
Kisah💘Cinta
2 Brsaudara
Part 45
Akhirnya hari yg dinanti-nanti keluarga lesti dan riski tiba juga, yaitu hari pernikahan kitty.
Hari ini dikediaman lesti semua anggota keluarga lesti terlihat sangat sibuk. mulai dari pp beni dan mm eri yg sibuk menyambut para tamu yg suda berdatangan, sampai dengan fildan dan frans yg sibuk menjawab setiap pertanyaan wartawan.
Pa.." setenga jam lagi rombongan dari pengantin pria akan datang.." kata jurayut asisten pribadi pp beni sambil berbisik ditelinga pp beni.
Baik..."
Ma.." coba mm cek kekamar lesti" dia uda siap apa belum? Soalnya setenga jam lagi riski dan keluarganya akan tiba disini.." pinta pp beni sambil berbisik ditelinga mm eri.
Mm eri berjalan menaiki anak tangga menuju kamar lesti untuk memastikan apaka putrinya itu suda siap apa belum. Namun mm eri sangat terkejut ketika mendapati beberapa orang yg bertugas untuk mendandani lesti masi berdiri didepan kamar lesti yg masi tertutup rapat.
Loh..ngapain kalian berdiri disini..? Lestinya uda siap apa belum..? tanya mm eri.
Maaf bu.." dari tadi kami suda mengetuk pintu kamar lesti sambil berterik namun pintu kamarnya tak kunjung terbuka.." kata sala satu orang yg akan mendandani lesti.
Lalu kenapa kalian ngga manggil sa..ya..!! Kata mm eri dengan kesal.
Fildan....frans...!! Teriak mm eri dengan keras dari depan pintu kamar lesti membuat semua yg ada di ruma lesti terkejut.
Fildan dan frans yg mendengar nama mereka dipanggil langsung berlari menuju kamar lesti.
Ada apama..? Tanya frans setela sampai didepan pintu kamar lesti.
Nih..kalian dobrak pintu kamar adik kalian.." tita mm eri.
Loh ko..' didobraksima..? Inikan kamar pengantinnya lesti sama riski, bahayama kalau didobrak.." kata fildan.
Adu.." fildan.." kamutu ngga usa ngebanta perkataan mm.." ni adik kamu ngga keluar2 dari tadi.." mm kayanya curigade."' jangan2 adik kalian kabur lagi.." kata mm eri dengan panik.
Mm ngga usa berpikiran yg ngga-ngga dulu, frans mau minta kunci cadangan kamar ini di bi ima.." kalau uda kebuka baru kita bisa tau' lesti kabur atau ngga.." frans mencoba menennangkan ibunya yg suda terlihat panik.
Setela mengambil kunci cadangan frans kembali kekamar lesti dan segera membukanya.
Hufff....!! Mm eri bernapas lega setela melihat putrinya itu masi berada didalam kemarnya dengan tubu yg tertutup selimut tebal. Namun raut waja mm eri kembali terlihat panik saat menyadari beberapa gadis yg berada dikamar itu masi setia dengan mimpi inda mereka.
Astaga....!! Lesti, putri.." bangunnnn.." teriak mm eri sambil menari selimut yg menutupi tubu mereka.
Adu..' ma" apaansi brisik de.." dumel lesti sambil menarik kembali selimutnya.
Astaga ini anak.." lesti..." bangun mandi ganti baju bentar lagi kamu bakalan nika.."aduh ni anak uda mau nika tapi kelakuannya ngga bisa ilang.." bangun woee.." teriak mm eri. Mmm eri dibuat pusing dengan tingka kedua putrinya.
Ini juga kamar pengantinnya ko bisa berentakan begini..? Kalian apainsi kamar ini..? mm eri semakin dibuat kesal dengan penampakan kamar pengantin yg suda terlihat seperti gudang.
Semalam kalian semua tidur jam berapa..? Trus ini kamar kalian apain? Tanya mm eri dengan kesal.
Jam 5pagi tante.." jawab salsa dengan mata yg masi tertutup.
Asta..gaaaa..! Lagi2 mm eri dibuat kesal dengan jawaban salsa.
Fildan..." frans..ambil air diember sekarang juga.." kalau mereka ngga mau bangun juga' terpaksa mereka semua kita guyur pake air.." ancaman mm eri barusan berhasil membuat kelima gadis itu terbangun dari tidur mereka.
Ya..yah..jangan dong ma.." teriak putri sambil meruba posisinya menjadi duduk begitupun dengan yg lainnya.
Hmm..makanya bangun.." mm kasi kalian waktu 5menit untuk mandi, habis itu kalian akan didandani sama mereka.." kata mm eri sambil menunjuk beberapa orang yg berdiri di dalam kamar lesti.
Ya ko cuman 5menit ma.." mana cukup.." banta putri.
Pokoknya mm ngga mau tau.." uda cepatan keburu keluarga riski tiba disini.." tita mm eri dengan greget karna kedua putrinya dan teman-temannya itu susah sekali diatur.
Iya..ma..!! Ni dd mandi..
__ADS_1
Mbul jugani.."
