
Dendam💘Cinta
2 Bersaudara
Part 22
Pagi ini tidur nyenyak lesti terganggu dengan bunyi notifikasi yg ada di ponselnya. Lesti mulai meraba-raba ponselnya yg berada dibawa bantalnya.
Seketika lesti terkejut dengan apa yg dilihatnya. Mami ros mengiriminya foto putri yg sedang menyuapi fildan. Tidak lupa dengan kata2 ejekannya.
{"Aku uda bilangkan sama kamu' aku bakalan rampas semua kebahagian kamu sampai2 kamu akan berpikir dua kali untuk tersenyum. Sekarang bagaimana rasanya ketika orang yg kamu sayangi ternyata bukan kk kandungmu, dan lihat fildan bahkan suda melupakanmu dia sangat bahagia mengetahui kalau putri adala adik kandungnya"} kira2 seperti itu isi pesannya. Lesti yg membaca pesan dari mami ros itupun langsung geram, ponsel yg dipeganganginya dilempar kesembarangan ara.
Lesti menururuni anak tangga dengan terburu-buru sambil menarik kopornya dan ponsel yg tak lepas dari kupingnya.
Halo...!! K frans ada dimana? Tanya lesti pada frans yg ada disebrang sana.
Kk lagi otw buat jemput kamu, soalnya bentar lagi kira flaig.." jawab frans.
Batalin jadwal flaig kita k.." tita lesti.
Apa...!! Kamu uda gilaya? Mm bisa mara besar nanti..' kata frans.
Uda ikutin aja aku lagi buat konfersi pers sama wartawan dan aku mau kk ikut hadir sama aku.." kata lesti tak nau tau dan langsung mengahiri panggilan telponnya.
Sedangkan dari bawa mm iis nampak bingun dengan penampilam lesti yg suda memakai sragam lengkap kampusnya padahal hari ini dia akan dibawa pergi ole ibunya.
Sayang kamu mau kemana..? Bentar lagi kamu flaig lo..? Tanya mm iis sambil menghampiri lesti.
Aku nau kekampus tante.." jawab lesti tampa ragu.
Ha..!! Tapikan hari ini kamu uda mau pergi' trus mm kamu pasti akan mara kalau sampai tante ngijinin kamu pergi kekampus. Cegah mm iis.
__ADS_1
Hmm tante..!! Tante bisakan bantuin lesti buat bilang ke mm kalau lesti ngga mau pergi tante' emangnya tante mau perjodohan aku sama riski dibatalin? Jujur tante' lesti ngga mau ngebatalin perjodohan ini.." bujuk lesti pada mm iis agar mm iis mau membantunya agar mm eri tak membawanya pergi. Bahkan dia sampai tak menyadari apa akibat dari perkataannya barusan.
Oke!! tante akan coba.." jawab mm iis.
Makasi tante.." kata lesti sambil mencium kedua pipi mm iis sebelum dia meninggalkan ruma riski,rido.
Sedangkan dikampus, putri menuju kelasnya dengan berlari. putri sadar bahwa saat ini dia suda terlambat. Putri terlambat karna tadi dia mengursi fildan dulu sebalum dia kekampus. Sedangkan dari berlawanan ara terlihat riski yg berjalan santai kearanya, dan saat berpapasan riski manahan pergelangan tangan putri tampa menoleh keara putri. Putri ingin menole namun jicega ole riski.
Ngga usa liatin gue" jawab aja pertanyaan gue" sebenarnya dari awal lo taukan kalau gue dijodohin sama lesti bukan sama lo..?? Tanya riski sambil mencengkram tangan putri.
Awww...sakit ki..!! Jerit putri tampa menole ke riski.
Lo sengajakan mau mainin peasaan gue.." bentak riski sambil menghempaskan tangan putri dengan kasar dan segera berlalu meninggalkan putri tampa mendengar penjelasan putri.
Sedangkan putri hanya menatap kesal kepergian riski.
Riski dan teman2nya seperti biasa saat ini sedang nongkrong dikantin kampus.
Karna entah kenapa hari ini tidak ada satu dosenpun yg mau mengajari mereka.
Gue juga ngga tau! Padahal pagi ini gue lagi ada kls dens.." sambung ridwan.
Iya jugaya.." ko gue ngga nyadar ya kalau ada yg aneh hari ini..? Kata riski yg mulai menyadari keanehan di kampusnya. Disaat mereka asik ngobrol tiba2 putri datang bersama aulia dan ega. Mereka bertiga duduk tak jau dari tempat riski dan teman2nya duduki.
Ada apani? Ko kalian jau2han? Lagi pada brantam ya..? Tanya irwan ke riski.
Ngga..!! Kata siapa kita brantam..! Jawab riski.
Trus kalau ngga brantam kenapa kalin duduknya jau2han..? Tanya irwan lagi.
Dengan senyum yg terpaksa riski menjawab pertanyaan irwan.
__ADS_1
Kemarin dia duduk sama gue itu karna dia belum punya teman' tapi skrangkan dia uda punya teman jadi ngapain juga dia gabung sama kita' ah uda ah' malas gue bahas tentang dia..." jawab riski sambil berlalu dari kantin karna kesal dengan pertanyaan irwan.
Do..." panggil irwan
Jangan tanya gue' yg dekat sama putrikan bukan gue.." jawab rido dengan ketus.
Riski hendak meninggalkan kantin namun lsngkanya terhenti saat berpapasan dengan lesti. Riski sangat terkejut melihat lesti ada dihadapannya karna baru saja pagi ini ibunya menelfon dan memberitunya bahwa lesti akan segera pergi.
Kamu..!! Ko kamu ada disini? Kata mm' kamu mau pergi hari ini..? Tanya riski pada lesti. Namun lesti tak menggubris pertanyaan riski, lesti mala melewati riski begitu saja, lesti bersikap seperti tak mengenal riski.
Astaga..!! Gue dikacangin.." dumel riski sambil menunjuk dirinya sendiri.
Padahal baru aja' semalam dia nangis2 dipelukan gue, tapi hari ini dia bersikap seola-ola dia ngga kenal sama gue.." dumel riski sambil menyusul lesti.
Lesti berjalan ketempat yg diduduki teman2 riski.
Ridwan...!! Sapa lesti pada ridwan.
Hai lesti..! Lo baru datang..? Tanya ridwan.
Iya.." hari ini kita ngga ada latihan ya..? Tanya lesti.
Ada ko' tapi nanti siang.." jawab ridwan.
Yauda kalau gitu lo temani gue makan duluyu.." ajak lesti.
Yauda pesan aja nanti gue temani.."
Iya tapi gue ngga mau duduk disini' ngga nyaman soalnya.." kata2 lesti barusan mampu membuat riski melotot keara lesti. Namun lagi2 lesti tak menghiraukan riski.
Ridawan dan lesti pinda ketempat lain sedangkan riski kembali ketempat yg dia duduki tadi.
__ADS_1
Apa..tadi diabilang? ngga nyaman? Haha dasar cewe bunglon.." dumel riski. Irwan menatap heran pada tingka sahabatnya itu, karna yg dia ketahui riski memang tak akrap dengan lesti, tapi kenapa saat ini riski seperti sedang mencari perhatian lesti. Sedangkan putri sangat terkejut melihat keberadaan lesti di kampus, sampai2 putri tersedak ole makanannya sendiri akibat kaget.
Bersambungg.......