Dendam cinta 2 bersaudara

Dendam cinta 2 bersaudara
Part 36


__ADS_3

Kisah💘Cinta


2 Bersaudara


Part 36


"Melamun..." ya' saat ini lesti hanya bisa melamun memikirkan kejadian semalam, duduk dikantin seorang diri ada pilihan yg tepat bagi lesti saat ini untuk merenungkan nasibnya. Untung saja hari ini lesti kat ada kelas, makanya dia bisa bersantai dikantin.


Woee..! Salsa datang dan berniat mengagetkan lesti dari belakang, namun anehnya lesti sama skali tak terkejut, sepertinya dia suda menyadari kedatangan salsa.


Kenapasi..? Mukanya lesu amat, belum sarapan..? Tanya salsa sambil duduk disamping lesti.


Say.." emang ngga bisa apa' lo bantuin gue semalam.." kata lesti dengan suara yg lemah.


Bantuin gimana les? Waktu kejadian itukan gue lagi dimalaisya, kalau gue ngomong juga pasti ngga akan ada yg percaya.." salsa mencoba menjelaskan pada lesti.


Hmmm..! Hanya itu kata2 yg keluar dari mulut lesti.


Hening sesaat, lesti dan salsa tak mengeluarkan satu katapun, lesti kembali pada rutinitas awalnya yaitu melamun, sedangkan salsa tak tau harus berbuat apa agar bisa membuat sahabatnya itu bisa tersenyum.


Kantin yg tadinya sunyi karna mahasiswa sedang mengikuti kelas mereka masing2. Kini mulai ramai, satu persatu nahasiswa mulai memasuki kantin. Lesti mulai merasa risi ketika satu persatu siswa yg datang kekantin menatapnya dengan tatapan aneh, bahkan ada yg berbisik-bisik di belakang lesti.


Say.." ini anak2 pada kenapasi? Ko gue ngerasa kaya mereka lagi ngomongin gue ya..? Tanya lesti setela merasa dirinya menjadi pusat peehatian dikantin itu.


Hmm..yaiyala mereka pada ngomongin lo' emang lo ngga tauya? Berita tentang lo itu uda tersebar dimana-mana' semalam setela lo pulang nyokap sama bokap lo langsung ngadaikan konfersi pers buat ngumumin pernikahan lo sama riski.


Watts....!! Astaga.." say ko lo ngga ngomongsi dari tadi..? Mendengar perkataan salsa sontak lesti kaget dan langsung berdiri dari tempat duduknya.


Iii...lo kenapasi teriak-teeiak? Gue juga ikutan kaget tau.." seharusnya semalam tu lo ngga pulang duluan, lokan tau gimana sayangnya fildan sama lo' semalam tu fildan sempat bujuk nyokap lo buat batalin pernikahan lo sama riski dengan alasan dia ngga percaya kalau lo sekamar sama riski, tapi nyokap bokap lo ngga kehabisan akal buat tetap lanjutin rencana mereka, nyokap lo nanya sama putri kalau dia dengar gosip itu dari siapa? Dan putri bilang' kalau dia ngga sengaja dengar lo ngomong sama ridwan. Akhirnya ridwan juga ikut2 diintrogasi, sebenarnya ridwan mau bohong cuman bokapnya ngancam dia, kalau dia ngga ngomong jujur dia bakalan diusir dari ruma, dan dengan terpaksa ridwan bilang ke nyokap lo kalau dia emang lihat riski masuk kekamar lo dan ngga lihat riski keluar lagi. Setela mendengar pengakuan ridwan bokap sama nyokap lo langsung adain konfersi pers.." salsa mencoba menceritakan kejadian semalam setela lesti pulang.


Aduuuu..." apes bangatsi nasib gue.." kelu lesti sambil memijit kepalanya.


Yg lebi kasiantu ridwan tau.." tu anaktu suka sama lo, tapi dia harus lihat lo nika sama sahabatnya, lagian lo dekatin ridwan buat apasi? Karna gue tau lo ngga mungkinkan suka sama dia..? Tanya salsa pada lesti.


Emang gue ngga suka sama dia' gue dekatin dia cuman mau manas-manasin si rani aja.." jawab lesti tampa dosa.


Parah lo..! Kata salsa.

__ADS_1


Eh..tapi sicurut sama teman-temannya pada kemanasi? Tumben mereka ngga kelihatan dikantin..? Tanya lesti pada salsa setela melirik kesetiap sudut kantin dan tak menemukan keberadaan riski dan teman2nya.


Meraka lagi pada latihan buat pesta penyambutan mahasiswa baru.." jawab salsa.


Lo ngga latihan? Lo juga ikutkan? Tanya lesti lagi.


Ini juga gue uda mau pergi ko.." jawab salsa sambil berdiri dari tempat duduknya.


Ayo...!! Kata lesti dengan antusias sambil merangkul tangan salsa.


Lo mau ikut kegiatan juga..? Tanya salsa ketika melihat xpresi sahabatnya itu.


Ngga..! Gue ikut karna gue mau ngomong penting sama sicurut.." jawab lesti sambil berjalan mendahului salsa.


****************


Sedangkan dilain tempat, rani dan kedua sahabatnya keluar dari kls mereka menuju ruang latihan, namun disepanjang koridor rani tak sengaja mendengar para mahasiswa bergosip tentan lesti dan riski.


Iii..riski kenapa mausi nika sama lesti.." mereka kan ngga perna akurrr.." kelu sala satu mahasiswi perempuan yg dilewati rani.