Kita juga tante..!! Kata mereka semua serempak.
Oke..mm mau turun kebawa' kalian cepatan mandinya, fildan frans kalian tetap tunggu mereka disini jangan sampai mereka ngelakuin hal yg ane2.." kata mm eri sebelum meninggalkan kamar lesti. Mm eri seperti mendapat firasat kalau putri-putrinya itu sedang merencenakan sesuatu.
Ko bisa kesiangansi..? Trus rencana kaburnya gimana ni..? Bisik lesti pada teman-temannya sambil berjalan kekamar mandi.
Udah..ngga usa bisik2.." cepatan mandi sana.." tegur fildan saat melihat lesti sedang berbisik pada teman-temannya.
Iya..iya..bawel de a..." lesti memasuki kamar mandi dengan raut waja penu kekesalan.
Setela selesai mandi, mereka semua langsung didandani ole orang2 suruhannya mm eri.
Sedangkan fildan dan frans masi setia memantau gerak-gerik mereka didalam kamar lesti.
Put.." loturun kebawa de.., cari kunci mobil biar kakau ada kesempatan kita langsung bisa kabur dengan muda.." bisik lesti dan diangguki ole putri.
Putri melangkahkan kakinya keluar dari kamar lesti. Namun masi didepan pintu langkahnya terhenti ole suara frans.
He..mau kemana kamu..? Tanya frans dengan penu curiga.
Ya..' ya mau kebawa la k.." si kk mah' pertanyaannya aneh.." jawab putri gelagapan.
Yauda sana.." awasya kalau kamu sampai nacam2.." ancam frans pada putri. Waja putri seketika menjadi pucat saat mendengar ancaman frans namun itu belum mengurunkan niatnya untuk membantu lesti kabur dari ruma sebelum pernikahannya dimulai.
******************
Putri suda mencari kesetiap sudut ruma, namun kunci mobil yg dicarinya tak kunjung ia temukan.
Non..! Suara panggilan biima membuat putri kaget bukan main.
Aduuu..sibibi.." bikin kaget ajade.." ada apasi bi..? Tanya putri.
Itu non.." ada teman non yg maksa buat kekamar lesti.." kata biima.
Itu non temannya.." kata biima sambil menunjuk ruhil yg sedang berdiri tak jau dari mereka.
Adu bi.." itu bukan teman kita.." putri juga ngga kenaltu sama dia.." jawaban putri itu langsung dihadiai tatapan tajam ole ruhil.
Eh..kolo gitusi..? Guekan juga pengen lihat silesti.." boleya pliss.." mohon ruhil namun putri tetap tak mengijinkannya bertemu lesti.
Saat mereka sedang berdebat rombongan riski dan keluargamya tiba kediaman lesti.
Kehadiran riski diruma lesti membuat putri panik bukan main, karna rencana yg disusun lesti bisa gagal kalau riski berhasil menikahinya.
Namun seketika raut wajahnya beruba menjadi bahagia ketikan melihat kekasinya rido memasuki rumanya sambil menggenggam benda kecil ditangannya. Benda kecil yg sejak tadi dicarinya.
Dengan senyum yg mereka dibibirnya putri menghampiri rido yg mulai memasuki rumanya, dan meninggalkan ruhil yg masi berdiri bersama bi ima.
Hai..sayang.." sapa putri sambil mencium kedua pipi rido membuat semua yg ada disitu menatapnya dengan tatapan aneh.
Tapi Putri tak peduli dengan tatapan orang yg menatapnya dengan aneh. Yg putri fikirin saat ini adala bagaimana caranya dia bisa mendapatkan benda kecil yg berada di tangan rido.
Aku pikir kamu mara sama aku soalnya semalam aku ngga bls chat dari kamu.." bisik rido pada putri.
Mara..siii.."tapi enta kenapa pas lihat muka kamu maranya aku jadi ilang.." dusta putri pada rido.
Ehemmm..." uda kali mesra-mesraannya ni kasi jalan dulu buat pengantinnya' kasian dari semalamtu dia uda nanti2 saat ini.." ledek irwan yg berada dibelakang dhoput.
Eh..iya silakan.." selamat berjuangya calon kk ipar.." ledek putri pada riski dan hanya dibalas senyuman ole riski.
Eh tunggu dulu.." cegat putri sambil menarik tangan rido saat rido berjalan mengikuti riski menuju tempat yg suda disediakan untuknya.
Kenapa lagisi sayang..? Tanya rido sambil menggenggam tangan putri.
Itu apa yg ada ditangan kamu..? Tanya putri pura2.
__ADS_1
Mana..? Yg ini..? Inikan kunci mobil sayang.." jawab rido sambil menunjukan kunci mobilnya pada putri.
Iya aku tau..' itu kunci mobil.., emm gimana kalau kunci mobilnya aku yg pegang dulu, kamu temani riski dulu sana.." kata putri sambil mengambil kunci mobil yg dipegang ole rido.
Dan ridopun mengiyakan perkataan putri tampa ada sedikitpun rasa curiga.
