
Dendam💘Cinta
2 Bersaudara
Part 26
Astaga riski.." bisa masuk koranni kalau lo benaran lompat dari sini.." riski sangat kaget ketika melihat ketinggian kamar lesti.
Ssttt..sstt..!! Ayo sini gue bantuin pake tali.." rido mencoba membantu riski yg kini masi berada dibalkon kamar lesti.
Iya..alhamdulilla.." untung aja do" kamarlo berseblahan sama dia' kalau ngga bisa mati gue.." riski langsung menghempaskan tubunya diranjan rido saat dirinya berhasil keluar dari kamar lesti.
Lagian lo ngapainsi? Cari mati? Eh tapi lo ngga ngapa-ngapain dia kan? Secara lo lumayan lama lo didalam kamar lesti sebelum k fildan datang' lo itu sampai bikin ridwan kepanasan tau ngga.." rido melayangkan beberapa pertanyaan pada riski.
Hampir..." jawab riski dengan singkat.
Serius lo.." kaget rido.
Bercanda.." emang lo kenapasi penasaran amat' jangan2 lo benaran suka lagi sama dia' secara lo jugakan sempat ngedekatin dia.." riski balik bertanya pada rido saat dia merasa pertanyaan rido terasa mengganggunya.
Hee..guetu ngga sukaya sama lesti.." jawab rido dengan santai.
Yakiinnn...? Bukannya kemarin2 lo sempatya ngedekatin dia..? Tanya riski lagi.
Ah..uda.." sana balik kekamar lo skarang juga' gue mau tidur.."
Lo ngusir gue? Emang lo ngga kasian apa sama gue, kalau gue ketemu sama ridwan diluar gimana? Kalau dia mukulin gue sampe babak belur gimana? Lo uda taukan gimana kalau ridwan uda mara.." riski melayangkan beberapa pertanyaan saat rido mengusirnya dari kamar.
Yauda tidur disini.." lagian apa yg harus ditakutinsi? Orang lesti itukan bakalan jadi istri lo' ya kalau guesi bodo amat sama ridwan.." dengan terpaksa rido mengijinkan riski untuk tidur dikamarnya.
********************************
Sejak putri pulang dari ruma sakit' putri langsung mengunci dirinya didalam kamar. Suda sejam bi ima berdiri didepan pintu kamar putri untuk memanggilnya makan malam, namun putri tak mau membuka pintu kamarnya. Mami ros juga belum kelihatan batang idungnya dari tadi siang.
Bi imi kembali turun kebawa, karna mendengan bunyi bel ruma beberapa kali.
Eh..kalian siapaya..? Tanya bi ima.
Hai..bi" kami temannya putri, aku aulia dan ini ega.." kata aulia sambil memperkenalkan dirinya dan ega.
Hmm..putrinya ada ngga bi? Tanya aulia.
Ada ko non' tapi dari tadi dia ngurung dirinya dikamar, bibi uda manggil dia tapi non putrinya ngga mau keluar dari kamarnya.." kelu bi ima pada aulia dan ega.
Yauda kalau gitu kita aja yg bujuk dia' bolekan bi.." ega meminta ijin pada bi ima agar bisa membujuk putri dan bi ima menyetujuinya.
__ADS_1
Put..' putri..." ini kita aulia sama ega.." putri.." put buka dong' kita uda datang jau2lo buat ketemu sama kamu, putri.." teriak aulia dan ega dari luar kamar putri.
Tak lama kemudian putri membuka pintu kamarnya dan mempersilakan aulia dan ega.
Asataga putri mata kamu bengkak bangat kamu habis nangisya..? Tanya aulia.
Kalian berdua ngapain kesini? Emang kalian ngga maluya temanan sama anak pelakor..? Tanya putri.
Put.." kitatu temanan sama kamu bukan karna kamu itu anak siapa' kitatu tulus ko temanan sama kamu.." jawab aulia.
Makasiya.." kalian memang sahabat aku yg paling thebes.." kata putri sambil memeluk kedua sahabatnya itu. Putri akhinya bisa tersenyum kembali, bi ima yg melihatnya dari balik pintu juga ikut bahagia.
Put..' kamar lo bagus bangat.." ega menanyakan sesuatu yg seharusnya tak ditanyakannya. Karna akibat pertanyaannya itu putri kembali bersedi.
Ini bukan kamar gue' tapi kamar lesti.., dan semua yg gue punya itu semuanya punya lesti.." jawab putri dengan mata yg suda berkaca-kaca.
Loh..ko kamu jadi sedi lagi? Maafya kalau perkataanku sala.." ega merasa bersala karna perkataannya membuat putri kembali bersedi.
Oh..tuhan ko aku jadi melow giniya' prasaan ini bukan yg pertama kalinya de' eh btw ko kalian bisa kesini? Bukannya jam segini asrama uda tutupya? Trus kalian pulangnya gimana.." putri bertanya pada kedua sahabtnya itu.
