
Kisah💘Cinta
2 Bersaudara
Part 43
Ternyata lo disini..? Gue uda muter2 keliling kampus" tadi gue hampir aja' naik keatap kampus buat nyari lodisana, ya kali aja kejadian waktu itu terulang lagi.." kata riski yg baru menemukan lesti ditaman.
Lesti mengernyitkan keningnya sebelum dia menjawab pertanyaan riski.
Kejadian yg mana..? Yg waktu gue ngga sengaja nyium lo itu.." perkataan lesti barusan langsung dihadiai tatapan aneh ole riski.
Hahahhh...!! He..lo lagi ngelamunin apa hayo.." pasti lo lagi ngelamunin yg jorok2 kan..? Seketika tawa riski keluar begitu saja saat mendengar parkataan lesti.
Iuuu.." lagian emang itukan kejadian waktu diatap tempo hari.." jawab lesti dengan kesal.
Taditu maksud gue bukan itu, tapi!! Gue kira lo bakalan menyendiri ditempat ketinggian.." biasanyakan kalau lagi sedikan lo slalu cari tempat yg tinggi atau yg gelap buat meluapkan kesediahan lo.." kata riski lagi.
Emang apa yg buat gue sedi? sampai gue harus menyendiri ditempat yg tinggi..? Kata lesti sambil mengarakan pandangannya ketempat lain.
Terjadi keheningan sesaat, lesti maupun riski tak berani mengeluarkan uneg2 mereka.
Riski sibuk memandang lesti sedangkan lesti tak berani menatap riski.
Gue sayang sama lo.." lesti sangat terkejut saat tangan riski suda melingkar dipinggangnya dan kata sayang yg dibisikan riski tepat ditelinganya.
Lesti meronta dan ingin melepaskan pelukan riski namun riski semakin mengeratkan pelukannya.
Gue mau nikahin lo bukan karna perjodohan tapi karna gue emang sayang sama lo.." bisik riski lagi.
Lalu ruhil..? Pertanyaan lesti barusan mampu membuat riski melepaskan pelukannya.
Lalu ruhil gimana? Aku ngga mungkin nika sama orang yg diblakangnya ada bayang2 wanita lain.." kata lesti dengan air mata yg suda membasahi pipinya.
__ADS_1
Lo nanya soal ruhil..? Skarang gue nanya sama lo.." lo pikir gue bisa nika sama orang pake surat perjanjian.." kitatu sama les.." lo mau nika sama gue pake perjanjian dan gue masi punya ruhil yg masi berstatus cewe gue.." kata riski tampa dosa.
Yauda nika aja sama ruhil.." ngga usa bawa2 gue dalam drama percintaan lo sama dia.." bentak lesti sebelum dia meninggalkan riski.
Eh ngga bisa gitu dong.." gue ngga mau tau ntar sore kita harus lakuin foto preweding karna pernikahan kita uda gue majuin jadi besok.." teriak riski. Mendengar perkataan riski lesti sontak lesti langsung menghentikan langkahnya dan berbalik keriski.
Lotu maunya apasi..? Tanya lesti dengan kesal.
Ya gue mau nika sama lo.." jawab riski dengan santai.
Yauda kalau gitu lo harus mili antara gue sama ruhil baru gue mau nika sama lo.." lesti memberikan dua pilihan pada riski.
Lah..ngga bisa gitu dong.." kalau lo nyuru gue mili antara ruhil sama lo, skarang gue nanya sama lo, lobisa ngga? mili gue atau surat perjanjian yg uda lo buat.." kata riski tak mau kala.
Cuman surat perjanjian doangkan..? Itu surat kalau disobek juga kelar masala.." jawab lesti dengan tegas.
Yauda kalau gitu.." gue juga mili lo buat jadi pendamping hidup gue dan jadi ibu dari anak2 gue.." jawab riski dengan santai dan senyum yg terukir dibibir manisnya.
