Deep You

Deep You
little girls


__ADS_3

rafa meregangkan otot ototnya yang terasa kaku dia dengan malas menyeret langkah kakinya menuju kamar mandi,


rafa tak ingin membuang waktu lagi niatnya kemari untuk mencari keyla sekaligus memastikan keadaannya juga penebusan rasa bersalahnya, dan mengejar cinta wanitanya.


karena di setiap tidurnya rafa selalu di bayangi sosok keyla yang tersenyum manis dengan seorang bayi di gendongannya.


mimpi yang selalu menjadi bunga tidurnya setelah kejadian tanpa sengaja itu kini malah membuat rafa selalu memimpikan hal yang aneh entah itu takdir atau petunjuk yang tuhan kirimkan sekedar wujud rasa bersalahnya pada keyla.



semua bunga tidur itu sendiri sedikit membuat rafa berfikir, jika keyla mungkin mengandung buah hati mereka karena kesalahan keduanya di masa lalu waktu itu.


rafa keluar dari bath up dia melilitkan handuk di tubuhnya .


dia keluar dan melihat handphone miliknya di atas nakas bergetar, jacob mengirimi nya pesan singkat tentang lokasi pemotretan yang akan jacob jadikan view untuk model nya.


rafa bergegas mengganti pakaian nya dia telah selesai memasak menu sarapan paginya bacon dan telur mata sapi kesukaannya. dia juga membuat kopi untuk dirinya sendiri.


rafa menikmati sarapannya sendirian rafa mulai jenuh tidak ada keceriaan sama sekali di sana. rafa merasa kehampaan menerpa dirinya , dia memutuskan untuk menyibukkan dirinya di luar entah itu jalan jalan ataupun melancarkan niatnya dengan mencari keyla.


"aku akan jalan jalan sebentar keliling kanada, ,aku akan mampir ke lokasimu jika masih sempat dude ".



isi pesan yang rafa kirimkan untuk jacob.


rafa meraih kunci mobil handphone dompet beserta mantel miliknya. karena kanada kini tengah memasuki musim dingin. rafa menyusuri jalanan yang tengah di selimuti aura dingin di seluruh kota itu.


dengan perlahan rafa mengemudikan mobilnya menyusuri jalanan di sepanjang kota metropolitan itu . matanya menelisik seluruh jalanan yang dilewati hingga tanpa sengaja kedua matanya terpaku melihat sekilas ke arah gadis kecil yang tengah berdiri di samping wanita paru baya menggandeng tangannya. mereka berjalan ke arah yang berlawanan dengan arah mobil rafa.


gadis itu...


dia.... aku sedikit mengenalnya.. ehm dia "rafa berfikir dengan keras untuk mengingat gadis kecil didepan nya ini .


she. . . .... sheryl ....


ahh iya dia sheryl.... "rafa menghentikan laju kendaraannya dengan segera, dirinya merasa tertarik ingin menghampiri sheryl. entahlah tubuh rafa tergerak dengan sendirinya dan rafa hanya mengikuti nalurinya saja.


rafa menepikan kendaraan nya dia bergegas turun dan berlari menyusul sheryl gadis lucu nan menggemaskan yang membuat rafa ingin berlama lama di kanada.


sheryl ...."suara bariton rafa terdengar sangat jelas di jalanan itu.


sheryl menghentikan langkahnya dia melepaskan genggaman tangan bibi jenny perlahan sheryl menengok ke arah rafa dengan gerakan cepat sheryl berjingkrak senang seketika sontak hal itu mengagetkan jenny . hingga bibi jenny mengikuti arah pandang gadis kecil itu.


kemari lah princess .... tangannya memberi kode agar sheryl mendekat "seru rafa dengan senyum tampannya.


*uncle... uncle rafa..... "teriak sheryl. . .


sheryl berlari dengan susah payah... sheryl pun tanpa sungkan memeluk rafa yang telah meregangkan kedua tangannya menanti pelukan gadis kecilnya*.


rafa mengangkat tubuh mungil sheryl dan membawanya duduk di bangku jalan yang ada di sana. jenny mengekor di belakangnya.

__ADS_1


I miss you princess. . ."ucap rafa dan masih menggendong sheryl dengan gemas rafa mencium kedua pipi gembul sheryl.


miss you to uncle.... "sheryl mengelus pipi rafa dengan jari mungil miliknya sheryl mencolek hidung mancung rafa dengan tertawa khas anak anak seusianya.


uncle hidung mu mancung sekali.... kau membuatku iri saja... "cicit sheryl " .


hei princess.....hidung mu juga mancung.


princess kau lihat ini bahkan hidungmu sangatlah mancung, kau seperti pinokio dengan hidung mancungnya "seru rafa" dengan tertawa.


pinokio itu pria uncle aku bukan pria kau ini bagaimana.... "seru sheryl dengan mengerucutkan bibir mungilnya.


rafa semakin gemas melihat tingkah lucu sheryl. .


sheryl bolehkah uncle meminta sesuatu... ? "ucap rafa ".


boleh uncle. . . kau ingin apa memangnya ? sheryl memiringkan kepalanya memandangi wajah rafa" ....


sheryl menemani uncle hari ini mau tidak.. uncle tidak punya teman di sini ..."celetuk rafa dengan logat anak kecil menirukan suara sheryl .