Setela berhasil mendapatkan kunci mobil dari tangan rido. putri kembali kekamar lesti, Sepanjang perjalan menuju kamar lesti, putri terus berfikir, saat ini dia suda berhasil mendapatkan kunci mobil tinggal bagaimana caranya agar kedua kk nya bisa keluar dari kamar lesti.
Eh..k fildan dan k fran masi disinito..? Aku pikir kk uda kebawa' soalnya tadi putri dengar mm lagi nyari kalian, soalnya keluarga pengantian pria uda datang dan bentar lagi acara ijab kabulnya bakalan dimulai de.." perkataan putri barusan sontak membuat raut waja lesti menjadi panik. Sedangkan fildan dan frans langsung keluar dari kamar lesti setela mendengar perkataan putri.
Lama bangatsi lo..? Cuman ngambil kunci mobil aja sampai selama itu.." dumel lesti pada putri.
Yauda..ngga usa pake acara mara2 segala kali.." kk pikir gampang apa..? Perjuangan akutu beratya buat dapatin kunci mobil ini.." dumel putri balik sembil menunjukan kunci mobil yg berada ditangannya.
Yauda ngga usa pake brantam ayo cepatan.." dibawatu uda dimulai acara ijab kabulnya.." kata salsa sambil menarik tangan lesti kelaur dari kamarnya.
Eh tunggu dulu.." kalau ngga ada yg gantiin lesti disini kita pasti akan ketahuan.." kata rani sambil menghentikan langka lesti dan salsa.
Apa yg dikatakan rani barusan ada benarnya juga, kalau ngga ada yg gantiin lesti duduk dikamar itu yg ada bisa ketahuan kalau mereka kabur. Dan dengan bersamaan tatapan lesti salsa, rani tasya dan rara mengara pada putri yg berdiri disamping mereka.
Eh..ngpain kalian liatin aku kaya gitu.." jangan harap aku mauya gantiin lesti disini.." kaliantu seharusnya mikir dongg.." aku ini pacaran sama saudara kembarnya riski masa iya aku harus nika sama k riskisi.." nggaya..pokoknya aku ngga mau gantiin lesti disini.." protes putri seaakan dia suda mengetahui apa arti dari tatapan lesti dan yg lainnya.
Yauda buruan ngga usa pada cerama disini.." kata rani lagi sambil menarik tangan lesti. Lesti dan yg lainnya bisa keluar dengan aman lewat pintu belakang tampa ada yg melihat mereka karna semua orang sedang sibuk dengan acara ijab kabul.
Mana mobilnya..? Tanya lesti saat melihat beberapa mobil yg ada dihadapannya.
Yg inide kayanya.." kata putri sambil menujuk mobil yg di dekor dengan bunga.
Astaga..putri inikan mobilnya riski..? Masa ia aku kabur pake mobilnya siriskisi.." dumel lesti saat mengetahui mobil yg akan mereka gunakan untuk kabur adala mobil riski.
Yaudala ngga apa2 dari pada ngga ada sama skali.." kata salsa.
Eh tapi tunggude.." gimana kita bisa keluar kalau satpannya ada didepan.." kata rani sambil menunjuk seorang satpan yg berdiri didepan gerbang ruma lesti.
Tunggu bentar biar gue yg urus.." kata putri sambil menelfon satpan rumanya itu.
Halo.."
Pa..ini putri.., bp masuk keruma dulude, soalnya ada sesuatu yg mesti bp kerjakan.." bohong putri. Dan dengan mudahnya satpan itu menuruti permintaan putri.
Uda ayo masuk jangan sampai satpamnya balik lagi.." kata putri sambil menyuru lesti dan yg lainnya masuk kedalam mobil.
Namun saat mereka mau memasuki mobil, lagi-lagi langka mereka terhenti ole teriakan rani.
eh tunggu de.." coba kalian dengar baik2.." kata rani.
Dengarin apaansi..? Tanya lesti dengan kesal.
Ituuuu.." lesti dan yg lainnyapun mencoba mendengar apa yg didengar rani.
Setela mendengarkan dengan baik. Akhirnya lesti bisa mendengar apa yg dimsksud rani yaitu suara riski yg sedang melakukan ijab kabul.
Saya terima nikahnya lestiani lestari bin benikno aquino dengan seperankat alat sholat dan emas 25gram dibayar tunai.." riski mengucapkanya dengan satu kali tarikan nafas.
Bagaimana..? Sah..? Tanya penghulu dan dijawab sah ole saksi.
Alhamdulilla.." kata pa penghulu sambil mengucapkan doa.
Astaga..les.." lo uda sah jadi istrinya siriski.." kata rani.
Yaaa..trus gimana dong.." rengek lesti yg masi berada diluar ruma.
Yauda ayo kaburrr.." uda terlanjur juga.." aku ngga mauya di golok sama pp gara2 bantuin k lesti kabur.." kata putri sambil menyuru lesti naik kemobil dan tetap pada rencana awal mereka.
Setela mereka mensiki mobil, Dengan cepat putri nelajukan mobil itu meninggalkan ruma mereka.
Bersambungggg....
__ADS_1