Dendam cinta 2 bersaudara

Dendam cinta 2 bersaudara
Part 40


__ADS_3

Kisah💘Cinta


2 Bersaudara


Part 40


Lesti berjalan memasuki gedung yg dipakai untu pesta pertunangannya sambil menghapus air mata yg mengalir dipipinya.


K lesti.." panggil putri.


Kenapa.." jawabnya dengan jutek.


Yaela...' kumat lagi penyakitnya.." kelu putri.


Uda ngomong kamu mau apa..? Tanya lesti pada putri.


Kk.." hari ini pulang kerumakan..? Tanya putri.


Ngga.." aku mau balik keasrama.." jawabnya dengan dingin..


Tapikan.."


Udade ngga usa dibikin ribet, aku mau balik keasrama skarang juga.." bentak lesti sebelum putri melanjutkan ucapannya.


Tampa sadar dari tadi pp ramzi dan mm iis mendengar perdebatan lesti dan putri, hingga membuat mereka menghampiri keduanya.


Loh kalian kenapa lagi..? Ko pada brantem lagisi..? Tanya mm iis dengan lembut.


Inini..siboca dari tadi maksa aku buat balik keruma' padahalkan aku uda bilang mau balik keasrama.." saat lesti mencoba menjelaskan alasannya berdebat sama putri, tiba2 riski datang menghampiri mereka.


Ada apasi..? Tanya riski yg baru datang.


Oh..ngga apa2ko sayang.." eh tapi kamu dari mana? Dari sehabis acara tukar cincin tadi, mm uda ngga lihat kamu lagi.." tanya mm eri yg baru menyadari kalau riski menghilang cukup lama.


Oh..itu ma.." iki ada urusan penting.." jawabnya dengan santai.


Oooo.." yauda kamu mau balik keasramakan? Sekalian anterin lestiya.." pinta mm iis agar riski mau pulang bersama lesti.


Iya ma.." jawab riski sambil menggandeng tangan lesti menuju parkiran.


Sepanjang perjalanan hanya ada keheningan antara riski dan lesti, riski fokus menyetir dan lesti yg terus menatap keluar kaca.


Lo..kenapasi..? Tumben bangat diam.."biasanya slalu ngoce..? Riski mulai membuka suara saat dia mulai merasa tak nyaman dengan sikap dinginnya lesti. Namun lesti hanya membalas pertanyaan riski dengan tersenyum sambil menatap riski setela itu dia kembali mengarakan pandangannya keluar kaca mobil.

__ADS_1


Ciiiiiittttt..." riski ngerem mobilnya secara mendadak..!!


Awwwsss..! Lesti meringis saat kepalanya menyentu kaca depan mobil riski.


Astaga sory-sory.." mana yg sakit? sini gue lihat, lagian lo jugasi? Ngapain tiba2 senyum kegue.." riski langsung mengusap kepala lesti sambil sesekali meniupnya. Sedangkan lesti hanya bisa mematung saat diperlakukan seperti itu.


Udah.." udah ngga sakit ko.." lesti kembali tersenyum sebelum dia mengalikan pandangannya keluar kaca lagi.


Liatin apaansi..? Prasaan dari tadi pandangan kamu kesitu terus de.." kata riski yg mulai tak nyaman dengan sikap lesti. Namun lesti hanya bertingka seperti tak mendengar ucapan riski.


Setibanya diasrama lesti langsung menuju kamarnya tampa berpamitan dengan riski. Saat lesti hendak membuka pintu kamarnya tiba-tiba saja riski mencegatnya dengan tangannya.


Lo kenapasi..? Dari tadi gue perhatiin lo diam mlulu.." ada masala..? Tanya riski dengan hawatir.


Nggako mungkin cuman kecapean aja" oh iya ini hp lo.." tadi ditemuin sama bi ima' lagian lotu cerebo bangatsi" untung aja yg nemuinnya bi ima kalau ditemuin sama orang lain pasti hp nya ngga akan dibalikin lagi ke elo.." kata lesti sambil menyerakan ponsel riski.


Oh..makasiya.." riski langsung mengambil ponselnya dan memeriksanya.


Lo tenang aja.." gue ngga kepoin isi ponsel lo ko' karna pas ditemuin ponsel lo uda mati.." lesti berbohong ketika melihat riski hendak memeriksa hp nya.


Oh gituya..! Yauda lo tidur gi.." slamat malam, jangan lupa baca doa sebelum tidur.." kata riski sambil mengusap pipi lesti sebelum dia berlalu dari hadapan lesti.


Keesokan harinya rido dibangunkan dengan suara ketukan pintu.


Tok..tok..!!


Sory k.." aku gangguya..? Tanya putri saat rido suda membuka pintu kamarnya.


