
Rafa terlihat menggerakkan tangannya untuk menyentuh dahinya, bau bahan bakar begitu menusuk indera penciumannya. Rafa membuka pelan matanya, dia mencoba meraih jemari Keyla.
Keyla ba ,,, bangunlah! "ucap Rafa terbata ".
Keyla tampak kehilangan penuh kesadarannya, dia tampak enggan membuka matanya .Rafa yang mencium aroma bahan bekar semakin menyengat berusaha membebaskan diri dari dalam mobil.
posisi mobil tidak lah mudah seperti yang dibayangkan, keadaan mobil Rafa saat itu terbalik.
Rafa menggeram saat merasakan kakinya terhimpit badan mobil, dengan sisa tenaganya di mencoba keluar dari mobil.Keyla sayang bangunlah atau kita tidak akan bisa selamat " Ucap Rafa di tengah situasi genting" .
Keyla sedikit menggerakkan kedua bola matanya, Jari tangan Keyla pun ikut bergerak.
ada beberapa Orang yang berada di bawah jurang yang tengah melakukan pekerjaan menebang kayu di sekitar hutan, beberapa dari mereka berlarian ke arah mobil yang terjatuh itu.
Satu persatu pekerja hutan itu membobol kaca mobil, menarik Rafa keluar dari mobil. Pekerja lainnya juga membantu mengeluarkan Keyla dari mobil.
tepat setelah Keyla dan Rafa berhasil di selamatkan mobil Rafa meledak, hancur berkeping keping.
__ADS_1
bunyi ledakkan itu sangatlah keras, hingga semua orang yang berada di sisi Jalan bisa melihat kepulan asap yang membumbung tinggi. membuat daerah itu seolah berkabut, karena kepulan asap yang berasal dari dua mobil yang ringsek ke dalam jurang.
petugas medis dan polisi, segera meninjau TKP. selang tak berapa lama mobil William dan Aarav tiba di lokasi kejadian.
mobil Ambulance telah membawa tubuh Rafa, dengan bantuan para pekerja penebang itu membuat nyawa kedua manusia itu selamat dari maut.
William dan Rafa mendatangi polisi yang tengah bertugas menyelidiki kecelakaan, setelah mendapat kabar jika Rafa telah dilarikan ke rumah sakit. William dan Aarav segera menyusul Rafa ke rumah sakit.
selepas kepergian William dan Rafa, terlihat dua pria yang memakai kaca mata. membawa tubuh Keyla yang kehilangan kesadarannya. pria itu memasukan Keyla ke dalam mobil pribadi, dan meninggalkan lokasi kecelakaan.
William merasa cemas berkepanjangan saat mengetahui luka yang di derita putranya, kaki Rafa mengalami cidera yang cukup parah.
William masih begitu cemas, karena tim medis hanya membawa Rafa seorang diri. sedangkan yang William tahu, saat kejadian Rafa dan Keyla ada dalam satu mobil.
William dan Aarav sempat menanyakan hal itu pada tim medis,namun mereka bilang hanya ada Rafa yang terbaring di dekat para pekerja penebang hutan.
William benar benar putus asa, dia tidak tahu harus mengatakan apa. jika Rafa menanyakan perihal Keyla padanya ?
__ADS_1
Aarav, bagaimana mungkin Keyla bisa menghilang tanpa ada yang tahu? " tanya William".
entahlah paman, aku juga tidak mengerti. saat tadi aku melewati kondisi mobil Rafa, mobil itu benar benar hancur tak bersisa, keadaan mobilnya saja sungguh mengenaskan. seluruh bagiannya habis terbakar, aku juga tidak melihat Keyla di lokasi itu "ucap Aarav ".
hening menyelimuti William dan Aarav yang kini duduk di depan ruang rawat Rafa.
Di tempat lain .
Seseorang mengangkat tubuh Keyla, memindahkan tubuh Keyla ke ruang perawatan pribadi di rumahnya.
Nick dan Darren tersenyum riang, rencana nya untuk memisahkan Keyla dan Rafa berjalan dengan begitu mulus. bahkan tanpa di duga semuanya sungguh terlihat murni seperti kecelakaan, dibalik itu Darren dan Nick membayar seorang supir untuk membuat situasi kecelakaan ini benar benar terjadi seperti kecelakaan sungguhan.
supir truk itu bahkan telah menyiapkan beberapa pengaman untuk dirinya seperti helm dan satu set baju serta pelindung kaki dan tangan.
saat kejadian truk yang ikut terjun ke jurang itu, sang supir melompat dari truk sebelum truk benar benar meledak.
dua rekannya sudah bersiap membawa Keyla, dua orang yang menyamar jadi pekerja penebang hutan itu lah yang membawa Keyla dari lokasi itu.
__ADS_1