Ko jadi ibusi..? Gue belum siap riski.." gue buat surat perjanjian itukan supaya lo ngga ngehamilin gue.." kata lesyi tampa sadar dia tela mengatan apa alasannya membuat surat perjanjian itu.
Iiihhh..riski..! Ngesalin bangatsi tuanak.." teriak lesti.
Jangan lupa nanti sore ada foto preweding.." kata riski tampa menole keara lesti sambil melanjutkan langkahnya, membuat kekesalan lesti bertambah.
Sepanjan perjalan menuju kamarnya riski tak henti2 mengeluarkan senyum termanisnya. Dalam hatinya berkata yes..yes.."akhirnya gue bisa juga naklukin hati cewe keras kepala itu.." guman riski sambil berjalan.
Sorenya acara foto preweding riski dan lesti berjalan dengan lancar. Disana juga ada teman2 mereka yg slalu setia mendapingi mereka.
Slamat bro..." tinggal satu langka lagini lo bakalan jadi seorang imam.." kata irwan sambil menjabat tangan riski.
Tengs atas suport kalian ya.." karna tampa kalian semua ini ngga akan berjalan lancar.." kata riski.
Santai aja kali.." lagian apasi yg ngga buat lesti.." kata salsa sambil menatap lesti.
__ADS_1
Disaat mereka sedang saling memuji tiba2 ruhil datang menghampiri mereka denga waja yg sangat pucat.
Ki..riski..tolongin gue.." kata ruhil dengan lemas sambil menghampiri riski.
Ruhil..ko lo bisa ada disini..? Tanya riski dengan bingung.
Ki gue uda nungguin lo dari tadi diluar sampai2 gue panas-panasan dan gu..e.." brukkk.." ruhil menjatukan tubuhnya ke riski.
Astaga hil.." ruhil lo kenapa..? Tanya riski dengan panik sambil menepuk2 kedua pipi ruhil dengan pelan.
Les..tolong ambilin gue air.." tita riski pada lesti.
Lesti inging merai botol air minum yg ada disampingnya namun karna gaunnya yg kepanjangan membuatnya susa bergerak
Lesti.. " lo dengar nggasi tadi gue ngomong apa..? Ambilin gue air.." lo bisa nggasi saat ini buang dulu egolo itu.." saat initu ruhil lagi pinsan.." bentak riski dengan keras hingga membuat lesti ketakutan.
Ki.." gue minta sama lo lupain apa yg tadi kita bicarain ditaman kampus.." anggap aja tadi kita ngga ngomong apa2.." kata lesti dan segera berlalu dari hadapan riski dengan menahan tangisnya.
Put..bantuin kk.." tolong pegangin gaun kk dong.." pinta lesti dan dituruti ole putri.
Sedangkan ruhil sangat senang mendengar berdebatan riski dan lesti. Dalam hatinya berkata akhirnya rencananya berjalan dengan lancar. Tampa mereka ketahui ternyata waktu ditaman kampus tadi, ruhil mendengar semua ucapan riski dan lesti, akhirnya ruhilpun membuat rencana untuk menggagalkan rencana riski.
Astaga bego.." kenapa gue bisa sebego inisi.." kata riski sambil mengacak-acak rambutnya.
Makanya kalau ngomong tu difikir-fikir dulu.." lagian orang kaya gini lo ladenin.." kata salsa sambil mengambil sebotol air dan menyiramnya tepat kewaja ruhil.
Aw..aw..!! Ah basakan jadinya.." jerit ruhil sambil mengusap wajanya.
Kamu..cuman pura2..? Tanya riski saat menyadari kalau dirinya suda ditipu ole ruhil.
Sedangkan ruhil tak bisa berbuat apa2 saat dirinya ketahuan didepsn riski dan teman-temannya.
Astaga hil.." kamu taungga apa yg barusan uda kamu buat.." kata riski dengan kesal.
__ADS_1
Tapi aku lakuin semua ini karna aku sayang sama kamu, aku ngga rela kalau kamu sampai nika sama lesti.." rengek ruhil.
Bersambung...