
Kisah💘Cinta
2 Bersaudara
Part 49
Les...' lesti.." riski mencoba membangunkan lesti dari tidurnya dengan mengelus-ngelus pipi lesti dengan pelan.
Hmm.." lesti mencoba membuka matanya dan saat matanya suda terbuka sempurnya, dirinya sangat terkejut dengan keberadaan riski tepat disampingnya.
Udah ngga usa kaget.." uda jam enamni.." mandigi bentar lagi kita otw ke hotel buat acara resepsi.." ingt jangan lama.." gue tunggu dibawa.." kata riski sebelum dia melangkahkan kakinya keluar kamar lesti.
Sedangkan lesti masi mematung ditempatnya membayangkan kejadian tadi.
Astaga..gue ketiduran? Kalau gue tidur disini? Berarti siriski juga..? Guman lesti.
Aaaaa..." ngapainsi gue mikirin yg ane2, mikirin tentang riskitu hanya bisa buat kepala gue jadi pusing.." mending gue mandi trus samperin dia sebelum dia ngelakuin hal yg aneh2 lagi.." dumel lesti sambil berlalu kekamar mandi.
10menit.." lesti suda siap dan segera menyusul riski diruang tamu.
Ayo brangkat.." ajak lesti yg suda berada disamping riski.
Bukannya menuruti ajakan lesti, riski mala menatap lesti dari bawa sampai atas sambil mengernyitkan keningnya.
Kenapasi..? Liatinnya gitu amat..? Tanya lesti yg mulai risi dengan tatapan riski.
Ngga..." gue cuman bingung.." ko jadiloya yg antusias buat kehotel..? Tadi buakannya kabur yaaa..? Ledek riski sebelum dia beralalu dari hadapan lesti.
Riski keluar dari ruma tampa mengajak lesti sehingga membuat lesti begitu kesal dengan riski.
Tungguin napa..? Kelu lesti saat suda berada disamping riski.
Sedangkan riski hanya bisa menyembunyikan senyum kemenangannya.
Yg lainnya pada kemana..? Ko ruma uda sepi..? Tanya lesti saat suda berada didalam mobil.
Uda brangkat duluan.." jawab riski tampa melihat waja lesti. Karna saat ini riski sedang fokus menyetir.
__ADS_1
Ko ngga ada yg bangunin guesi..? Dumel lesti dengan manja...
Sikap manja lesti yg ditunjukan kepada ruski itu membuat riski yg sedang fokus menyetir berali menatap lesti.
Baru tau gue.." gadis yg cerewetnya minta ampun ternyata semanja iniya rupanya.." kata riski dengan senyuman jahilnya.
Iiihh.." orang nanyanya apa? Dia mala jawab apa.." kata lesti dengan kesal sambil mengarakan pandangannya keluar kaca mobil riski.
Yaudasi ngga usa ngambek.." mungkin mereka ngga brani kali bangunin kita yg lagi tidur..." makanya kita ditinggalin.." kata riski sambil menahan tawa yg siap meledak kapan saja. Karna riski tau akibat perkataannya tadi bisa membuat gadis yg ada disampingnya itu keringat dingin.
Lesti membulatkan matanya saat mendengar perkataan riski barusan.
Dalam hatinya berkata. Ko bisa dia ngga sadar tidur satu ranjang dengan riski.
Lesti tak bisa berkata apa2 dan akhirnya sepanjang perjalan menuju hotel hanya ada keheningan diantara riski san lesti.
Turun.." mau sampai kapan lo duduk didalam mobil.." kata riski yg suda membukakan pintu mobil untuk lesti.
Karna terlalu memikirkan perkataan riski tadi, lesti sampai tak sadar kalau mereka suda sampai dihotel.
Pukul 20:30 malam acara resepsi lesti dan riski dimulai.
Para tamu suda mulai beedatangan, para media juga suda terhilat memenuhi acara itu.
Lesti dan riski terlihat bahagia memasuki ruangan yg dipakai untuk resepsi mereka.
Satu persatu tamu memberikan ucapan slamat pada mereka.
Les.." lo bahagia..? Bisik salsa
Menurut lo..? Emang harusya? gue nunjukin kesedihan gue gara2 gue gagal kabur.." omel lesti kesalsa dengan suara yg pelan.
Ya sory.." jawab salsa.
Ehemmm.." sayang kamu ngga lagi ngerencanain buat kabur lagi kan..? Bisik riski tepat ditelinga lesti.
Ngga usa pangil gue pake sayang.." risi gue dengarnya.." kelu lesti.
__ADS_1
Ya trus gue harus manggil lo apa dong..? Mami" bunda atau istriku.." ledek riski.
Sedangkan lesti hanya bisa membalas ledekan riski dengan tatapan penuh kekesalan.
Setela acara resepsi selesai semua tamu undanganpun mulai meninggalkan acara itu.
Put.." lo ngga nginap disini..? Tanya rani.
Ngga.." siriski sama k lesti doang yg nginap disini.." jawab putri.
Yauda kalau gitu kita pamit kemereka skaramg' trus pulang de.." sumpa hari initu hari yg paling sial buat gue.." gue sampe stres mikirin hukuman yg bakalan dikasi bokaplo buat kita.." kelu salsa.
Saat ini salsa,rani,putri,tasya dan rara sedang berjalan menuju kamar lesti dan riski.
Tunggu.." suara itu menghentikan langkah putri dan yg lainnya.
Mama.." kaget putri saat menyadari kalau yg memanggil mereka ternyata ibunya.
Mm sama tante iis yg bakalan hukum kalian karna uda membantu lesti untuk kabur.." kata mm eri sambil berjalan menghampiri putri disusul mm iis.
A..a..apa hukumannya..? Tanya putri dengan gugup.
Taraaaaaaa..." ini dia hukumannya" pokoknya mm dan tante iis nga mau tau gimanapun caranya malam ini lesti harus pakai baju ini.." dan itu jadi tugas kalian.
Kalau ngga mm dan tante iis bakalan ngasi hukuman yg lebi berat lagi.." ancam mm eri.
Oh..sanggupko tante.." tenang aja lesti pasti bakalan make baju iniko malam ini.." kata tasya sambil mengabil baju tidur yg sedang dipegang mm eri.
Mendengar jawaban tasya akhirnya mm eri dan mm iis meninggalkan kelima gadis itu.
Lo uda gilaya sya..? Initu sexi bangat" lestitu ngga bakalan mau make baju kaya gini.." omel salsa ketasya.
Ya maafff.." habisnya tadi gue panik bangat.." gue takut kalau kita dihukum" apala lagi sampai dilaporin keorang tua kita.." jawab tasya penu penyesalan.
Uda..udah" ngga usa pada berantem.." skarang kita harus mikirin gimana caranya supaya k lesti mau pake baju ini.." kata putri.
Bersambungggg......
__ADS_1