
Kisah💘Cinta
2 Bersaudara
Part 48
Ko dia belum sadar jugasi? Dia benaran ngga apa2 kan..? Tanya salsa dengan cemas saat melihat sahabatnya itu belum juga sadarkan diri.
Elosi sya..!! Kalau sampai dia kenapa-napa gimana..? Salsa kembali menyalakan tasya karna rasa takut akan kehilangan sahabatnya itu.
Udah.." ngga usa saling menyalakan" intinya kalian semuatu sala.." coba aja kalian ngga bantuin dia buat kabur, mungkin ini semua ngga akan terjadi.." mara riski pada salsa dan yg lainnya.
Kalau sampai dia sadar.." gue mau" kalian semua jangan ada yg ngedekatin dia.." gue pengen lihat gimana reaksinya dia pas dia bangun uda ada dikamarnya sendiri.." kata riski dengan cuek sambil menatap lesti yg masi setia dengan tidurnya.
Um...aww.." ni kepala gue ko pusing bangatya..? Lesti mengelu kesakitan saat dia tersadar.
Salsa dan yg lainnya menuruti perinta riski agar tidak ada yg mendekati lesti saat dian suda sadar.
Sya.." lo ngasi gue obat apaansi..? Bukannya sembu' kepala gue mala tamba sakit.." kelu lesti pada tasya sambil memegang kepalanya yg masi terasa pusing.
Diatu ngasi lo obat sadar' obat anti dosa.." soalnya kalau tasya ngga ngasi lo obat itu.." mungkin saat ini lo bakalan berdosa karna uda ninggalin suamilo tampa sebab.." kata riski dengan melipat kedua tangannya didada sambil menatap tajam keara lesti.
__ADS_1
Sya.." ko reaksi obatnya aneh bangatya..? Gue sampai bisa lihat siriski disini..? Lesti masi tak menyadari kalau saat ini dian dan yg lainnya suda berada dirumanya.
Itu bukan reaksi obatnya ko les.." tapi yg lo lihat itu emang siriski.." jawab tasya sambil melirik riski yg berdiri disamping lesti.
Lesti mencoba memperhatikan apa yg dilihatnya dengan baik. Mulai dari setiap benda yg ada dikamar itu sampai setiap orang yg ada dikamar itu..! Mata lesti membulat ketika menyadari kalau saat ini dirinya sedang berada dikamarnya bukan difila.
Astagaaa..! Kaget lesti saat melihat riski ada disampingnya.
Seking kagetnya lesti langsung memundurkan badannya sampai terpental di dinding.
Kenapa..? Kaget..? Mau kabur lagi..? Silakan tu pintunya uda terbuka lebar buat lo.." kata riski sambil mendekatkan wajanya kelesti.
Ih..apaansilo.." jau2 dari gue.." kesal lesti sambil mendorong tubu riski.
Put.." kamukan yg terakhir kekamar aku waktu difila..? Ko kamu ngga ngasi tau kksi kalau mereka datang kesana.." mara lesti pada putri.
Koh..jadi nyalahin akusi..? Tu lihat baju aku sampai robek gara2 bantuin kk.." putri yg lagi kesal karna kena mara ole ayahnya bertamba kesal saat mendapati mara ole lesti lagi.
Alhasil baju yg disobek rido tadi dilemparkan kewaja lesti.
Aku mau keluar.." mau ambil makanan buat kamu.." kata putri sambil meninggalkan kamar lesti.
__ADS_1
Kenapasi tuanak..? Tanya lesti.
Wajarla dia kaya gitu.." lo ngga tausi gimana perjuangannya dia buat lindungi lo.." kata rani.
Sedangkan lesti hanya bisa mengernyitkan keningnya mendengar perkataan rani.
Tak lama kemudian fildan dan frans memasuki kamar lesti dengan nampan yg berisi sepiring makanan dan segelas air untuk lesti.
Wa..putri kecil kk uda bangun.." sapa fildan sambil mendekati lesti.
Ni kk bawain kamu makanan.." kata putri kamu belum makan dari semalam.." tanya fildan sambil menyodorkan sesendok nasi kemulut lesti, namun lesti menolak untuk memakannya.
Masa elosi yg nyuapin dia.." skarangkan dia uda nika' jadi biarin suaminyala yg nyuapin dia.." kita semua keluar aja, mungkin mereka berdua butu waktu untuk berdua.." kata frans dan dituruti ole fildan dan yg lainnya.
Setela fildan dan yg lainnya keluar, kini tinggal lesti dan riski didalam kamar itu.
Risko mengambil makanan yg dibawa fildan tadi dan hendak menyuapi lesti.
Makan.." gue ngga mau dengar penolakan.." habis makan loharus istirahat karna nanti malamtu resepsi pernikahan kita.." gue ngga mau lo pinsan disana.." kata riski sambil menyuapi lesti.
Enta kenapa lesti tak menolaknya dia mala menuruti perkataan riski.
__ADS_1
Bersambungggg......
Maaf pendek lagi ada kerjaan soalnya.