Oh...astaga aku sampai lupa' kita terlalu keasikan ngobrol sampai lupa waktu, trus skarang gimana caranya kita bisa balik keasrama.." aulia menepuk jidatnya saat putri mengingatkannya tentang asrama.
Aduuuu gimana dong..? Ega juga tak kala panik sama kaya aulia.
Yauda kalian pulang aja skarang' nanti aku coba nelfon seseorang buat bantu kalian masuk tampa diketahui ole ibu asrama.." kata putri.
***************
Tidur nyenyak riski terganggu saat ponsel yg ada disaku celananya berdering, riski menjawan panggilan itu tampa melihat siapa yg menelfon.
Halo..! Siapani? Ganggu orang tidur aja..? Tanya riski setela dia menjawab telfonnya.
Ini gue putri ki.." riski tersentak ketika mendengar nama putri, riski membulatkan matanya saat melihat nama putri ada dilayar ponselnya. Bodohnya' kenapa gue ngga pake liat dulusi siapa yg nelfon.." eh tapi kenapaya dia nelfon malam2 gini..! Riski mengoce sembarangan saat menyadari kesalannya namu dia agak sedikit menjaukan ponselnya agar ocehannya tak didengar ole putri.
Lo ngapain nelfon gue malam2 gini? Riski melanjutkan percakapanys lewat telfon dengan putri.
Gue mau minta tolong ki' bisa nggaya lo nolongin gue.."
Mau minta tolong apa? Jangan yg aneh-aneh ya.."
Tolongin teman gue dong' aulia sama ega tolong bantu mereka agar bisa masuk asrama tampa diketahui satpam ya plisss.." mohon putri pada riski.
Iya..iya gue usahain.." kata riski sambil mengakhiri panggilannya.
Riski mengendap-ngendap seperti maling diluar asrma.
__ADS_1
Kalian dari mana ajasi? Initu uda jam 1malam kalau ketahuan ibu asrama bisa abis kalian.." omel riski pada aulia dan ega.
Maaf ki' tapi lo tau dari mana kalau kita lagi ada diluar..? Tanya ega.
Putri yg ngasi tau.." dia juga nyuru gue buat nolongin kalian.." jawab riski.
Cie..cie.." ledek ega dan aulia.
Cie-cie apaansi" uda masuk kalau ngga gue tinggal ni.." ancam riski seketika aulia dan ega menutup mulut mereka.
Mereka berjalan sambil mengendap2 menuju pintu depsn asrama, mereka bertiga bahkan tak mrnyadari kalau dari tadi lesti memperhatikan tingkan mereka dari balkon kamarnya.
Dari mana mereka? Tu cowo emang benar2ya baru aja tadi siang dia ngerayu gue sekaran dia keluar asrama sama dua cewe pula, awas ajayaki, lo pikir gue bakalan biarin lo masuk asrama tampa dihukum. Guman lesti sambil nerjalan menuju pintu utama asrama.
Ehemmm...!! Suara deheman lesti membuat ketiga orang tersebut tersentak dan seketika mematung.
Lo belum tidur? Ngga baik tau kalau tidur larut malam.." riski memcoba bicara dengan lembut pada lesti.
Ngga salatu pertanyaan lo? Bukannya srharusnya gue yg namya ya? Dari mana lo? Pulang jam segini sama dua cewe pula.." omel lesti sambil menatap aulia dan ega.
Haha..lesti lo cemburu..? Tanya riski dengan tawanya.
Eng..ngga kata siapa..? Jawab lesti.
Cemburu juga ngga apa-apako.." ledek riski tampa memperdulikan aulia dan ega yg suda memperhatikan mereka.
Kalian punya hubungan ya..? Pertanyaan aulia langsung membuat riski dan lesti terdiam.
Engga..' kata siapa? Tanya lesti.
Kelihatan dari beberapa pertanyaan kamu tadi.." kata aulia
Eh kalian berdua jangan ngalihin pembicaraan ya, kalian pikir aku bakalan ngebiarin kalin beetiga masuk tampa dihukum' jangan harap ya.."lesti ingin memanggil satpan namun mulutnya keburu debekap ole riski.
Aulia ega cepatan masuk sebelum ni anak teriak cepatan.." tita riski.
Tapi lo gimana? Tanya ega dengan cemas.
Uda guema gampang.." jawab riski. Setela aulia dan ega masuk kekemar mereka riski melepaskan tangannya dari mulu lesti.
Lo tuya.." kesal lesti sambil menunjuk waja riski.
Kenapa..? Ha apa.." kata riski sambil mendekati lesti.
Lesti yg merasa didekati ole riski langsung berlari menuju kamarnya sedangkan riski hanya tertawa puas melihat tingkan lesti.
__ADS_1
Bersambung....