Ra..'sya.." ini ada gosip apaansi" ko cewe2 di kampus ini pada baper berjamaa.." tanya rani pada kedua sahabatnya.


Eh..lo kqn tau gue paling malas kalau nonton acara2 gituan.." jawab rani dengan santai.


Mereka semuatu pada baper sama kaya gue, karna ayang beb riski mau dinikahin sama lesti.." rengek tasya sambil menghentakan kakinya kelantai.


Apa..!! Sumpa demi apalo..? Ini bukan berita boong kan..? Tanya rani dengan antusias. Dan tasya hanya menjawab dengan gelengan kepala karna kaget dengan teriakan rani.


Oh..tuhan senangnya hatiku..." kata rani dengan bahagia.


Yaaa.." lo ma' bahagia diatas penderitaan sahabatlo sendiri.." kelu tasya yg tak terima dengan tingka rani.


Udahla.." riski ngga usa lo pikirin' bukannya lo juga lagi ditaksirya sama si rafli? Uda sama rafli aja.." usul rani pada tasya.


Iuu.." ngapain sama cowo plimplan kaya dia, skarangtu sirafli lagi ngedekatin ega, sahabtbya anak sipelakor itu. " kata tasya dengan kesal.


Eh..e..! Ngomong2 soal pelakor gue dengar dari ayang beb irwan, katanya sipelakor itu uda ditangkap sama polisi karna mencoba buat bunu silesti.." kata rara.

__ADS_1


Ah..yg benar lo.." tanya tasya.


Iya benar.." berita initu sengaja ngga dipublikasikan karna takut putri bakalan dibulli.." kata rara lagi.


Yaudalalaya.." ngga usa difikrin ingatya kitatu ngga punya masala sama putri, kitatu cuman punya masala sama lesti, oh tuhan gue jadi ngga sabar buat cepat2 ketemu sama ridwan.." kata rani dengan bahagia sambil berjalan mendahului kedua sahabtnya, sedangakan tasya dan rara hanya bisa mengernyitkan keningnya karna bingung.


*******************


Langkah lesti dan salsa terhenti ketika suda memasuki ruang yg dipakai latihan ole riski dan teman2nya. Disana juga terlihat putri ada bersama mereka.


Tampa basa-basi lesti langsung menghampiri riski yg sedang duduk istirahat.


Lesti berdiri tepat dihadapan riski dan melemparkan sebua berkas pada riski.


Apaanni..? Tanya riski


Baca aja' gue tau pasti lo ngga buta hurufkan..? Jawab lesti dengan cuek.


Dan riskipun mulai membaca berkas yg dilempar lesti tadi, seketika mata riski membulat saat melihat isi dari berkas itu.


Apa-apaanni..? Setela nika harus tidur terpisa ngga bole saling mengaku suami istri didepan orang yg baru kenal dan masi banyak lagi.." riski membaca isi berkas iti dengan suara yg lumayan keras hingga semua sahabatnya menole karahnya.


Lo..mau coba kawin kontrak sama gue..? Eh lo uda gilaya kalau sampai nyokap bokap gue dengar ini gue yakin mereka langsung bakalan kena serangan jantung mendadak tau ngga..! Bentak riski pada lesti. Riski tak bisa menahan amaranya lagi karna dia merasa tingka lesti makin menjadi.


Eh lo pikir gue mau nika sama lo.." nggaya, kalau dibilang suka' iya gue jujur gue emang suka sama lo, sejak pertama gue lihat lo gue uda suka sama lo, tapi makin kesini tingka lo itu uda buat gue ilfil tau ngga.." bentak riski lagi, kali ini riski membentak lesti sambil menunjuk wajahnya. Semua yg ada disitu tak bisa melerai pertengkaran lesti dan riski.


Ali2 takut dengan ancaman riski, lesti mala balik menantang riski karna lesti yakin riski tidak akan mungkin menandatangani surat perjanjian itu begitu saja.


Oke..!! Kalau gitu gue mau nantangin lo buat jadi pasangan dens gue diacara pesta penyambutan mahasiswa baru nanti.." kalau penampilan gue bagus maka lo harus tandatangan surat perjanjian itu.." lesti mencoba bernegosiasi dengan riski.


Okey.." gue terima tantangan lo, tapi asal lo tau gue sama yg lainnya bakalan dens sambil nyanyi diacara pembuka, dan karna acaranya tinggal dua hari lagi, gue mau lo cuman latihan dens dan ngga bole latihan vocal..' gimana lo setuju ngga? Kalau lo cuman bisa dens tapi ngga bisa nyanyi maka gue ngga bakalan nandatangani surat perjanjian itu.." riski memberikan tantangan itu karna dia rasa lesti tak mungkin sanggup karna lesti tak bisa bernyanyi namun lesti langsung menyetujuinya tampa berfikir lagi.


Oke..siapa takut.." kata lesti sambil menjabat tangan riski. Putri dan dan salsa ingin menghentikan tantangan yg diberikan riski namun lesti keburu menyetujuinya. Setala menerima tantangan riski, lesti langsung meninggalkan riski dan yg lainnya.


K.." ko kk ngasi tantangan kaya gitusi ke k lesti.." kata putri dengan lesu.


Emangnya kenapa..? Jawab riski dengan santai.

__ADS_1


Kalau giti siap2 ajalo buat nandatangani berkas itu.." kata salsa sambil menunjuk berkas yg ada ditangan riski, sedangkan riski hanya bisa terdiam menatap putri dan salaa dalam hatinya berkata sepertinya ada yg belum dia ketahui tentang lesti.


Bersambungg......


__ADS_2