saat di kolam renang, Keyla tidak ingin itu terjadi.
"Sebaiknya Kau ikut saja, Sheryl pasti akan senang! " Ucap Rafa dengan senyuman seribu arti.
"Kau dan Daddy mu saja yang berenang. Mommy akan menyiapkan makanan untuk Kalian! "Keyla berlalu dari hadapan Sheryl dan Rafa.
Rafa terkekeh melihat tingkah Keyla yang gugup dan ketakutan,Rafa tahu jika Keyla pasti sempat berpikiran dirinya akan menggoda Keyla.Rafa memang ingin menggoda Keyla, namun Keyla bergerak cepat dan lari mengamankan diri.
Rafa dan Sheryl menuju Kolam renang, Sheryl dan Rafa menghabiskan banyak waktu bersama.
"Keyla!" Suara William menghentikan langkah kaki Keyla.
"Iya, Daddy".Saut Keyla yang menoleh pada William, dia mengernyitkan dahi saat melihat Jacob dan Sonia ada di Mansion.
Kedua sudut bibirnya terangkat, dua sahabatnya ada di hadapannya adalah kejutan terbaik untuk Keyla.Keyla menghampiri Jacob dan Sonia, Keyla memeluk keduanya bergantian.
"Kenapa Kalian tidak menghubungiku terlebih dulu?"Keluh Keyla.
"Kau tanyakan saja pada Ayah mertuamu !" Saut Jacob.
Keyla menatap William, William hanya mengangkat bahunya acuh.
__ADS_1
"Daddy hanya ingin memberimu kejutan Kecil!"Saut William.
Keyla menatap William dan Jacob bergantian saat keduanya terlihat mengulum senyum satu sama lain.
Sonia hanya diam saja memperhatikan kebingungan Keyla.Sonia juga menahan tawanya,hingga Keyla semakin yakin dirinya seperti sedang di permainkan.
"Apa Kalian sedang mempermainkan ku,atau Kalian sedang merencanakan sesuatu untuk mengerjai ku? " Tanya Keyla dengan penuh selidik.
Jacob dan Sonia menggelengkan kepala bersamaan.Keyla semakin tak mengerti melihat jawaban sahabatnya itu.
"Daddy, Ada Apa sebenarnya?" tanya Keyla.
"Tanyakan Saja pada Sahabatmu !"William tersenyum dan hendak melangkah pergi dari sana.
Keyla mengangkat alisnya, dia menuntut jawaban pada Sonia.Keyla mengerucutkan bibirnya saat Sonia mengangkat bahunya acuh.
"Tanyakan Saja pada Jacob! " Ucap Sonia dengan terkekeh.
"Jacob, Kau akan memberitahu atau tidak? " Tanya Keyla dengan mengerucutkan bibirnya.
"Kami mendapatkan tugas dari Ayah mertuamu! " Ucap Jacob.
"Tugas Apa? " Keyla dan rasa penasarannya.
"Keyla Dimana Sheryl, Aku tidak melihatnya sejak tadi? "Tanya Sonia.
"Sonia Jangan mengalihkan pembicaraan! Tugas Apa yang yang Daddy berikan untuk Kalian? " tanya Keyla.
"Aku dan Jacob mendapat tugas untuk menyiapkan pesta pernikahanmu! "Ucap Sonia dengan lantang.
Keyla menutup mulutnya dengan kedua tangannya, setelah mendengar jawaban Sonia.Keyla merasa ribuan kupu kupu membawanya terbang ke puncak Menara Eiffel.
"Benarkah yang Kau Katakan itu? " Tanyanya memastikan.
"Apa kedatangan Kami berdua terlihat bercanda? " Tanya Jacob dengan senyuman.
Keyla menggelengkan kepalanya, dia tersenyum sumringah.
"Kalian duduklah dulu, Aku ingin menemui Daddy!" Ucap Keyla dengan berlalu ke ruang kerja William.
tok tok tok.
"Daddy,boleh aku masuk? " Tanya Keyla.
"Masuklah!" terdengar Suara William dari balik pintu.
Keyla melangkah dengan mata yang sudah buram karena air mata.William yang melihat itu bangkit dari duduknya, William tidak mengerti mengapa Keyla menangis dan memeluknya.
*
__ADS_1
Rafa dan Sheryl memutuskan untuk mengakhiri acara berenang mereka.Rafa melingkarkan handuk di pinggangnya dan meletakan handuk di tubuh Sheryl. Rafa dan Sheryl begitu terkejut saat melihat Jacob dan Sonia ada di Mansion.
Paman Jacob, bibi Sonia! "Teriak Sheryl.
Rafa menurunkan Sheryl dari gendongannya, Sheryl berlari ke arah Sonia dan Jacob.
"Jacob, Sonia. Kapan kalian kemari.Lalu dimana Keyla? " tanya Rafa.
"Kami baru saja tiba! " Ucap Sonia.
"Keyla sedang menemui Ayahmu di ruang kerjanya! " Timpal Jacob.
"Aku akan menyusulnya, Uhm Sonia bisakah Kau membantu Sheryl berganti pakaian?"tanya Rafa.
"Tentu saja! "Saut Sonia.
Jacob memainkan ponselnya sementara Rafa menyusul Keyla di ruang kerja William.Rafa mendengar isak tangis, dengan gerakan cepat Rafa membuka pintu ruang kerja William.
"Daddy Ada Apa ini ?
Mengapa Keyla menangis?"tanya Rafa dengan memicingkan matanya.
"Tidak, tidak ada apa apa!"Saut William.
Keyla melepaskan pelukannya pada William, Keyla menatap Rafa dengan tersenyum.Keyla mendekati Rafa dan meraih kedua tangan Rafa.
"Kau juga akan menangis sepertiku, jika Kau tahu apa yang Daddy lakukan untuk kita!"Seru Keyla.
Memang Apa yang Daddy lakukan sampai Kau menangis seperti ini? "Rafa menengok Ke arah William yang mengangkat bahunya acuh.
"Daddy menyiapkan pesta pernikahan untuk Kita! " Ucap Keyla.
"Benarkah?"Tanya Rafa memastikan.
Keyla mengangguk antusias,Rafa melepaskan genggaman tangan Keyla dan melangkah mendekati William.
Rafa dan William saling bertatapan dengan penuh arti. Rafa tahu William begitu menyayanginya sepenuh hati, William begitu menyayanginya lebih dari apapun.
Rafa memeluk erat William dengan menahan tangis bahagianya, Rafa merasa beruntung memiliki William sebagai Ayahnya.
"Terima Kasih Daddy Untuk semua yang Kau lakukan untukku dan Keyla,Aku benar benar beruntung memilikimu!" Ucap Rafa.
"Sudah Saatnya Kau dan Keyla bahagia.
Kalian seharusnya sudah menikah Sejak lama,jika saja tidak ada orang yang bertindak jahat pada kalian berdua !" Seru William.
"Sebagai Seorang Ayah,Daddy hanya ingin yang terbaik untukmu! Timpal William.
Keyla mendekati Ayah dan Anak itu,William memberinya isyarat dengan tangan agar bergabung.Keyla tentu saja mengiyakan.
__ADS_1
William memeluk Putra dan Menantunya,William merasa terharu karena kebahagiaan Putra semata wayangnya sudah ada di depan mata.
...