*sheryl tertawa lebar.... dia mencium kedua pipi rafa bergantian dengan lembut.... suaramu jelek sekali uncle... " iya kan **....


panggilan sheryl untuk bibi jenny* .


jenny menganggukkan kepala menyetujui..


kedua orang yang terlihat seperti ayah dan anak ini kembali berceloteh dan bercanda ria.


orang orang yang berlalu lalang di sana yang melihat pemandangan ini mungkin akan mengira jika ketiganya adalah kekuarga.. seorang nenek yang tengah ditemani anak dan cucunya tengah berbincang di taman kota.


siapa lelaki ini , kenapa sheryl terlihat begitu nyaman dengan pria yang baru dua kali ini bertemu dengan nya. ?


seolah mereka telah mengenal bertahun tahun "gumam jenny dalam hati.


pria ini pasti sangat menyukai anak kecil hingga dia dengan mudahnya membuat sheryl menurutinya juga merasa nyaman dengan nya. jenny menelisik rafa dan menilai dari sudut pandangnya "mungkin dia akan cocok dengan keyla " .


sebagai orang terdekat keyla jenny ingin melihat keyla bahagia dan juga mendapat kan cinta dari seseorang.


jenny selalu merasa tak tega melihat keyla yang bekerja keras sendiri selama enam tahun belakangan ini.


dia juga ingin melihat keyla hidup bahagia dengan pasangan yang tepat.


jenny tersadar dari lamunannya saat mendengar percakapan rafa dan sheryl .


apa kau ingin ice cream, Lollipop atau chocolate ? "seru rafa dengan menirukan suara anak kecil seperti sheryl."


tidak... mommy tidak mengijinkan ku memakan semua itu uncle mom bilang aku hanya boleh makan semua itu di hari tertentu saja ",ucap sheryl.


rafa menyimak dengan baik jawaban sheryl, betapa beruntungnya kedua orang tua sheryl bisa mempunyai anak kecil yang pandai dan patuh menuruti perintah ibunya itu. itu yang ada di benak rafa.


bukankah waktu itu kau juga menerima Lollipop dari uncle sheryl apa kau lupa little girls...

__ADS_1


mommy membatasi nya uncle dan aku sudah memakannya kapan lalu.... jadi aku tidak mau...


tapi sheryl mommy mu kan tidak di sini dia juga tidak akan melihat mu makan ice cream dan chocolate ... kau bisa makan itu semua sepuasnya , apa kau mau? "rafa dengan jahil ingin mengetes sheryl .


sheryl berpikir sejenak kemudian dia tersenyum manis ke arah rafa... uncle benar mommy tidak ada -


sheryl menjeda ucapannya ,


rafa tersenyum miring berfikir jika dirinya berhasil merayu sheryl, kau ingin apa gadis pintar?


aku ingin semuanya uncle.... tapi bohong sheryl tertawa renyah dan menutupi mulutnya dengan tangan agar tawanya tak terlalu menggema di jalanan itu.


kenapa tidak mau ?"tanya rafa dengan bingung bahkan kedua alisnya saling bertautan .


mommy bilang sheryl tidak boleh berbohong uncle "seru sheryl ".


baiklah kalau begitu kita pergi *makan dan jalan jalan saja ucap rafa.


jenny dan sheryl telah sampai di rumah dengan diantarkan oleh rafa* .


rafa langsung menekan pedal gasnya kembali ke apartemen,rafa merasa harinya tidak akan membosankan jika ada sheryl setiap harinya .


keyla kembali ke rumah saat menjelang makan malam , hari ini dia sangat sibuk akan pekerjaannya dia melakukan pemotretan untuk tiga tema sekaligus... hingga membuatnya terpaksa pulang terlambat.


keyla mengecek keadaan sheryl yang selalu menjadi kebiasaannya sebelum dirinya beristirahat.


setelah mengecek keadaan sheryl yang sudah terlelap dia keluar menemui jenny dengan membawa dua gelas berisi lemon tea yang sempat dibuatnya sebelum ke kamar sheryl.


bibi ini minumlah keyla duduk di depan jenny dan meletakan satu gelas di depan jenny, jenny meraih gelas itu dan meminumnya.


terima kasih keyla


bibi jenny apa sheryl merepotkan mu hari ini ?


tidak nak .... dia sama sekali tidak merepotkan.


aku lihat dia tidur dengan tersenyum dan kelihatan bahagia sekali, apa bibi jenny mengajaknya jalan jalan lagi?


tidak... bukan aku, tetapi paman tampan yang mengajak sheryl jalan jalan.


paman tampan? keyla membeo.


keyla ini sudah larut kau istirahatlah aku juga akan ke kamarku... aku lelah sekali .


baik bibi ...kau istirahatlah dulu aku akan tidur setelah menghabiskan minumanku.


jenny meninggalkan keyla yang kebingungan dengan pertanyaan yang masih berputar di kepalanya.


paman tampan ?siapa dia kenapa sheryl memanggilnya seperti itu .


keyla memijat pelipisnya. .

__ADS_1


sudahlah aku lebih baik istirahat saja.... aku akan menanyakannya nanti....


keyla bergegas ke kamarnya dan mengistirahatkan tubuhnya.


__ADS_2