Oh..ngga ko.." ngga ganggu' kata siapa mengganggu.." ucap rido dengan senang padahal tadi dia sempat ngomel2 karna tidurnya diganggu.


Aku kesini mau miting sama yg lainnya buat bahas konsep yg akan dipakai foto preweding sama k lesti dan k riski, sekalian aku bawain sarapan buat kamu.." kata putri sambil menyodorkan sebua kotak makanan keara rido.


Oh makasi.." yaampun jadi ropotin de ah.." dustanya padahan dalam hatinya berkata sering2 aja bawain gue makanan.


Yauda masuk duluyu.." kata rido sambil mempersilakan putri masuk kekamarnya.


K.." bole pinjam toiletnya ngga. ? Tanya putri saat suda berada didalam kamar rido.


Oh..boledong.." apasi yg ngga bole buat putri, apalagi cuman toilet, kalau kamu mau pinjam hati aku juga pasti aku kasiko.." kata rido sambil mengedipkan satu matanya. Sedangkan Putri hanya membalasnya dengan senyuman.


*********************


Salsa keluar dari kamarnya dan hendak kekamar lesti, namun tiba2 langkahnya terhenti ketika melihat seorang gadis yg dia kenal berjalan keara kamar rido.

__ADS_1


Watt..!! Ruhill..? Ngapain dia kesini? Jangan2.." raut waja salsa beruba menjadi panik ketika sesuatu yg tak diinginkannya melintas difikirannya.


Rido langsung membuka pintu kamarnya saat dia kembali mendengar suara ketukan pintu.


Eh..lo hil..? Ngapain kesini..? Tanya rido namun belum sempat ruhil menjawab pertanyaan rido, tiba2 salsa datang dan langsung bergelayut manja di lengan rido.


Hai..bebs.." kamu uda bangun.." sarapan sama2 yu.." ajak salsa sambil tersenyum keara rido sedangkan rido hanya bisa nenatapnya dengan tatapan aneh.


eh..kalian masi pacaran..? Tanya ruhil sambil menunjuk rido dan salsa.


Iya dong.." ntar lagi juga kita mau nika.." tapi setela riski nika baru kita nyusul iyakan bebs..? Tanya salsa sambil mencubit pinggang rido agar rido mau mengiyakan pertanyaannya.


I..iya.." jawab rido dengan terpaksa.


Oh..yauda kalau gitu gue keluarya.." kayanya gue uda ganggu.." ucap ruhil sambil meninggalkan kamar rido. Tampa mereka sadari dari tadi putri melihat adageng salsa dan rido dari balik pintu toilet.


Aku juga pamitya.." kayanya agu juga ganggude.." kata putri yg tiba2 muncul dari belakan rido dan salsa.


Astaga.." gue baru ingat kalau ada putri disini.." raut waja rido beruba jadi panik saat dirinya melihat putri keluar dari kamarnya dengan raut waja kecewa.


Aaaaahhh..elosi.." ngapain coba pake ngaku2 mau nika sama gue.." ah..belum jadian lo uda bikin reputasi gue hancur didepan dia.." omel rido ke salsa.


Ih..lagian mana gue tau kalau lo lagi nerina tamu cewe dikamar lo, lagian niat guekan cuman supaya siruhil pergi dari sini' lagian kenapa siruhil bisa ada disinisi..? Tanya salsa.


Ya mana gue tau.." kalau lo mau nanya tentang ruhil nanya keriski jangan kegue.." kata rido sambil berlari menyusul putri.


Saat rido menyusul putri, salsa kembali ketujuan awalnya yaitu kekamar lesti.


Les..lo belum bangun..? Sapa salsa dengan lembut saat suda berada disamping tubu lesti yg masi tertutup selimut.


Udah ko say.." cuman lagi malas turun dari tempat tidur.." jawab lesti sambil menurunkan selimutnya.


Kenapa..? Lo lagi ada masala? Cerita dong sama gue.."" tanya salsa.


Entahla say.." gue bingung' gue takut kejadian yg menimpa ruma tangga nyokap gue akan terulang ke hidup gue.." kata lesti dengan tatapan yg sendu.


Mendengar perkataan lesti, salsa langsung berfikir apa lesti uda tauya tentang ruhil.."


Say... lo ngelamun ya..? Tanya lesti saat melihat sahabatnya itu hanya diam saja mendengar keluhannya.


Oh..nggako.." kalau menurut guesi' lo perlu ngomong berduade sama siriski.." usul salsa.


Gituya.." kata lesti dan diangguki oke salsa.

__ADS_1


Yauda mandigi.."trus kita kekamar riski, anak2 uda nunggu disana soalnya hari inikan kita bakalan miting buat bahas konsep foto preweding kalian.." kata salsa sambil mendorong tubu lesti kekamar mandi.


Bersambung....


__ADS_2